FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120.000
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Waspada, 4 Alasan Ini Bisa Buat Rencana Honeymoon Gagal

Honeymoon tentu menjadi momen yang ditunggu para pasangan baru. Tak jarang karena begitu diantikan, banyak pasangan melakukan banyak riset dan persiapan. Namun hati-hati, rencana honeymoon yang sudah Anda buat sedemikian rupa bisa gagal karena beberapa faktor tak terduga lho. 

Waspada, 4 Alasan Ini Bisa Buat Rencana Honeymoon Gagal

HONEYMOON biasanya menjadi momen yang tak kalah dinantikan setelah hari pernikahan berakhir. Perjalanan honeymoon umumnya juga sangat dibutuhkan oleh pasangan baru untuk me-refresh pikiran sejenak dari aktivitas yang padat. 

Selain itu, honeymoon bisa juga dimanfaatkan sebagai momen liburan seru untuk menikmati waktu romantis dan mengenal satu sama lain lebih baik. Sayang, ada kalanya pasangan harus mengubur impian mereka untuk berlibur sejenak menghabiskan waktu bersama pasangan terkasih karena alasan-alasan sepele.

Rupanya ada beberapa penyebab bulan madu gagal yang bisa terjadi di tengah perencanaan honeymoon Anda. Berikut ini AsmaraKu akan memaparkannya sebagai tips merencanakan honeymoon untuk Anda dan pasangan!

1. Tidak Ada Budget untuk Bulan Madu

Alasan ini sebenarnya terdengar terlalu klise, apalagi jika Anda tahu kalau perencanaan jauh-jauh hari selalu bisa dilakukan. Ditambah lagi, saat ini banyak sekali penawaran menarik yang ditawarkan oleh maskapai penerbangan serta hotel di lokasi yang ingin dituju.

Bila memang berencana berlibur, sebaiknya sisihkanlah sebagian dana persiapan pernikahan untuk bulan madu. Jangan hanya mengandalkan dana yang terkumpul dari resepsi.

Tips merencanakan honeymoon untuk Anda adalah sisihkanlah dana sejak awal. Kalau 100 persen budget benar-benar dipakai untuk pernikahan, tentu tidak ada biaya yang tersisa untuk bulan madu.

The Santosa Lombok Senggigi dan Gili Nanggu, Rp 3.008.000,- ; Beli di sini

2. Pekerjaan Kantor Menumpuk

Mempersiapkan pernikahan biasanya memang menyita pikiran, tenaga, dan juga waktu. Banyak pasangan yang cutinya dihabiskan untuk mengurusi persiapan pernikahan sehingga banyak pekerjaan kantor yang terbengkalai.

Namun begitu hari bahagia telah dilewati, pekerjaan yang menggunung mau tidak mau harus segera diselesaikan. Kalau alasan seperti ini yang bisa membuat Anda terpaksa mengucapkan selamat tinggal pada bulan madu, maka jangan biarkan hal itu terjadi!

Anda harus ingat jika bulan madu itu juga penting dipersiapkan selain resepsi pernikahan. Anda bisa menyelesaikan pekerjaan sebelum cuti agar liburan seru Anda tidak terbebani.

Selain itu, selalu ada opsi untuk menyelesaikan pekerjaan di sela liburan Anda. Misalnya, melakukan meeting melalui skype. Saat ini, free wifi pun sudah ada di mana-mana.

Baca juga: 5 Tips Aman Bulan Madu saat Hamil

3. Sibuk Mengurus Rumah Baru

Faktor lain yang umumnya juga ditemukan pada pasangan yang gagal merencanakan bulan madu adalah karena masalah rumah baru. Biasanya setelah urusan pernikahan tuntas, maka giliran urusan rumah baru yang menyita pikiran dan waktu.

Ketimbang memikirkan destinasi mana yang asyik untuk bulan madu, biasanya para pasangan justru malah disibukkan dengan dekorasi dan penataan rumah. Seperti pikiran yang tersita pada warna cat yang cocok untuk kamar tidur atau perabotan apa yang harus dibeli untuk mengisi rumah baru.

Dabirahe Dive Resort Manado, Rp 2.239.000,- ; Beli di sini

4. Si Dia Positif!

Setelah menikah gairah bercinta Anda dan pasangan tentu naik dengan pesat. Sambil menikmati momen romantis tak terasa beberapa bulan setelah menikah sang istri positif hamil!

Hal tersebut tentu merupakan kabar bahagia, namun bagaimana dengan perjalanan bulan madu yang sudah diidam-idamkan? Bukankah wanita yang sedang hamil muda sangat berisiko untuk pergi jauh? Kalau sudah begini bisa dipastikan pasangan tersebut gagal berbulan madu.

Tetapi tenang saja, Anda bisa tetap bisa mencoba babymoon yakni bulan madu saat sedang hamil. Anda disarankan untuk tidak terlalu lama menunda bulan madu setelah pernikahan agar rencana tersebut dapat terealisasi.

Namun ingat, pastikan kondisi kandungan istri Anda sudah siap untuk dibawa pergi jauh dan tentunya dengan persetujuan dari dokter kandungan. Hal ini penting agar ibu dan calon bayi tetap sehat. 

Sementara itu bulan madu bisa diwujudkan satu atau dua bulan setelah pernikahan. Ketika itu, pasangan bisa mencari destinasi yang tepat atau mencari berbagai diskon tiket penerbangan di berbagai pameran. Tidak perlu destinasi yang terlalu jauh, yang penting ada sedikit waktu untuk bersantai bersama.

Sebagai referensi, Anda bisa memilih paket honeymoon Lombok untuk bulan madu kali ini. Selain terjangkau, lokasi paket bulan madu juga berada di dalam negeri dan sangat romantis.

 

Itulah beberapa alasan yang umumnya bisa membuat rencana honeymoon jadi gagal. Nah, agar alasan-alasan tersebut tidak menghancurkan acara bulan madu Anda dan pasangan, sebaiknya pilih paket honeymoon saja untuk menghemat tenaga.

Paket honeymoon saat ini sudah banyak dicari para pasangan, terlebih bagi mereka yang baru saja melangsungkan pernikahan. Salah satu paket honeymoon Bali yang juga banyak diincar adalah paket honeymoon Lombok.

Alasannya tentu agar mereka yang sudah dipusingkan dengan urusan pernikahan, tidak perlu repot lagi mengurusi persiapan bulan madu.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi