FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120K
Advertisement
Advertisement

Seks Anal, Apakah Aman?

Seks anal masih dianggap sebagai suatu hal yang tabu di masyarakat, apalagi ada sejumlah risiko seks anal bagi orang-orang yang belum terbiasa melakukannya. Yang menjadi pertanyaan, amankah seks anal untuk dilakukan?

SEKS anal banyak dinilai sebagai suatu hal yang menyimpang karena kegiatan ini selalu dilakukan oleh pasangan homoseksual. Namun, ternyata tak sedikit pasangan suami istri yang tertarik untuk melakukan seks anal.

Pertimbangan Sebelum Melakukan Seks Anal

Bagi pasangan yang terbiasa melakukan penetrasi vaginal, tentu saja mereka akan khawatir terhadap risiko seks anal.

Akan tetapi, jika rasa penasaran Anda terhadap penetrasi anal ini sangat tinggi dan berminat mencobanya, cobalah mempertimbangkan hal-hal berikut sebelum melakukannya.

  • Dubur Tidak Memiliki Lubrikasi

Tak seperti vagina yang mampu memproduksi lubrikasi alami, anus tidak memiliki lubrikasi alami.

Penetrasi anal tanpa menggunakan pelumas tambahan dapat mengakibatkan robeknya jaringan halus di dalam anus yang menimbulkan rasa sakit sampai pendarahan.

Karena itu, Anda membutuhkan lubrikasi tambahan untuk melakukan seks anal.

Baca juga: Kiat Paling Tepat Memilih Lubricant untuk Bercinta!

  • Jaringan Anus Lebih Sensitif

Risiko seks anal lainnya selain pendarahan adalah penularan infeksi, bakteri, atau virus di antara pasangan. Bahkan, keduanya bisa sama-sama terinfeksi penyakit menular seksual karena melakukan seks anal.

Sama dengan jaringan vagina, jaringan bagian dalam anus bersifat tipis, halus, dan mudah robek. Ketika ada jaringan yang sobek, infeksi menjadi semakin rentan terjadi.

  • Rileksasi Otot Anus Akan Memberikan Kenyamanan

Otot anus berfungsi sebagai “penjaga gerbang” untuk dubur. Otot ini harus dalam keadaan rileks ketika melakukan penetrasi anal.

Otot anus yang rileks akan memberikan kenyamanan saat penetrasi. Tentu saja rangsangan seksual di area anus harus dilakukan sebelum melakukan seks anal.

  • Anus Juga Memiliki Bakteri

Sama halnya vagina, di dalam anus juga terdapat bakteri. Bahkan, jumlah bakteri yang tinggal di anus terbilang banyak. Penetrasi anal bisa menyebabkan infeksi bakteri bagi kedua belah pihak.

Cara Aman Melakukan Seks Anal

Menjawab pertanyaan seputar “Amankah seks anal?”, setiap aktivitas bercinta pasti memiliki risiko tersendiri, bukan hanya seks anal. Namun, seks anal bisa menjadi lebih aman jika Anda melakukannya dengan cara yang benar.

Berikut adalah tips yang bisa Anda dan pasangan lakukan agar seks anal menjadi lebih aman dan menyenangkan bagi kalian berdua.

  • Bicarakan dengan Pasangan

Tidak semua orang bisa menerima dan merasa nyaman dengan seks anal. Pria yang ingin mencoba penetrasi anal sebaiknya bicarakan dulu terhadap pasangan wanita Anda demi kenyamanan dua belah pihak.

  • Gunakan Kondom

Bagi pria yang ingin mencoba seks anal yang aman dengan pasangannya, gunakan kondom.

Kondom bisa mencegah infeksi penyakit menular seksual bagi Anda maupun pasangan. Selain itu, kondom biasanya dilapisi dengan lubricant yang akan mempermudah penis memasuki anus.

Baca juga: 6 Merk Kondom Bertekstur Terbaik untuk Menambah Kenikmatan Bercinta!

  • Potong Kuku Terlebih Dahulu

Seks anal tidak hanya melibatkan antara penis dan anus, tetapi bisa juga dengan jari atau alat bantu seks.

Bila ingin menggunakan jari, sebaiknya potong kuku Anda terlebih dahulu. Kuku bisa melukai anus pasangan sehingga membuatnya merasa tidak nyaman.

  • Tambahkan Pelumas

Seperti yang sudah disinggung di awal, anus tidak bisa menghasilkan pelumas alami. Jadi, Anda membutuhkan tambahan lubricant untuk memudahkan penetrasi.

Meskipun kondom yang Anda pakai sudah berpelumas, tak ada salahnya jika Anda menambahkannya lagi.

  • Lakukan dengan Posisi yang Tepat

Berbeda dengan penetrasi vaginal yang memungkinkan Anda dan pasangan melakukannya dalam berbagai posisi, seks anal sejatinya hanya menyediakan posisi bercinta yang terbatas. Misionaris dan doggy style adalah posisi ternyaman untuk melakukan seks anal.

  • Tidak Terburu-buru

Ingat, jaringan di dalam anus tergolong lebih rapuh dibanding vagina. Anda tidak bisa melakukan seks anal dengan terburu-buru menggunakan ritme yang cepat karena hal tersebut bisa melukai pasangan.

Lakukan saja secara perlahan-lahan asalkan Anda dan pasangan merasakan kenikmatannya.

Kesimpulannya, seks anal bisa menjadi aman jika Anda melakukan dengan cara yang tepat. Ingat, lakukan seks anal hanya bila pasangan telah menyetujuinya.

Jika pasangan tidak setuju, sebaiknya jangan melakukan penetrasi anal karena hal tersebut bisa menimbulkan ketidaknyamanan dalam bercinta yang berimbas pada rasa sakit.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com

Gambar Halaman Privasi