Advertisement
Advertisement

8 Jenis Penyakit Seksual Paling Rentan Diidap Pria

Aktivitas seksual ternyata tidak selalu hanya memberikan kesenangan dan kepuasan saja, namun resiko tertular berbagai jenis penyakit juga mengintai Anda saat berhubungan intim.

PENYAKIT menular seksual (PMS) atau juga dikenal sebagai sexually transmitted deases (STD) merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi penyakit dari satu orang ke orang lainnya yang diakibatkan oleh adanya aktivitas seksual.

Penyakit STD dapat dialami baik oleh wanita maupun pria. Beberapa penyakit mungkin tidak menunjukkan gejala namun yang lainnya justru dapat menunjukkan gejala yang khas. Umumnya gejala penyakit STD pada pria meliputi:

  • Sakit dan nyeri saat berhubungan seks atau saat buang air kecil
  • Munculnya luka, memar atau bintik-bintik di area penis, testis, anus, paha, atau mulut
  • Pendarahan dari dalam penis
  • Pembengkakan testis yang menimbulkan rasa sakit luar biasa

Gejala STD yang dialami pria tersebut dapat berbeda-beda tergantung dari jenis penyakit STD-nya. Segera melakukan pemeriksaan adalah jalan terbaik untuk mendapatkan pengobatan secepatnya.

Penyakit Seksual yang Dialami Pria

1.Clamidya

Clamidya merupakan penyakit seksual yang cukup banyak diidap oleh pria yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penyakit yang satu ini seringkali tidak memiliki gejala khusus. Gejala umumnya meliputi:

  • Sakit dan rasa tidak nyaman saat berhubungan intim
  • Keluar cairan berwarna kehijauan dari penis
  • Nyeri di perut bagian bawah

Namun, clamidya sangat mudah untuk diatasi ketika sudah terdiagnosa. Ketika clamidya tidak diberi tindakan setelah waktu yang lama maka dapat menyebabkan infeksi pada uretra, kelenjar prostat atau testis, penyakit radang panggul dan kemandulan.

Aktivitas seksual yang beresiko menularkan clamidya pada pria antara lain adalah menerima oral seks dan anal seks.

2.HPV (Human Papillomavirus)

Human papillomavirus merupakan virus yang dapat ditularkan melalui satu orang ke orang lannya melalui sentuhan kulit dan aktivitas seksual. Ada banyak jenis virus penyebab HPV ini dan masing-masing virus memiliki tingkat bahaya yang berbeda-beda.

Gejala paling umum dari HPV ini adalah munculnya kutil pada alat kelamin, mulut dan tenggorokan. Beberapa jenis infeksi HPV dapat menyebabkan kanker antara lain kanker mulut, kanker serviks, kanker vulva, kanker penis dan kanker rektal.

Saat ini belum ditemukan obat untuk HPV, namun umumnya HPV ini dapat sembuh dengan sendirinya. Untuk pencegahannya, saat ini sudah terdapat vaksin HPV yang dapat digunakan supaya tidak tertular. Oral seks, vaginal seks dan anal seks dapat menularkan virus yang satu ini pada pria.

3.Syphilis

Syphilis merupakan jenis penyakit seksual lainnya yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Syphilis umumnya tidak terdeteksi pada fase awal. Gejala pertama yang muncul adalah luka bulat kecil yang dikenal sebagai chancre.

Chancre dapat berkembang di alat kelamin, anus atau mulut Anda. Meskipun tidak menyakitkan, namun syphilis sangat mudah menular. Anda dapat beresiko tertular syphilis ketika melakukan aktivitas seks oral seks, vaginal seks dan anal seks.

4.HIV

HIV dapat merusak sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan resiko terserang virus lainnya atau bakteri dan beberapa jenis kanker. Jika HIV tidak segera ditangani, HIV akan masuk pada fase 3 yang disebut sebagai AIDS.

Namun dengan adanya pengobatan saat ini, banyak penderita HIV tidak sampai berujung pada AIDS. Gejala pertama yang dirasakan umumnya adalah sama seperti sakit flu dan banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki HIV.

Hingga saat ini HIV belum memiliki obat, namun saat ini telah banyak tersedia pelayanan yang memudahkan Anda untuk mengecheck HIV.

Dengan kemajuan dunia medis, sangat mungkin bagi Anda untuk tetap hidup sehat dengan HIV. HIV umumnya ditularkan melalui aktivitas seksual dari vaginal seks dan anal seks.

 

Baca Juga : Mr P Sakit saat Berhubungan Intim, Apa Penyebabnya?

 

5.Gonorrhea

Gonorrhea merupakan penyakit STD lainnya yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Gejala gonorrhea seringkali tidak terlihat namun ketika muncul gejala maka yang akan muncul adalah:

  • Munculnya keputihan berwarna putih, kuning, krem atau hijau dari penis
  • Nyeri dan tidak nyaman saat berhubungan seks atau buang air kecil
  • Lebih sering buang air kecil dari biasanya
  • Gatal di sekitar alat kelamin
  • Sakit tenggorokan

Gonorrhea ini dapat diobati dengan menggunakan antibiotik. Oral seks, vaginal seks dan anal seks dapat menularkan penyakit STD yang satu ini. Jika terjadi gejala, jangan sungkan untuk segera memeriksakannya.

6.Crabs

Crabs merupakan nama lain dari kutu kemaluan. Yup, serangga yang satu ini memiliki ukuran kecil yang dapat tinggal di rambut kemaluan Anda.

Seperti halnya kutu kepala dan kutu tubuh, kutu kemaluan juga memakan darah manusia. Gejala yang pertama muncul adalah:

  • Gatal di area penis dan anus
  • Munculnya ruam dan bintik merah di sekitar penis dan anus
  • Demam
  • Kehilangan energi
  • Iritasi

Kutu kemaluan ini juga seringkali meninggalkan telur di rambut kemaluan. Jika tidak segera diatasi sangat mungkin crabs ini akan mengembangkan ekspansinya pada area lain.

Obat crabs bisa didapatkan di toko terdekat. Secara umum crabs memang tidak membahayakan namun demi kenyamanan Anda sendiri akan lebih baik Anda segera memeriksakan diri. Aktivitas seks yang dapat menularkan crabs adalah vaginal seks dan anal seks.

7.Trichomoniasis

Trichomoniasis disebabkan oleh organisme protozoa kecil yang dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak genital.

Gejala utama dari penyakit yang satu ini adalah munculnya gatal, ruam dan bintik merah pada area penis dan anus.

Jika tidak segera diatasi, dalam jangka panjang trich dapat menyebabkan infeksi uretra dan kemandulan. Bagi pria, trich dapat ditularkan melalui aktivitas vaginal seks.

8.Herpes

Herpes merupakan kependekan dari herpes simplex virus (HSV). Penyakit STD ini juga umum dialami dan dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Terdapat dua jenis herpes yaitu HSV-1 dan HSV-2.

HSV-1 umumnya ditularkan melalui oral seks dan menyebabkan radang tenggorokan. Sedangkan HSV-2 biasanya ditularkan melalui vaginal dan anal seks. Keduanya berbahaya jika tidak segera ditangani.

Meskipun terdapat beberapa penyakit STD yang rentan diidap pria, namun Anda dapat mencegahnya. Cara terbaik untuk mencegah STD adalah dengan setia dengan pasangan sehingga dapat diketahui betul kondisi pasangan.

Selanjutnya, vaksin juga dapat digunakan untuk pencegahan supaya tidak mudah tertular STD.

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com

Gambar Halaman Privasi