Cart 0

Keranjang belanja Anda kosong

Jadi yang pertama untuk mencoba ONE® - The Next Generation Condoms. Beli Sekarang

#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Waduh, Bagaimana Cara Atasi Jerawat Pada Mr. P?

Jerawat umumnya muncul di area sekitar wajah seperti pipi atau dahi. Namun, bagaimana jika muncul jerawat di kemaluan? Pasti sangat merepotkan, bukan?

Waduh, Bagaimana Cara Atasi Jerawat Pada Mr. P

JERAWAT pada kemaluan terkadang juga menimbulkan benjolan di selangkangan yang membatasi mobilitas atau ruang gerak Anda sehari-hari.

Meskipun jerawat biasanya tidak berbahaya, namun bukan berarti kita mengabaikan atau meremehkan perawatannya.

Terlebih lagi, jika muncul jerawat atau benjolan di selangkangan. Nah, untuk mengetahui lebih jelas pengertian, penyebab, dan cara penanganannya, yuk simak ulasan berikut!

Penyebab Jerawat di Kemaluan

Kadang-kadang, jerawat yang muncul di area selangkangan, bisa menjadi gejala bagi kondisi penyakit lainnya. Misalnya, Penyakit Menular Seksual atau PMS.

Karena itu, penting mengetahui apakah jerawat yang muncul di area selangkangan atau sekitar Mr. P membutuhkan penanganan medis.

Umumnya, jerawat muncul ketika kelenjar minyak di permukaan kulit tersumbat oleh minyak, sel kulit mati atau sisa-sisa kotoran lainnya.

Penyumbatan ini kemudian memicu respon imunitas tubuh yang menyebabkan area tersebut membengkak atau meradang.

Benjolan kecil yang muncul ini dikenal sebagai jerawat dan jerawat bisa saja terjadi di mana saja pada permukaan tubuh. 

Faktor-faktor yang Meningkatkan Munculnya Jerawat Pada Mr.P

Bila perawatan kebersihan di area Mr. P kurang diperhatikan, atau sering memakai celana ketat, hal ini bisa memperbesar risiko munculnya jerawat di kemaluan.

Jerawat bisa saja muncul seperti benjolan kecil bundar pada permukaan kulit. Bagian dasar biasanya berwarna merah. Di ujung jerawat bisa berwarna putih seperti komedo, hitam atau warna lain.

Tergantung pada jenis sisa-sisa kotoran yang menyebabkan penumpukan jerawat. Jerawat lainnya juga bisa mengandung nanah.

Beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko jerawat pada Mr. P antara lain: 

  • Sering Mengenakan Pakaian Ketat
  • Area Selangkangan Terlalu Lembab
  • Keringat Berlebih
  • Mencukur Area Selangkangan
  • Kebersihan Yang Buruk
  • Kulit Berminyak

Menyadari faktor-faktor ini dapat membantu menentukan kemungkinan itu menjadi jerawat biasa atau ada gejala yang lain. Jerawat dapat terjadi terlepas dari aktivitas seksual.

Jadi, kita bisa lebih mudah mengidentifikasi penyebab lainnya. Ada kemungkinan bahwa Penyakit Menular Seksual menyebabkan jerawat pada Mr. P jika seseorang aktif secara seksual dan ada gejala lainnya yang dialami.

Berikut adalah gejala-gejala Penyakit Menular Seksual yang bisa disalahartikan sebagai jerawat.

Kutil Kelamin

Gejala utama kutil kelamin adalah munculnya benjolan kecil berwarna putih pada batang atau kepala Mr. P.

Ukuran kutil kelamin bisa sangat bervariasi. Selain itu, kutil kelamin juga bisa muncul di area sekitar Mr. P. Seperti area paha bagian dalam maupun area skrotum.

Tidak perlu khawatir berlebihan, karena biasanya kutil kelamin sering hilang dengan sendirinya. Dokter juga biasanya akan memberikan resep obat salep atau krim untuk penanganan lebih lanjut.

Herpes

Sementara itu, jenis benjolan lain yang mirip seperti jerawat adalah herpes kelamin.

Herpes menyebabkan benjolan melepuh berwarna putih abu-abu dengan dasar merah yang bisa berkembang pada area Mr. P atau area sekitar selangkangan.

Herpes kelamin seringkali menyebabkan rasa yang sangat tidak nyaman, gatal, panas, atau nyeri yang dapat menyebar ke anus.

Herpes kelamin yang serius atau mengalami luka infeksi bisa menjadi luka terbuka yang mengeluarkan cairan dan akan mengeras. Selain itu, herpes juga bisa muncul di area sekitar mulut atau bibir.

Untuk pengobatan, umumnya herpes dapat diatasi dengan menggunakan obat antivirus.

Sipilis

Penyakit Menular Seksual  seperti sipilis, umumnya seperti jerawat atau bisul yang berwarna putih atau merah tanpa rasa sakit pada area Mr. P.

Apabila kondisi sipilis mengalami infeksi bakteri, maka dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius jika tidak ditangani dengan baik. Sipilis biasanya dapat diobati memakai antibiotik.

Pengobatan Jerawat Pada Mr. P

Mandi secara teratur dapat membantu mengurangi risiko jerawat pada Mr. P. Dalam banyak kasus, jerawat di kemaluan ini tidak membutuhkan perawatan medis khusus dan bisa hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari.

Akan tetapi, penting diingat bahwa sebaiknya jerawat atau benjolan yang muncul tidak boleh digaruk atau dipencet (dipecahkan).

Hal ini dapat memperburuk kondisi jerawat di kemaluan sehingga menyebabkan jaringan parut permanen atau luka terbuka yang memicu infeksi bakteri.

Cara Mengurangi Risiko Jerawat Pada Mr. P

Meskipun tidak berbahaya, jerawat pada Mr. P sangat tidak nyaman dan butuh tindakan pencegahan yang efektif.

Berikut adalah beberapa metode yang dapat mengurangi risiko jerawat di kemaluan:

  • Menghindari lingkungan yang lembab
  • Meminimalkan aktivitas yang menyebabkan keringat
  • Mengenakan pakaian yang longgar dan menghindari pakaian ketat yang mudah menyebabkan gesekan
  • Mandi secara teratur
  • Menghindari menggaruk atau menyentuh wilayah yang terkena jerawat di kemaluan
  • Mengganti tempat tidur dan pakaian secara teratur

Obat-obatan yang tersedia untuk dibeli di pasaran atau secara online, seperti benzoil peroksida, asam salisilat, atau exfoliator, dapat membantu mengurangi munculnya jerawat.

Daerah di sekitar Mr.P sangat sensitif, sehingga obat-obatan ini harus digunakan dengan hati-hati.

Segera hubungi dokter atau pergi ke fasilitas kesehatan, apabila selain jerawat di kemaluan muncul gejala lain seperti berikut:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Pembengkakan di daerah lain, seperti kelenjar di pangkal paha
  • Ruam kulit atau iritasi
  • Luka berkembang di daerah lain, termasuk wajah
  • Nyeri otot

Jika dengan obat-obat tertentu, jerawat di kemaluan tidak hilang dalam satu minggu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa jerawat tersebut bukan gejala dari kondisi lain yang lebih serius.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:


Sumber

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi