Theophylline

    Theophylline atau teofilin ialah obat yang digunakan untuk mengurangi simtom mengi, kesulitan bernapas, atau batuk akibat kondisi asma maupun penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), termasuk emfisema dan bronkitis kronis. Teofilin juga berperan dalam meredakan iritasi yang terjadi pada saluran pernapasan. Obat ini hanya dapat dibeli dengan resep dari dokter.

    Golongan obat: bronkodilator Merek dagang: Bronsolvan, Bufabron, Euphyllin Retard Mite, Euphyllin Retard, Etatheolin, Kontrasma, Nitrasma, Retaphyl SR, Samcolat, Teosal, Theobron, Velcasma XR

    Apa itu Teofilin?

    Teofilin adalah obat dari kelompok bronkodilator yang berfungsi melonggarkan otot saluran pernapasan, membantu aliran udara ke paru-paru menjadi lebih lancar, dan memudahkan pasien asma dan PPOK dalam bernapas.

    Dosis Teofilin

    Dosis dari teofilin disesuaikan dengan bentuk sediaan obat, usia pasien, dan kondisi kesehatannya. Berikut ini adalah dosis umum yang diberikan untuk mengatasi simtom penyakit pernapasan:

    • Dewasa: Dosis awal biasanya adalah 5 mg/kg berat badan ideal untuk mereka yang tidak memakai teofilin dalam 24 jam terakhir.
    • Dewasa: 200–500 mg dua kali sehari atau 400–600 mg sekali sehari untuk pencegahan atau kontrol simtom gangguan pernapasan.
    • Anak-anak 6–12 tahun berat 20–35 kg: 125–250 mg dua kali sehari.
    • Anak-anak di atas 12 tahun: dosis dewasa.

    Cara Mengonsumsi Teofilin yang Benar

    Konsumsilah teofilin sesuai petunjuk dokter dan petunjuk di kemasan. Minumlah obat ini baik sebelum atau setelah makan untuk mengurangi mual. Telan utuh tablet, kaplet, atau kapsul lepas lambat dengan air, tanpa menghancurkan atau mengunyahnya. Anda bisa membuka kapsul dan mencampur isinya dengan makanan lunak jika kesulitan menelan. Pastikan mengocok sirup sebelum diminum dan gunakan takaran yang tepat. Minum teofilin pada waktu yang sama setiap hari dan ikuti jadwal kontrol dokter.

    Efek Samping Teofilin

    Setelah mengonsumsi teofilin, beberapa efek samping yang mungkin terjadi antara lain:

    • Mual atau muntah
    • Nyeri perut
    • Sakit kepala
    • Insomnia
    • Diare
    • Gelisah
    • Gugup
    • Tremor
    • Berkeringat

    Segera temui dokter jika efek samping ini berlanjut atau jika terjadi reaksi alergi dan gejala serius seperti mual berkepanjangan, detak jantung tidak normal, kram otot, hipokalemia, hiperglikemia, kejang, atau pingsan.

    Peringatan dan Perhatian saat Pakai Teofilin

    Sebelum menggunakan teofilin, perhatikan hal-hal berikut:

    • Hindari obat ini jika alergi terhadap teofilin atau obat sejenis.
    • Informasikan kondisi medis Anda kepada dokter.
    • Beritahu dokter riwayat penggunaan alkohol atau merokok Anda.
    • Lansia dan anak-anak mungkin butuh penyesuaian dosis.
    • Beritahu dokter obat lain yang Anda konsumsi.
    • Sampaikan jika sedang menjalani terapi kejut listrik.
    • Jangan gunakan saat hamil dan menyusui tanpa konsultasi dokter.
    • Sampaikan jika sedang menjalani vaksinasi atau operasi.

    Efek Teofilin untuk Ibu Hamil dan Menyusui

    Teofilin masuk dalam kategori C, menunjukkan risiko pada janin dari hasil penelitian hewan namun belum ada bukti pada wanita hamil. Manfaat penggunaan harus lebih besar dari risiko jika digunakan. Teofilin juga bisa terdapat dalam ASI sehingga penggunaannya oleh ibu menyusui harus didiskusikan dengan dokter.

    Interaksi Teofilin dengan Obat Lain

    Berikut ini adalah beberapa interaksi obat jika teofilin digunakan bersamaan dengan obat lain:

    • Efek samping meningkat jika digabungkan dengan ephedrine.
    • Efektivitas berkurang jika digunakan bersama rifampicin, carbamazepine, ritonavir, atau phenobarbital.
    • Risiko efek samping bertambah jika digunakan bersama cimetidine, clarithromycin, dan obat-obatan tertentu lainnya.
    • Hindari penggunaan bersamaan dengan vaksin influenza, karena dapat meningkatkan kadar teofilin.
    • Risiko aritmia meningkat jika digunakan dengan halothane.

    Alkohol dan kafein bisa meningkatkan efek samping. Hindari penggunaan produk-produk yang mengandung keduanya.

    Mau konsultasi seputar obat dan kesehatan?

    Tanya Apoteker
    Catatan
    FAVO Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.
    Kembali ke blog

    Produk Rekomendasi

    Tutup

    -

    Artikel terkait