fitness , olahraga , tubuh atletis -

6 Rintangan Untuk Tubuh Lebih Atletis

Memiliki tubuh atletis yang lebih besar dan proporsional adalah dua hal yang berbeda. Bila Anda ingin menambah otot Anda entah karena mungkin Anda merasa tubuh Anda terlalu kurus atau Anda masih merasa kurang atletis anda melakukan latihan dan olahraga.

6 Rintangan Untuk Tubuh Lebih Atletis

NAMUN hal tersebut tidak berjalan mulus dan Anda harus melewati rintangan untuk mencapai tujuan Anda. Ini dia enam rintangan yang harus Anda atasi demi tubuh yang lebih atletis dan gaya hidup sehat Anda.

  • 1. Pembatasan kalori berlebih


  • Membatasi asupan kalori memang dapat membantu Anda menurunkan berat badan dengan cepat namun pembatasan asupan kalori secara berlebihan pun tidak memberikan manfaat yang baikbagi tubuh Anda. Menurut Ivana Chapman dari www.ivanachapman.com, masih banyak pria yang merasa khawatir untuk makan terlalu banyak karena mereka takut mengonsumsi lemak ketika ingin menambah masa otot, namin bila pria tidak mengonsumsi kalori yang cukup, atau hanya memenuhi kebutuhan kalori harian, tubuh akan kekurangan kalori untuk membangun otot.

    Tubuh Anda  berada dalam keadaan di mana sel tubuh melakukan pergantian secara konstan. Anda membutuhkan tenaga untuk melangsungkan pergantian sel tubuh yang secara konstan tersebut. Bila Anda membatasi asupan makanan secara berlebihan, sama saja Anda membatasi asupan tenaga untuk keberlangsungan metabolisme Anda dan itu lah yang menjadi permasalahan ketika Anda ingin membangun otot tubuh agar menjadi lebih kuat dan atletis.

  • 2. Pengurangan karbohidrat berlebih


  • Tidak apa bila Anda berhenti mengonsumsi minuman dan makanan ringan, bahkan Anda disarankan untuk mengurangi konsumsi minuman dan makanan ringan dalam menjalani gaya hidup sehat Anda. Namun karbohidrat berkualitas tinggi dapat memaksimalkan pemulihan otot dengan memasukan glikogen otot di antara sesi latihan. Bila tubuh kekurangan karbohidrat, Anda tidak akan mendapatkan hasil yang diinginkan karena hal tersebut dapat membatasi metabolisme tubuh Anda. Anda dapat menambah asupan karbohidrat dengan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan seimbangkan diet Anda dengan protein, karbohidrat, dan lemak.

    3. Latihan Kardio Berlebihan

    Tidak ada yang menyarankan Anda untuk berhenti dari kegiatan berlari Anda namun bila membagi kegiatan anda di gym antara latihan beban dan kardio secara setara, Anda mengirimkan sinyal yang bertentangan kepada tubuh Anda. Menurut Rob Sulaver, pendiri dan CEO dari Bandana Training, ketika melakukan banyak latihan kardio, otot Anda akan menjadi semakin kecil dan bekerja lebih efektif, dan ketika Anda melakukan banyak latihan beban,  otot anda akan menjadi lebih besar dan kuat. Di sini Sulaver jelas menekankan bahwa latihan kardio bukanlah musuh bagi otot Anda namun bila Anda ingin menambah masa otot, Anda harus memvariasikan latihan Anda.

  • 4. Bolos Leg Day

  • Bila Anda ingin menonjolkan otot dada dan bisep Anda namun Anda kerap meninggalkan latihan tubuh bagian bawah, hal tersebut dapat mebuat tubuh anda terlihat disproporsional. Dengan melakukan latihan antara bagian tubuh atas dan bawah secara seimbang, selain dapat membuat tubuh anda lebih enak dipandang, selain itu melatih tubuh bagian bawah juga dapat membantu merangsang hormon testosteron dan hormon pertumbuhan. Latihan yang seimbang dapat memaksimalkan produksi hormon alami tubuh dan membuat Anda lebih mudah untuk mendapatkan berat badan yang ideal.

  • 5. Berlatih lebih keras

  • Berdasarkan Henneman’s Size Principle, keadaan otot yang berkedut adalah salah satu hal yang berpengaruh dalam hipertrofi (membesarnya organ atau jaringan karena pembesaran sel). hipertrofi tidak akan tercapai bila Anda belum memaksimalkan kemampuan Anda dalam latihan atau dengan kata lain, Anda harus berlatih sangat keras untuk memaksimalkan hipertrofi. Bila biasanya Anda berlatih dengan 10 gerakan per set dan repetisi sebanyak tiga kali tanpa masalah, ini adalah saatnya bagi Anda untuk menambah porsinya. Anda bisa menambah repetisi dengan beban yang lebih ringan atau repetisi yang lebih sedikit dengan beban yang lebih berat.

    6. Mengabaikan Pentingnya Tidur

    Seperti pada setiap situasi, kurang tidur dapat berdampakburuk bagi tubuh Anda. Waktu tidur adalah waktu di mana tubuh Anda beristirahan, memperbaiki sel yang rusak, dan mengembangkan sel organ tubuh Anda. Ketika Anda tertidur, tubuh memperbaiki jaringan sel otot yang rusak ketika anda berolahraga. Bila Anda tidak mendapatkan cukup waktu untuk tidur, Anda tidak memberikan waktu yang cukup bagi tubuh Anda untuk memperbaiki dirinya sendiri. Disarankan untuk mengonsumsi protein kasein sebeum Anda tidur untuk memaksimalkan sintesis protein dan memperbaiki sel yang rusak ketika Anda olahraga.


    Tinggalkan komentar

    Artikel Terkait

    Liquid error (line 67): Cannot render sections inside sections
    BERLANGGANAN

    Artikel Terbaru

    Gugup Saat Berhubungan Intim? Ini Cara Mengatasinya!

    Dermaoil vs Bio Oil, Penghilang Stretch Mark Mana yang Terbaik?

    10 Aktivitas Nightlife yang Harus Anda Lakukan Saat Bulan Madu di Bali

    Jangan Percaya 5 Mitos Kebotakan Ini!

    10 Hotel Romantis Terbaik di Bali

    Halaman Privasi
    Kembali —

    Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
    ketika berbelanja di Asmaraku.com