Advertisement
Advertisement

Deteksi Penyakit Menular Seksual di Rumah dari 4 Ciri Ini!

Penyakit Menuar Seksual (PMS) tentu menjadi penyakit yang menakutkan bagi banyak orang. Sulitnya mendeteksi PMS di tahap awal membuat banyak orang merasa cemas dan takut. Tapi tak perlu khawatir, PMS nyatanya bisa dideteksi di rumah dari beberapa ciri khas. 

Deteksi Penyakit Menular Seksual di Rumah dari 4 Ciri Ini

MENJAGA kesehatan reproduksi sama pentingnya dengan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Penyakit Menular Seksual (PMS) sangat mudah mengintai bagi Anda yang aktif dalam hubungan intim. Apalagi Anda yang sedang di masa berpetualang menikmati seks dengan pasangan yang berbeda.

Yang mengkhawatirkan, PMS umumnya tidak menunjukkan gejala yang signifikan, sehingga mungkin banyak dari Anda yang tidak menyadari tanda-tanda kehadiran penyakit ini.

Bila Anda pernah berhubungan seksual tanpa alat kontrasepsi seperti kondom, ada baiknya untuk segera deteksi penyakit menular seksual sejak dini.

Deteksi apa saja yang bisa Anda temukan sebelum ke dokter?

1. Deteksi Luka, Benjolan, atau Lepuh di Kulit

Beberapa PMS umumnya menyebabkan gejala seperti benjolan, lecet, atau luka yang muncul di kulit Anda. Misalnya penyakit sifilis yang ditandai dengan luka bisul yang tidak terasa sakit. Selain itu, sifilis juga bisa ditandai dengan adanya sariawan di mulut.

Sementara penyakit herpes biasanya menunjukkan adanya lepuhan kecil yang terasa perih di kulit. Tanda-tanda ini bisa Anda temui di sekitar anus, mulut, lidah, tenggorokan, penis, buah zakar, atau selangkangan.

Jika Anda menemukan gejala aneh di kulit sekitar alat kelamin Anda, segera periksakan diri ke dokter.

Vivo Kondom Classic Thin, Rp 9.900,- ; Beli di sini 

2. Sensasi Terbakar dari Kelamin

Jika saat berhubungan intim alat kelamin Anda terasa pedih dan terbakar, mungkin Anda terkena penyakit menular seksual seperti gonore atau klamidia.

Terutama jika vagina atau penis Anda sering mengeluarkan nanah atau cairan putih susu saat buang air kecil. Jika Anda melihat tanda-tanda ini, segeralah periksa ke dokter dan hindari berhubungan seksual terlebih dahulu.

3. Demam

Memang banyak kondisi medis yang dapat menyebabkan demam. Namun bila Anda merasa baru melakukan hubungan intim tanpa alat kontrasepsi (3-10 hari terakhir) lalu tiba-tiba mengalami demam tinggi, hal itu bisa jadi menunjukkan adanya infeksi penyakit menular seksual.

Jangan dianggap sepele, gejala demam ini dapat ditemui oleh penderita yang menderita penyakit menular seksual seperti HIV atau Hepatitis. Jadi waspada ya. 

Durex Kondom Invisible Special Edition 4 Box, Rp 93.600,- ; Beli di sini

4. Bintil di Vagina

Wanita termasuk pihak yang paling rentan mengalami penyakit menular seksual, apalagi bagi Anda yang aktif berhubungan seks tidak aman. Penyakit yang paling umum diderita adalah klamidia, yakni infeksi di leher rahim akibat bakteri.

Bila vagina Anda timbul bintil-bintil kecil di sekitar labia mayora dengan bentuk seperti daging tumbuh. Waspadai Anda mengidap penyakit kutil kelamin yang disebabkan oleh HPV (human papillomavirus).

Jika Anda menemui gejala ini, segera kunjungi dokter kelamin terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.


Artikel ini adalah artikel kolaborasi dengan iPrice Indonesia.

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com

Gambar Halaman Privasi