FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120.000
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Pentingkah Melakukan Babymoon?

Di sosial media, belakangan ini banyak artis papan atas yang tengah mengandung melakukan babymoon bersama pasangannya. Memang kata babymoon tidak lagi terdengar asing. Tapi apa makna sebenarnya dari babymoon?

Pentingkah Melakukan Babymoon?

BABYMOON sebenarnya tidak jauh berbeda dengan honeymoon. Hanya saja, kali ini adalah waktunya untuk ibu dan bayi untuk mengenal satu sama lain. Jika honeymoon dilakukan setelah menikah maka babymoon ini dilakukan sebelum atau sesudah melahirkan.

Di saat seperti inilah Anda dan pasangan dapat menikmati ketenangan di tempat-tempat eksotis sebelum repot menjadi orang tua yang kekurangan waktu tidur demi mengurus bayi.

Tapi, pentingkah melakukan babymoon?

Tentu, sangat penting. Sebab babymoon bisa membawa dampak positif bagi Anda berdua sebagai calon ibu dan ayah. Anda yang sebelumnya terbiasa tidur tepat waktu, tentu akan sedikit kaget saat memiliki bayi dan tidak bisa tidur karena bayi terus menangis. Saat  melakukan babymoon, Anda dan pasangan dapat memiliki waktu berkualitas dan buatlah perjalanan romantis yang tak terlupakan.

Kapankah waktu yang tepat untuk babymoon?

Biasanya babymoon dilakukan pada masa kehamilan trimester kedua, atau pasca melahirkan yang dilakukan sebelum bayi Anda berusia 40 hari. Seperti anjuran dari American Congress of Obstetricians Gynecologist (ACOG), bahwa waktu terbaik untuk bepergian ketika hamil adalah saat kandungan berusia 14 sampai 28 minggu (trimester kedua).

Di trimester kedua tersebut bisa dibilang adalah saat kondisi kandungan tidak begitu mengkhawatirkan. Sementara, menurut Holly S. Puritz, MD dari ACOG, Anda harus berhenti traveling saat usia kandungan telah menginjak 32 minggu.

Lalu apa saja manfaat dari babymoon ini? Berikut adalah 4 alasan mengapa Anda dan pasangan harus melakukan babymoon!

Baca juga: 10 Benda Esensial Liburan untuk Anda

Mempercepat proses pemulihan setelah melahirkan

Selama masa kehamilan dan persalinan, tubuh Anda telah melewati serangkaian tahapan yang luar biasa. Oleh karena itu, tubuh membutuhkan banyak waktu untuk proses pemulihan secara fisik, terutama bagi Anda yang melakukan bedah sesar ketika melahirkan.

Para ibu juga perlu waktu untuk menyembuhkan diri secara emosional, sebab tubuh telah mengalami perubahan hormon yang besar setelah persalinan. Sehingga nantinya dapat menyesuaikan diri dengan rutinitas baru merawat si kecil.

Nah, babymoon ini akan sangat membantu Anda sembuh setelah melahirkan. Babymoon membuat tubuh lebih rileks dalam menghadapi kelahiran dan mengurus si kecil, hal ini ternyata juga bisa mengurangi pendarahan dan mempercepat proses penyembuhan pasca melahirkan.

Membentuk ikatan yang kuat dengan sang bayi

Melakukan babymoon setelah melahirkan akan membantu Anda untuk membentuk ikatan batin yang lebih kuat dengan janin yang masih berada dalam kandungan. Melakukan babymoon setelah melahirkan akan membuat Anda melakukan banyak kontak fisik dan sentuhan kepada bayi. Ikatan yang terbentuk ini tentunya sangat berguna untuk membangun dasar keamanan sang bayi yang akan berlangsung selama hidupnya.

Selain itu, babymoon setelah melahirkan juga dapat membantu Anda dan bayi memiliki hubungan menyusui (breastfeeding relationship) yang kuat. Bayi yang banyak menerima skin to skin contact pasca melahirkan akan dapat melalui proses menyusui dengan baik, memiliki temperatur tubuh dan tekanan darah yang bagus, detak jantung yang normal, serta lebih jarang menangis.

Mencegah depresi pasca melahirkan

Selain pakaian, perlengkapan tidur, nama, dan berbagai persiapan lainnya, hal lain yang harus Anda persiapkan adalah mental. Seorang wanita yang baru saja melahirkan biasanya akan mengalami berbagai masalah yang berkaitan masalah psikis seperti baby blues ataupun depresi pasca melahirkan.

Salah satu cara untuk mencegah depresi pasca melahirkan adalah babymoon. Pada masa ini, Anda dan pasangan akan kembali melakukan bulan madu dan menikmati quality time sebelum disibukkan oleh bayi. Babymoon bisa mengurangi stres dan menyiapkan Anda berdua memasuki hidup baru sebagai orang tua.

Dapatkan paket honeymoon di Mesastila Resort and Spa Jogjakarta dengan harga mulai Rp 3.691.000,-/ orang Beli di sini

Mempererat kemesraan dengan pasangan

Tidak jarang Anda melihat pasangan di luar sana yang selalu mesra sebelum mempunyai Anak, namun setelah menjadi orangtua punya justru mereka tidak begitu mesra seperti ketika pacaran. Hal ini dikarenakan saat telah memiliki seorang bayi, Anda dan pasangan akan disibukkan dengan kegiatan seperti mengurus bayi berbulan-bulan hingga setahun, serta mengatur uang popok dan uang susu si kecil.

Nah, babymoon ini bisa Anda manfaatkan untuk bermesraan kembali dengan pasangan untuk melakukan perjalanan romantis, serta sebagai ungkapan terima kasih kepada pasangan yang telah menjaga Anda dan sang bayi selama sembilan bulan lamanya.

Baca juga: Tips Berhubungan Intim saat Bulan Madu


**Note: sebelum melakukan babymoon, pastikanlah Anda sudah mendapat izin dari dokter. Ini merupakan hal yang sangat penting karena dokter akan mempertimbangkan kondisi kehamilan Anda, apakah memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh atau tidak. Di masa seperti ini, sebaiknya tidak pergi terlalu jauh untuk babymoon.

Carilah tempat penginapan yang nyaman dan pastikan dokter atau rumah sakit di tempat liburan Anda mudah untuk dijangkau. Intinya, rencanakanlah semua hal dengan baik sebelum pergi babymoon.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi