FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120K
[INTERNSHIP] Tertarik Berkarya di Dunia E-Commerce? Join AsmaraKu Now! Mau gabung
Advertisement
Advertisement

Seks saat Menstruasi, Bisakah Menyebabkan Kehamilan?

Mitos yang terkenal seputar kehamilan adalah melakukan hubungan seks dalam masa menstruasi tidak dapat berujung pada kehamilan. Benar tidak ya?

 

NYATANYA, jika Anda dan pasangan melakukan hubungan seks saat menstruasi bisa hamil. Meski kemungkinannya rendah, bukan berarti sepenuhnya tidak bisa.

Kenapa ini dapat terjadi?

Mudah untuk salah mengartikan pendarahan vagina sebagai awal dari menstruasi atau haid. Pendarahan sangat mungkin terjadi di masa ovulasi karena itulah masa dimana Anda paling subur.

Melakukan hubungan seks di masa ini tanpa alat kontrasepsi meningkatkan kemungkinan hamil yang sangat tinggi. Untuk wanita pada umumnya, siklus ovulasi terjadi antara 28-30 hari.

Ini berarti jika Anda melakukan hubungan seks saat menstruasi bisa saja hamil karena ovulasi dapat terjadi beberapa hari kemudian.

Supreme Kondom Performax - 3 Pcs, Rp.14,900; Beli Di Sini

Pertimbangan lain dalam perhitungan Anda adalah sperma dapat hidup dalam tubuh wanita 72 jam setelah ejakulasi. Menuju akhir masa menstruasi, kemungkinan hamil akan menjadi makin tinggi.

Untuk melakukan seks saat menstruasi sendiri, kemungkinannya dapat meningkat dan menurun sepanjang masa ovulasi. Kemungkinan seks saat menstruasi bisa hamil hampir nol, tapi angka tersebut terus meningkat tiap hari meskipun masih mengeluarkan darah.

Sekitar 13 hari setelah menstruasi dimulai, kemungkinan hamil mencapai angka 9%. Meskipun angka ini rendah, bukan berarti seorang wanita dapat 100% yakin ia tidak akan hamil saat menstruasi.

Baca Juga :  9 Manfaat Seru Kenapa Anda Perlu Sering 'Telanjang' Di Rumah!

Setelah mengetahui bahwa seks saat menstruasi atau haid dapat menyebabkan kehamilan, pertanyaan berikutnya adalah : seks saat haid apakah berbahaya?

Sangatlah aman untuk melakukan hubungan seks selama menstruasi. Bahkan, mengalami orgasme dapat membantu menghilangkan kram haid.

Hal yang perlu diperhatikan adalah bagi pengguna tampon untuk mengeluarkan tampon tersebut dari vagina karena tali tampon dapat terdorong masuk dan sulit untuk dikeluarkan.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com

Gambar Halaman Privasi