FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120.000
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

3 Tanda-Tanda Ejakulasi Retrograde dan Penanganannya

Pengertian ejakulasi retrograde adalah suatu kondisi yang dialami oleh pria dimana air mani memasuki kandung kemih selama proses ejakulasi, alih-alih keluar melalui penis.

NORMALNYA, ketika pria mengalami ejakulasi, air mani akan didorong melalui uretra dan keluar dari tubuh. Ejakulasi retrograde berarti air mani yang didorong ke uretra bergerak kembali ke kandung kemih dan kemudian akan keluar dari tubuh saat buang air kecil.

Ejakulasi retrograde dapat menyebabkan infertilitas atau ketidaksuburan, akan tetapi tidak mempengaruhi kemampuan untuk mengalami ereksi atau orgasme. Terkadang ejakulasi retrograde juga disebut dengan orgasme kering.

Penyebab ejakulasi retrograde

Biasanya pria yang mengalami ejakulasi retrograde tidak akan cepat menyadari bahwa dirinya mengalami kondisi tersebut, karena proses ereksi dan orgasme yang tidak berbeda dengan pria dengan kondisi normal.

Namun, ketika mengalami infertilitas dan agak sulit mendapatkan keturunan, barulah ejakulasi retrograde terdeteksi. Seperti yang telah disebutkan, biasanya kandung kemih akan menutup selama ejakulasi untuk mencegah arus balik ke dalam uretra.

Kondisi ini bisa saja terkendala karena beberapa faktor berikut ini:

1. Diabetes (diabetic autonomic neuropathy)

2. Obat tekanan darah tinggi

3. Obat untuk pembesaran prostat (Flomax, Cardura)

4. Obat yang mempengaruhi suasana hati dan obat antipsikotik

5.Cidera tulang belakang dan operasi tulang belakang

6. Sklerosis multipel

7. Pembedahan yang melibatkan prostat, uretra atau kandung kemih

8. Kerusakan jaringan prostat

9. Radiasi atau jenis kerusakan saraf lainnya di daerah panggul

    Tanda-tanda dan Gejala ejakulasi retrograde

    Ejakulasi retrograde biasanya tidak menyakitkan dan bahkan banyak pria tidak menyadarinya. Namun Anda perlu waspada jika Anda mengalami beberapa kondisi berikut ini:

    1. Terjadi penurunan jumlah air mani yang diproduksi selama orgasme

    2. Urin Anda mungkin juga akan keruh setelah orgasme

    3. Mengalami masalah kesuburan

      Banyak pria memilih untuk tidak mencari pengobatan karena tidak tahu itu kondisi yang harus diobati dengan obat ejakulasi retrograde yang tepat kecuali mereka khawatir mengenai kesuburan mereka.

      Diagnosa

      Jika Anda mengalami gejala ejakulasi retrograde, sebaiknya segera menemui dokter Anda. Dokter Anda akan mengamati riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik.

      Urin Anda akan dipakai sebaga sampel sesaat setelah Anda mengalami orgasme yang biasanya dilakukan di klinik medis dengan masturbasi.

      Jika ada sperma dalam jumlah besar terlihat di dalam urin, itu berarti Anda mengalami ejakulasi retrograde dan akan dianjurkan untuk segera melakukan prosedur mengatasi ejakulasi retrograde.

      Jika sperma tidak terlihat, kurangnya ejakulasi mungkin disebabkan oleh masalah kelenjar yang memproduksi air mani. Anda harus melakukan tes lebih lanjut untuk mengatasi hal ini.

      Pengobatan

      Anda pasti merasa lega jika tau orgasme retrograde tidak membutuhkan perawatan, kecuali jika Anda khawatir mengenai ketidaksuburan Anda.

      Jika ejakulasi retrograde yang Anda alami disebabkan oleh penggunaan obat tertentu, maka cara mengatasi ejakulasi retrograde yang paling mungkin Anda lakukan adalah dengan mengubah atau menghentikan penggunaan obat tersebut. Setelah itu, ejakulasi yang normal biasanya akan kembali.

      Jika Anda memiliki kondisi yang mempengaruhi saraf atau otot yang melibatkan kandung kemih, Anda bisa menggunakan obat ejakulasi retrograde seperti Tofranil yang akan meningkatkan kepadatan otot. Hal ini biasanya berkaitan dengan beberapa jenis penyakit seperti diabetes, sklerosis ganda, atau operasi.

      Jika penyebab ejakulasi retrograde adalah karena pembedahan prostat atau masalah anatomi, pengobatan tidak akan mengatasi kondisi tersebut. Pembedahan atau operasi dapat menjadi solusi yang lebih efektif.

      Hidup dengan ejakulasi retrograde

      Jika ejakulasi retrograde tidak dapat diperbaiki, perawatan infertilitas dapat digunakan untuk memulihkan sperma dan menggunakannya untuk pembuahan intrauterin atau fertilisasi in-vitro. Jika tidak, ejakulasi retrograde ini hanya akan memberikan sedikit efek pada kehidupan Anda atau bahkan tidak berefek apapun.

      Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

      Tinggalkan komentar

      Artikel Terkait

      Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
      Download sekarang:

      Logo Google Play Logo Google Play
      icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
      Keranjang Belanja
      Halaman Privasi
      Gambar Halaman Privasi