FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120K
[Promo] 5% Cashback untuk pembayaran dgn OVO
Advertisement
Advertisement

Takut Payudara Kendur? Yuk Kenali Penyebab dan Pencegahannya!

Wanita paling concern masalah penampilan. Tidak terkecuali, tentang payudara yang mulai mengendur setelah menyusui bayi.

Takut Payudara Kendur? Yuk Kenali Penyebab dan Pencegahannya!

DALAM istilah medis, perubahan payudara dikenal sebagai ptosis. Ptosis merupakan hal yang alami seiring bertambahnya usia. Tetapi, ada juga beberapa faktor penyebab payudara kendur. Nah, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang penyebab payudara kendur dan bagaimana mencegah payudara turun.

Faktor Usia Sebagai Penyebab Payudara Kendur

Sebenarnya, tidak ada tolok ukur pasti rentang usia berapa payudara bisa mulai “melorot”. Karena dalam beberapa kasus, bisa saja payudara kendur di usia dua puluhan. Sedangkan, ada juga wanita berusia empat puluhan masih memiliki payudara yang kencang dan menawan.

Banyak faktor yang bisa berkontribusi terhadap payudara kendur. Wanita bisa mengalaminya pada waktu yang berbeda. Tentu saja, usia juga pada akhirnya memang menjadi faktor utama bagi semua wanita.

Jika Anda berhasil mencegah payudara turun di usia tiga puluhan atau empat puluhan, kemungkinan besar Anda akan mulai melihat hilangnya elastisitas dan kekencangan payudara di saat mengalami perubahan hormonal atau menopause.

Penyebab Payudara Kendur

Area ligamen pada payudara, atau disebut juga dengan ligamen Cooper, berfungsi untuk mengangkat dan menopang payudara. Seiring waktu, ligamen ini dapat meregang dan menyebabkan payudara kendur. Kulit yang kendur atau hilangnya elastisitas kulit juga dapat menyebabkan payudara tampak seperti melorot dan kempes.

Banyak hal yang dapat memengaruhi kapan perubahan ini akan terjadi atau tingkat penurunan elastisitas payudara yang akan Anda alami. Berikut adalah beberapa penyebab payudara kendur.

1. Gravitasi

Gravitasi bekerja dengan daya tarik bumi setiap hari. Hal ini bisa menarik payudara Anda ke bawah sehingga meregangkan ligamen payudara.

2. Ukuran dan bentuk payudara

Payudara yang lebih kecil dengan bagian bawah yang bulat cenderung menahan bentuknya lebih baik daripada payudara yang lebih besar. Ukuran payudara besar juga cenderung berpotensi lebih tinggi mengalami efek gravitasi daripada payudara yang kecil.

Dr Boyke Wish Premium Breast Cream - 30 gr, Rp 150.000; beli di sini

3. Berat badan

Wanita dengan indeks massa tubuh (BMI) lebih tinggi cenderung memiliki payudara lebih kendur daripada wanita dengan BMI lebih rendah.

4. Penurunan atau kenaikan berat badan

Menambah atau menurunkan berat badan, terutama dengan cepat, dapat mengubah bentuk payudara dan meregangkan atau mengecilkan kulit di sekitarnya.

5. Merokok

Merokok menyebabkan kulit kehilangan elastisitas, sehingga perokok lebih cenderung memiliki payudara yang kendur.

6. Genetika

Keturunan dan gen yang Anda peroleh dari keluarga berperan dalam ukuran dan bentuk atau payudara, kekuatan ligamen Cooper, dan berat badan.

7. Berapa kali Anda hamil

Semakin banyak anak yang Anda miliki, semakin besar potensi payudara mengalami perubahan bentuk. Payudara kendur selepas menyusu juga umum dialami wanita yang telah memiliki anak

8. Olahraga tanpa memakai bra

Latihan yang melibatkan banyak gerakan payudara dapat menyebabkan ketegangan ekstra pada ligamen payudara. Jika payudara (terutama payudara besar) tidak memiliki bra yang tepat, hal ini dapat menyebabkan peregangan ligamen dan kendurnya payudara.

9. Umur

Usia pada akhirnya akan menjadi faktor utama yang menyebabkan payudara kendur bagi semua wanita. Sayangnya, payudara kendur adalah bagian normal dari proses penuaan, terutama setelah menopause ketika perubahan hormon dapat memengaruhi struktur dan volume jaringan payudara.

Cara Mencegah Payudara Turun

Ada begitu banyak faktor yang menyebabkan payudara kendur, sehingga Anda  tidak dapat hanya melakukan 1 atau 2 hal saja untuk mencegahnya. Tapi jangan khawatir, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga agar payudara tetap kencang dan sintal lebih lama. Berikut di antaranya:

  • Berolahraga dengan postur yang baik

Olahraga dengan banyak gerakan membungkuk atau postur yang buruk, akan menambah daya gravitasi yang menarik payudara turun. Sebaiknya, pilih posisi punggung lurus dengan bahu belakang agar payudara terangkat secara alami.

  • Pertahankan berat badan yang sehat

Makanlah makanan yang seimbang, berolahraga, dan cobalah untuk tidak menambah atau menurunkan berat badan terlalu cepat.

  • Minum banyak air

Jaga agar kulit Anda sehat dan terhidrasi untuk menjaga elastisitasnya.

  • Jangan merokok

Berhenti atau jangan mulai merokok. Ini tidak sehat untuk Anda atau payudara Anda.

Payudara Kendur Selepas Masa Menyusui

Kendati menyusui cenderung menyebabkan payudara kendur, tetapi hal ini bukan menjadi sebab utama. Pasalnya, payudara kendur merupakan hasil dari pengaruh kehamilan dan faktor-faktor lain.

Setelah kehamilan dan menyusui, payudara dapat kembali seperti semula, tetap lebih besar atau menjadi lebih kecil. Jika jaringan payudara menyusut, tetapi kulit tetap meregang, payudara akan terlihat kendur.

Berikut adalah beberapa tips untuk mencoba meminimalkan efek payudara kendur selepas menyusu pada wanita.

  • Kenakan bra menyusui

Bra khusus menyusui akan mengangkat payudara pada siang dan malam hari selama masa hamil dan menyusui. Bra menyusui memberikan support untuk ligamen payudara yang bertambah berat karena penuh dengan ASI.

Eve Comfy Buttoned Maternity Bra - Blue, Rp 138.000; beli di sini

  • Tetap dalam pedoman penambahan berat badan selama kehamilan

Semakin banyak berat yang Anda dapatkan selama kehamilan dan menyusui, payudara akan semakin besar dan berat. Kemudian, nanti ketika Anda ingin menurunkan berat badan, kulit yang renggang lebih cenderung mengendur.

  • Gunakan pelembab yang aman untuk payudara

Kulit yang sehat dan lembap bisa pulih lebih baik daripada kulit kering. Pastikan untuk memilih produk yang aman untuk ibu menyusui, atau minta rekomendasi dokter.

  • Cobalah untuk menurunkan berat badan secara perlahan saat hamil

Ketika Anda menurunkan berat badan dengan cepat, hal ini akan memberikan kulit kesempatan untuk menyusut seiring dengan penurunan berat badan. Kulit bisa menggantung dan terlihat kendur.

Lebih baik, turunkan berat badan secara perlahan. Ditambah lagi, penurunan berat badan yang lebih lambat memberi kulit Anda waktu untuk menjaga kekencangan dan elastisitas di saat berat tubuh mulai berkurang.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:


Sumber

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com

Gambar Halaman Privasi