FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120.000
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

6 Bahaya Menggunakan Pakaian Dalam Terlalu Ketat

Untuk tampil lebih seksi, tidak jarang sebagian orang rela mengenakan pakaian dalam yang ketat. Meskipun membuat tubuh lebih seksi, nyatanya mengenakan pakaian dalam yang ketat dapat menimbulkan banyak bahaya tidak terduga. 

6 Bahaya Menggunakan Pakaian Dalam Terlalu Ketat

APAKAH Anda salah seorang yang sering mengenakan celana dalam pria atau wanita terlalu ketat? Jika iya, celana dalam yang sangat ketat bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penggunanya.

Selain itu, bahaya pakaian dalam terlalu ketat juga berpengaruh terhadap kondisi kesehatan kulit dan organ reproduksi Anda, lho.

Untuk itu jika bra dan celana dalam sudah terasa terlalu ketat dan tidak nyaman, sebaiknya segera membeli pakaian dalam baru dengan ukuran yang pas dan nyaman ketika dipakai.

Selain menjaga kenyamanan, mengenakan celana dalam berukuran benar adalah salah satu cara menjaga kesehatan reproduksi. Agar Anda lebih yakin untuk membuang pakaian dalam yang sudah terlalu ketat, simak beberapa bahaya pakaian dalam terlalu ketat  berikut ini:

1. Mempengaruhi jumlah sperma

Bahaya pertama celana dalam pria yang terlalu ketat adalah dapat membuat selangkangan terasa sempit. Hal yang nampaknya sepele ini ternyata berpengaruh pada jumlah sperma yang diproduksi.

Pasalnya, pakaian ketat dapat meningkatkan suhu di sekitar skrotum dan menahan produksi sperma. Oleh karena itu, cara menjaga kesehatan organ reproduksi adalah mengenakan celana dalam yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu longgar.

2. Menghambat sirkulasi darah

Baik celana dalam maupun pakaian dalam lain seperti bra jika digunakan dalam kondisi terlalu ketat dan lama dapat menghambat sirkulasi darah. Akibatnya, bagian tubuh sekitar payudara, pundak, paha dan selangkangan dapat mengalami mati rasa.

Tidak hanya mengalami mati rasa, mengenakan pakaian dalam terlalu ketat seperti bra dapat membuat payudara Anda terasa sakit dan sesak. Sementara itu jaringan yang tidak mendapatkan oksigen yang cukup melalui aliran darah,  dapat menyebabkan kematian jaringan.

Pierre Cardin Tell Brief, Rp 89.000,- ; Beli di sini

3. Infeksi vagina

Siapa bilang bahaya celana dalam terlalu ketat hanya bisa dialami oleh pria? Wanita yang sering mengenakan celana dalam ketat juga dapat mengalami infeksi vagina.

Hal ini diakibatkan oleh sirkulasi darah menuju organ intim kewanitaan terhambat sehingga menimbulkan iritasi atau pembengkakan. Ditambah lagi pengguna celana dalam ketat akan merasakan kesemutan di area selangkangan.

4. Perut mulas

Bukan hanya selangkangan yang merasakan dampak dari celana dalam yang terlalu ketat, area pinggang pun juga turut terkena imbasnya. Pinggang yang tertekan celana dalam yang terlalu ketat akan memberikan dampak buruk pada area sekitar perut. Lama kelamaan perut akan terasa mulas karena karet bagian pinggang menekan terlalu keras.

Chynthia Swansa Bra, Rp 69.300,- ; Beli di sini

5. Ruam dan gatal

Daerah di sekitar organ intim membutuhkan sirkulasi udara yang baik untuk mengurangi produksi keringat berlebih yang dapat menimbulkan jamur. Akan tetapi, jika celana dalam yang dipakai terlalu ketat, sirkulasi udara akan tertahan dan menghasilkan keringat yang lebih banyak.

Jamur dapat tumbuh dengan pesat ketika tubuh menghasilkan keringat lebih banyak. Tak jarang area sekitar selangkangan pun jadi ruam merah dan gatal karena produksi keringat yang terlalu banyak.

Tidak hanya berlaku bagi celana dalam, ruam dan gatal juga bisa timbul akibat memakai bra wanita dengan tali yang terlalu ketat. Tali bra yang terlalu ketat dan dipakai dalam waktu lama, bisa meninggalkan bekas merah bahkan tak jarang menimbulkan gatal. 

6. Infeksi saluran kemih

Bahaya celana dalam terlalu ketat lainnya adalah dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Penyakit ini umumnya paling sering menyerang wanita karena kaum hawa biasanya senang mengenakan celana dalam yang ketat.

Jika celana dalam yang dipakai terlalu ketat, organ intim kewanitaan akan terasa panas karena tidak memperoleh sirkulasi udara yang baik. Akibatnya, infeksi jamur dan bakteri juga menjadi lebih cepat

 

 

Setelah mengetahui bahaya celana dalam terlalu ketat, masihkah Anda ragu untuk membuang celana dalam yang sangat ketat? Ingat, cara menjaga kesehatan reproduksi bermula dari hal yang sederhana, seperti mengenakan pakaian dalam yang nyaman.

Jadi, jagalah kesehatan organ intim pria maupun wanita dengan selalu memakai pakaian dalam yang bersih dan terasa nyaman.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi