We Are Hiring! Yuk, gabung dengan keluarga AsmaraKu! Cek Karir
Advertisement
Advertisement

Sejarah Buket Bunga Pengantin

Dalam setiap pernikahan, mempelai wanita umumnya akan membawa buket bunga yang semakin menyempurnakan penampilannya. Selain membuat penampilan semakin sempurna, buket bunga pernikahan juga menjadi simbol perasaan sang mempelai di hari bahagianya. Tapi dibalik kebiasaan pernikahan tersebut, kapan sebenarnya tradisi membawa buket bunga pernikahan dimulai? 

Sejarah Buket Bunga Pengantin

MOMEN pernikahan rasanya kurang lengkap bila tidak ada rangkaian bunga untuk buket bunga pengantin. Bukan tanpa sebab, buket bunga pengantin yang serasi dengan gaun dapat membuat penampilan mempelai semakin cantik. 

Namun dibalik itu semua, sebenarnya kapan tradisi membawa buket bunga pengantin saat pernikahan dimulai? Simak ulasannya berikut ini!

Tradisi Kuno Buket Bunga Pengantin

Tradisi membawa buket bunga pengantin rupanya telah ada sejak tahun 800-500 SM. Dalam catatan sejarah yang ditemukan di Mesir, Roma, dan Yunani, diketahui jika kehadiran bunga saat pernikahan adalah hal yang penting karena melambangkan banyak makna dan doa yang baik untuk kedua mempelai.

Bukan seperti buket bunga saat ini, dahulu mempelai membawa seikat gandum dengan biji-bijian dan benih tanaman di tangannya sebagai doa untuk meminta berkat, kesuburan yang berlimpah, serta kebahagiaan.

Kedua mempelai juga akan dikalungkan tanaman hijau dan berjalan di atas kelopak bunga yang disebar di sepanjang jalan sebagai penyambutan untuk masuk ke kehidupan yang baru.

Luxury Hand Tied Bouquet With Roses and Lily, Rp 995.000,- ; Beli di sini

Sementara itu, kepercayaan lain menyebutkan jika buket bunga pengantin digunakan untuk mengusir roh-roh jahat. Dahulu, rangkaian bunga yang diikat di tangan masih terbuat dari tumbuh-tumbuhan dengan aroma yang sangat menyengat seperti rempah, biji-bijian, bahkan bawang putih.

Tradisi Yunani kuno lain juga menyebutkan jika pengantin harus mengenakan kalung di lehernya untuk melambangkan kehidupan baru, harapan dan kesuburan. Namun kalung-kalung tersebut tidak terbuat dari bunga tetapi dari tanaman herbal dan rempah yang memiliki aroma menyengat karena aroma tersebut dipercaya mempunyai kekuatan untuk mengusir roh-roh jahat.

Psst.. selain untuk mengusir roh jahat, pemakaian rempah dengan aroma menyengat konon digunakan untuk menghindari bau badan sang pengantin saat menikh lho. 

Awal Mula Pergantian Rangkaian Bunga Pengantin

Tradisi pemakaian rempah sebagai buket bunga kemudian berubah saat Ratu Victoria menikah dengan Pangeran Albert. Buket bunga pengantin yang awalnya terdiri dari rempah dengan aroma menyengat dan bumbu, diganti dengan bunga segar.

Saat itu Ratu Victoria membawa buket bunga pengantin dengan campuran bunga murad, aphrodite, dan venus. Warna putih pada buket bunga yang dikenakan melambangkan cinta sejati, kesetiaan, kecantikan, dan gairah 

Tidak hanya ketiga jenis bunga tersebut, bunga marigold serta beberapa bunga lainnya yang bisa dikonsumsi menjadi jenis bunga paling populer untuk digunakan dalam buket bunga pengantin saat itu.

 

Simply Mixed Luxurious Bouquet, Rp 995.000,- ; Beli di sini

Tapi, ternyata tidak hanya buket bunga, hiasan lain seperti flower crown ternyata sudah booming di zaman ini karena digunakan Ratu Victoria di hari pernikahannya. Pada masa itu, Ratu menggunakan flower crown dari bunga jeruk yang melambangkan kesucian. 

Sementara itu pada abad ke-17 di Turki, pemakaian jenis bunga untuk dikirimkan pada kekasih atau buket bunga pernikahan tidak dipilih sembarangan. Masyarakat percaya bahwa setiap jenis bunga memiliki maknanya sendiri, sehingga untuk diberikan pada mereka yang terkasih harus dipilih bunga yang tidak memiliki makna negatif. 

 

Buket Bunga Zaman Modern

Di era modern saat ini, calon pengantin dapat memilih bunga yang mereka sukai berdasarkan bentuk dan warna. Pemilihan bunga dapat disesuaikan berdasarkan kepribadian, gaun atau kebaya pengantin, dekorasi pernikahan ataupun tema pernikahan agar terlihat lebih menarik.

Jenis buket bunga pengantin pun juga beragam, mulai dari cascade, round-cluster, sampai model klasik seperti hand tied. Tinggal dipilih sesuai selera dan budget Anda.

Baca juga: Jenis-Jenis Buket Bunga untuk Pernikahan Anda

Di sisi lain, saat ini untuk menemukan buket pengantin pun tak sesulit dulu. Sudah banyak toko bunga dan florist terbaik dimana Anda bisa membeli bunga sesuai dengan keinginan.

Bahkan, bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu, toko bunga online dapat menjadi solusi yang tepat. Anda bisa memilih bentuk rangkaian serta jenis bunga yang diinginkan tanpa perlu repot mengunjunginya.

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com

Gambar Halaman Privasi