Advertisement
Advertisement

Perubahan Vagina Sesuai Usia yang Perlu Anda Tahu

Seiring bertambahnya usia beberapa perubahan akan terjadi pada fisik seseorang. Bagi wanita sendiri, selain kulit yang mulai keriput, bagian intim seperti vagina juga akan mengalami perubahan seiring menuanya seseorang. 

Perubahan Vagina Sesuai Usia yang Perlu Anda Tahu

ALAT kelamin wanita, yakni vagina, adalah organ yang dapat mengalami perubahan bentuk atau warna seiring bertambahnya usia. Misalnya, saat sedang hamil vagina dapat mengalami varises dan perubahan warna vulva menjadi lebih gelap.

Perubahan pada Miss V ini sangat wajar terjadi. Bahkan, setelah melahirkan pun bentuk vagina bisa kembali normal karena sifatnya memang elastis.

Sayangnya, perubahan bentuk atau warna vagina ini memang tidak bisa dihindari meskipun Anda sudah menjaga kesehatan reproduksi wanita. Agar Anda tidak terkejut dengan perubahan yang mungkin terjadi, berikut penjelasan mengenai perubahan vagina seiring bertambahnya usia.

Usia 40-an

Memasuki usia 40-an, wanita yang sering melakukan pencukuran rambut vagina harus mulai waspada. Pasalnya, di usia ini kegiatan mencukur rambut halus di sekitar vagina dapat menyebabkan perubahan pada kulit di sekitar vagina. Namun, di usia 40-an rambut pada vagina juga mulai menipis dan tidak selebat ketika Anda memasuki usia 20-30 tahun.

Dapatkan Mustika Rapet Box - 40 dengan harga Rp 30.000,- Beli di sini

Berkurangnya rambut di sekitar vagina disebabkan oleh penurunan estrogen sebagai tanda transisi pre-menopause. Pasalnya, di usia 40 tahun wanita memasuki masa pre-menopause karena menopause terjadi di usia 50 tahunan. Anda juga akan melihat bahwa vagina mulai kering dan mengalami penurunan elastisitas.

Usia 50-an

Perubahan pada miss V yang dialami oleh wanita berusia 50 tahunan terlihat lebih mencolok. Apalagi jika wanita tersebut sudah memasuki masa menopause.

Hormon estrogen semakin menurun sehingga vulva menjadi lebih tipis dan vagina mulai kehilangan elastisitasnya. Akibatnya, ketika bercinta wanita lebih sering merasa sakit dan mengalami iritasi.

Baca juga: Kenali Penyebab Vagina Bau

Di usia 50-an, penurunan estrogen ini juga dapat mengubah pH di area vagina. Jika pH vagina bersifat asam, maka saat bercinta wanita tersebut akan lebih mudah terinfeksi. Untuk mencegah rasa sakit atau iritasi saat bercinta di usia 50-an, Anda bisa menggunakan suplemen Miss V atau menggunakan bantuan pelumas saat bercinta.

Usia 60-an

Ketika menginjak usia 60-an, wanita akan lebih mudah mengalami hot flashes dan berkeringat saat sedang memadu kasih bersama pasangan. Dampak dari menopause semakin terlihat, yakni vagina jadi lebih kering dibanding biasanya.

Akan tetapi, Anda bisa menjaga kesehatan reproduksi wanita untuk mengurangi rasa sakit ketika bercinta. Walaupun sudah menginjak usia 60 tahun, Anda dapat melakukan latihan kegel dan terapi fisik untuk melonggarkan otot dasar panggul.

Dapatkan TS6 Feminine Mousse - 180ml dengan harga Rp 168.000,- Beli di sini

Bagaimana solusi untuk mengatasi perubahan Miss V?

Jangan jadikan perubahan pada Miss V sebagai alasan untuk tidak menikmati aktivitas bercinta dengan pasangan. Berapapun usia Anda, seks memang dapat menjadi peningikat hubungan cinta antara Anda dan pasangan. Lantas, apakah itu artinya Anda harus menahan rasa perih saat bercinta? Jawabannya adalah tidak.

Gunakan suplemen Miss V untuk mengikat sel-sel vagina dan menyediakan air agar vagina terasa lembab dan tidak kering saat penetrasi. Suplemen bisa berupa vitamin oral atau krim pelembab yang digunakan pada Miss V. Penggunaan pelumas kondom juga dapat mengurangi rasa sakit ketika bercinta di usia 50-60 tahunan.

Jika kedua cara tersebut tidak bisa mengatasi rasa sakit saat penetrasi karena perubahan pada Miss V, maka Anda bisa mengonsultasikan masalah ini ke dokter. Pada umumnya, dokter akan meresepkan estrogen dalam bentuk tablet, krim, atau cincin.

Ketiganya dapat membuat vagina menjadi tidak kering dan tentu saja hal ini berpengaruh pada aktivitas bercinta. Singkatnya, bercinta tidak lagi terasa perih atau menyiksa ketika Anda sudah melakukan terapi estrogen tersebut.

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com

Gambar Halaman Privasi