FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120.000
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Kondom vs. Pil KB, Mana yang Lebih Efektif?

Ada banyak pilihan alat kontrasepsi. Pil KB dan kondom adalah dua alat kontrasepsi yang paling umum ditemui dan digunakan. Namun, sebenarnya, manakah yang lebih efektif?

MESKI keduanya umum ditemui dan digunakan masyarakat, debat antara penggunaan pil KB dan kondom ternyata masih banyak ditemukan.

Karena tingkat efektivitasnya yang tinggi serta kenyamanan penggunaannya, pil KB yang bagus kerap menjadi pilihan alat kontrasepsi untuk orang agar tidak hamil. Namun, pil KB harus dikonsumsi secara teratur.

Sementara, untuk beberapa orang yang merasa kesulitan untuk mengonsumsi pil secara teratur, kondom lebih sering dipilih karena mudah digunakan. Namun, sebenarnya apa beda pil KB dengan kondom sebagai alat kontrasepsi?

Alat kontrasepsi adalah alat yang dapat mencegah kehamilan, dan sebagai dua bentuk alat kontrasepsi yang sangat berbeda, pil KB dan kondom memiliki keunikan, sekaligus kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Namun, yang juga tidak diketahui banyak orang, keduanya memiliki keuntungan yang juga saling melengkapi—menciptakan kombinasi yang baik saat digunakan dalam waktu yang bersamaan.

Jika Anda bingung mana alat kontrasepsi yang cocok dan tepat untuk kebutuhan Anda, berikut perbandingan pil KB dan kondom.

Pil KB

Sebagai alat kontrasepsi, pil KB bekerja untuk mencegah kehamilan dengan melepas hormon tertentu ke dalam tubuh.

Apakah hormon yang dilepas dapat berupa estrogen atau progestin, itu tergantung pil KB yang digunakan. Jika Anda menggunakan pil KB kombinasi, kedua hormon ini akan bekerja secara bersamaan untuk mencegah kehamilan.

Dengan bantuan salah satu atau kedua hormon tersebut, tubuh menghentikan pelepasan sel telur selama Anda mengkonsumsi pil KB yang bagus.

Pelepasan sel telur yang dihentikan membuat sperma kesulitan untuk bertemu dengan sel telur tersebut, lalu menurunkan kemungkinan terjadinya kehamilan.

Hormon progestin sendiri dalam pil KB kombinasi membuat sperma bahkan sulit masuk ke dalam uterus karena mempertebal lapisan lendir di mulut rahim.

Jika Anda menggunakan pil KB yang hanya menstimulasi hormon progestin, tubuh Anda tidak akan berhenti melepaskan sel telur, tapi hanya mempertebal lapisan di mulut rahim sehingga sperma sulit masuk.

Pil KB sebagai alat kontrasepsi adalah pilihan yang sangat efektif karena mengubah respon tubuh dibanding hanya membuat halangan secara eksternal untuk menahan masuknya sperma.

Pil KB dinyatakan 99% efektif bila dikonsumsi sesuai jadwal dengan tepat. Jika Anda beberapa kali lupa mengkonsumsinya, efektifitasnya masih terbilang tinggi, yaitu 91-92%.

Kelebihan dan Kekurangan Pil KB

Pil KB sangat mudah dan nyaman, menjadikannya pilihan yang tepat jika Anda butuh alat kontrasepsi yang tidak terlalu mengganggu saat berhubungan dengan pasangan.

Penggunaan pil KB sangatlah sederhana, yaitu dikonsumsi tiap hari di jam yang sama. Anda akan terhindar dari kehamilan setelah mengonsumsinya selama 7 hari. Setelah itu, Anda hanya perlu melanjutkan mengonsumsi pil KB di jam yang sama.

Selain mencegah kehamilan, pil KB juga dapat digunakan untuk meredakan rasa sakit selama datang bulan, bahkan memperpendek durasi datang bulan, serta mengurangi jerawat khususnya jika Anda mengonsumsi pil KB kombinasi.

Konsumsi pil KB juga dapat meningkatkan beberapa aspek kesehatan, seperti mengurangi resiko tumbuhnya kista, kanker rahim, serta beberapa infeksi vagina.

Dalam pemakaian jangka panjang, konsumsi pil KB dapat meningkatkan kekuatan tulang dan mengurangi kemungkinan osteoporosis di kemudian hari.

Meski pil KB sangatlah efektif, aman, dan nyaman, bukan berarti alat kontrasepsi ini tidak memiliki kekurangan. Efek samping kebanyakan pil KB terbilang ringan, seperti sakit kepala sampai timbul bercak antara waktu datang bulan.

Efek samping pil KB juga dapat meningkat, tergantung usia dan gaya hidup Anda. Jika Anda merokok dan berusia lebih dari 35 tahun, penggunaan pil KB dapat meningkatkan kemungkinan masalah jantung seperti stroke atau penyumbatan darah

Efek samping lainnya, meski tidak umum, adalah perubahan dorongan seksual. Meskipun begitu, kebanyakan wanita tidak merasakan adanya perubahan dorongan seksual secara negatif maupun positif.

Selain efek samping dalam kesehatan, ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan oleh pil KB adalah Anda harus ingat untuk mengkonsumsinya setiap hari di jam yang sama agar pil KB tersebut bekerja dengan baik.

Selain itu, karena tidak ada pertahanan fisik, pil KB juga tidak dapat mencegah penyakit menular seksual.

Kondom

Murah, sederhana, dan mudah digunakan, cara kerja kondom sebagai alat kontrasepsi adalah dengan menahan masukknya sperma ke dalam vagina.

Ini berarti, berbeda dengan pil kb yang merubah respon tubuh, kondom menjadi pertahanan secara fisik antara penis dan vagina. Sekaligus mencegah kehamilan, kondom juga dapat mengurangi resiko penyakit menular seksual.

Namun, seberapa efektif kondom? Kebanyakan orang mungkin akan berpikir bahwa semakin bagus merknya, semakin efektif juga kondom tersebut, lalu muncul pertanyaan seperti “kondom yang paling bagus merk apa?”.

Meski memang benar bahan kondom terutama pada merk terkenal, seperti kondom Durex, dapat meningkatkan efektivitas. Namun, layaknya pil KB, kondom juga memiliki efektifitas yang maksimal saat digunakan dengan tepat—yaitu 98%.

Namun, juga sama seperti pil KB, sangat mudah untuk melakukan kesalahan dalam penggunaan kondom.

Maka dari itu, bila dalam penggunaan di kehidupan sehari-hari juga memperhitungkan adanya human error, efektifitas kondom adalah sekitar 85% per-tahun.

Kelebihan dan Kekurangan Kondom

Kondom memiliki berbagai kelebihan selain dalam hal mencegah kehamilan, mulai harganya yang terbilang terjangkau hingga kemampuan untuk mencegah penyakit menular seksual.

Kelebihan terbesar dari kondom adalah kemampuannya untuk mencegah penyakit menular seksual dengan cara menahan cairan tubuh yang mungkin bertukar antar pasangan selama proses penetrasi.

Kondom dapat membantu mencegah kebanyakan penyakit menular seksual, termasuk HIV. Namun, beberapa penyakit yang ditularkan lewat kontak kulit tetap dapat ‘lolos’ dari pertahanan kondom, seperti herpes, HPV, dan sifilis.

Kelebihan lainnya adalah keterjangkauan dan harga kondom. Kondom dapat ditemukan dengan mudah toko obat, supermarket, mini market, bahkan di onlineshop dengan beragam merk dan harga, mulai dari kondom produk lokal sampai internasional seperti kondom Durex.

Kondom juga tidak memiliki efek samping apapun. Kekurangan terbesar kondom adalah kenyamanannya. Kondom dapat menghentikan foreplay untuk sementara ketika akan melanjutkan ke tahap penetrasi.

Dengan alat kontrasepsi seperti pil KB yang membuat Anda dan pasangan dapat berhubungan seksual tanpa harus berhenti untuk mempersiapan diri, kondom mungkin dapat terasa tidak praktis bagi beberapa pasangan. 

Kekurangan lainnya adalah pemakaiannya saat berhubungan. Beberapa orang merasa kesulitan untuk mengenakan kondom sehingga memakan waktu, atau merasa tidak nyaman ketika digunakan.

Meski demikian, kondom Durex sudah menjamin kenyamanan kondomnya ketika digunakan karena kondom Durex terbuat dari latex alami berkualitas yang kuat. Kondom Durex juga dilengkapi dengan pelumas berkualitas, sehingga aman dan nyaman untuk digunakan.

Kekurangan kondom yang terbesar adalah rentan melakukan kesalahan saat menggunakannya. Jika cara mengenakannya salah, kondom dapat sobek atau lepas saat berhubungan seksual, membuat efektifitasnya menurun drastis sebagai alat kontrasepsi.

Jadi, Mana yang Lebih Efektif?

Baik kondom maupun Pil KB masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri. Jadi, keduanya memiliki tingkat efektivitas yang sama-sama tinggi jika digunakan dengan benar.

Namun, alangkah baiknya jika Anda menggunakan pil KB sekaligus kondom, terutama untuk menghindari penyakit menular seksual, yang tidak bisa dicegah oleh pil.

Pil KB atau kondom, yang lebih penting adalah untuk memperhatikan penggunannya dengan seksama, selebihnya, sesuaikan dengan diri Anda dan pasangan!

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:


Sumber

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi