FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120.000
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
[Promo 12.12]Bayar pakai OVO, dapatkan 30% cashback, max 10rb!
Advertisement
Advertisement

Kulit Terbakar? Ini 5 Cara Mengatasinya

Berjemur di pantai memang bisa membuat kulit Anda lebih kecokelatan dan terkesan eksotis. Namun jangan lengah, bukan kulit eksotis yang didapatkan, Anda justru bisa mengalami kulit terbakar akibat sinar matahari. 

Kulit Terbakar? Ini 5 Cara Mengatasinya

PERNAHKAH Anda berjemur di pantai untuk membuat kulit menjadi kecoklatan? Jika pernah melakukannya, maka Anda perlu berhati-hati karena berjemur di pantai dapat membuat kulit terbakar.

Kulit terbakar biasanya ditandai dengan kulit berubah warna menjadi kemerahan dan terasa perih seperti terbakar. Kondisi tersebut biasanya terjadi saat Anda berjemur dan terlalu lama terpapar sinar matahari. 

Reaksi terbakar sendiri diakibatkan oleh sinar matahari yang mengandung Ultraviolet (UV) dengan panas yang hampir sama seperti sinar di salon selama perawatan kulit intensif untuk proses tanning atau pencokelatan kulit.

Sementara itu, saat berjemur tidak semua orang akan mengalami kulit terbakar sebab setiap orang mempunyai jenis kulit yang berbeda-beda. Karena itu setiap orang mempunyai waktu yang berbeda pula untuk tahu apakah kulit mereka terbakar atau tidak.

Bagi yang mempunyai kulit putih pucat dan putih biasa, Anda biasanya membutuhkan waktu sekitar 15 sampai 40 menit untuk merasakan sensasi kulit terbakar selama berjemur di bawah sinar matahari. 

Di sisi lain, bagi pemilik warna kulit agak gelap sampai sawo matang dibutuhkan waktu sekitar 30-60 menit untuk mendapatkan sensasi kulit terbakar akibat sinar matahari.

Sensasi kulit terbakar tersebut bukan tidak memiliki dampak lho. Pada beberapa kasus, kulit terbakar dapat mengakibatkan efek negatif yang berbahaya seperti dehidrasi, kulit mengelupas parah, sampai kematian.

Maka dari itu kondisi ini tidak boleh disepelekan. Segera tindak lanjut kulit terbakar matahari dengan 5 cara mengatasi kulit terbakar matahari berikut ini:

1. Mengompres dengan Air dingin

Jika mulai merasakan gejala kulit terbakar seperti merah, ruam, dan kulit mengelupas, Anda harus segera mendinginkan tubuh dengan cara merendamnya selama beberapa detik saja.

Setelah direndam dengan air dingin, jangan lupa lindungi tubuh Anda dari sinar matahari dengan cara berlindung di tempat yang teduh dan memakai kain penutup untuk melindungi tubuh. Anda juga dapat mengompres luka bakar dengan air dingin atau es.

Perlu diperhatikan, Anda harus berhati-hati jangan sampai menempelkan es tersebut langsung pada kulit yang terbakar. Sebaiknya bungkus es dalam handuk yang lembut dan tidak kasar agar tidak melukai kulit. 

Banana Boat After Sun Care Aloe Vera Gel, Rp 96.800,- ; Beli di sini

2. Menggunakan Pelembab

Cara mengatasi kulit terbakar selanjutnya adalah dengan menggunakan pelembab. Anda dapat menggunakan pelembab atau lotion sunscreen yang terbuat dari bahan lidah buaya untuk meredakan luka bakar.

Jika masih ragu untuk menggunakan pelembab atau lotion sunscreen yang beredar di pasaran, Anda dapat membeli krim dari dokter. Namun sebelumnya kenali jenis luka bakar Anda agar penanganannya tepat.

Bila luka bakar Anda berbentuk gelembung atau sudah pecah, sebaiknya jangan berikan apapun di atasnya atau mencoba menyentuhnya agar tidak semakin parah. 

3. Perbanyak minum air putih

Sekilas kulit terbakar memang hanya akan mempengaruhi kulit. Namun perlu Anda tahu, kulit yang terbakar matahari juga akan membuat Anda merasa dehidrasi. 

Untuk itulah saat terbakar matahari, coba perhatikan ciri-ciri dehidrasi seperti mulut kering, haus, sakit kepala, dan buang air yang semakin jarang. Jika mengalami hal tersebut segera minum banyak air mineral secara rutin. 

4. Mengonsumsi obat anti-peradangan

Untuk mengurangi resiko peradangan, Anda dapat mengonsumsi obat anti peradangan seperti aspirin dan ibuprofen yang bertujuan untuk mengurangi rasa sakit.

Selain itu jika kulit Anda melepuh, jangan pernah memencetnya. Memencet kulit yang melepuh dapat memperlambat proses penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi.

Banana Boat Ultra Protect Sunscreen Continous Spray SPF 50,

Rp 188.100,- ; Beli di sini

5. Konsultasi ke dokter

Jika kondisi kulit semakin parah, maka Anda harus segera berkonsultasi ke dokter kulit. Dokter biasanya akan memberikan resep obat yang sesuai dengan jenis luka dan kulit Anda.

Jangan pernah menunda untuk mendapatkan pengobatan atau mencoba perawatan sendiri yang belum pasti, sebab tidakan tersebut juga berisiko membuat luka bakar Anda semakin parah. 

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi