Cart 0

Keranjang belanja Anda kosong

#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Mengapa Anda Bersumpah Serapah Ketika Berhubungan Intim?

Anda mungkin pernah mengucap sumpah serapah secara tak sadar saat berhubungan intim dengan pasangan. Apa ini normal? Kenapa ini bisa terjadi? Simak penjelasannya di sini!

ANDA dan pasangan mungkin pernah merasakannya; saat sedang melakukan berhubungan badan yang intens, otot makin tegang, dan napas mulai terasa berat saat orgasme mulai didepan mata—dan beberapa saat sebelumnya Anda tanpa sadar mengeluarkan sumpah serapah.

Kata kata kasar atau sumpah serapah saat berhubungan intim terutama saat orgasme, ternyata adalah hal yang sangat normal. Kata kata kasar ini dianggap sebagai ‘bahasa luapan emosi’.

Orang-orang mengeluarkan sumpah serapah sebagai cara mengutarakan gairahnya sendiri selama berhubungan badan, atau sebagai cara untuk mengkomunikasikan perasaan tersebut terhadap pasangan.

Berbeda dari ekspresi seperti menangis atau berteriak yang tidak dipelajari, kata kata kasar adalah hal yang dipelajari selama seseorang bertumbuh.

Maka dari itu, jika Anda atau pasangan tumbuh besar dalam keluarga yang sangat melarang kata-kata kasar, mungkin kata-kata tersebut tidak akan muncul untuk mengekspresikan emosi yang baik maupun buruk.

Maka dari itu, meskipun mengeluarkan sumpah serapah saat berhubungan intim mungkin terasa seperti hal yang spontan layaknya mendesah, sebenarnya itu adalah respon yang sudah melalui proses belajar.

Namun, perlu diakui juga bahwa secara biologis, seks memang mempengaruhi dorongan untuk berkata-kata kasar. Dalam penelitian, ditemukan bahwa seks dan sumpah serapah berasal dari area otak yang sama.

Jadi, meski mengucapkan kata kasar adalah hal yang dipelajari seseorang, saat sudah mengerti arti kata tersebut, dorongan untuk mengeluarkannya berasal dari tempat yang sama seperti orgasme.

Penelitian lain juga mengatakan bahwa bersumpah serapah kemungkinan melibatkan bagian otak yang berbeda dibandingkan bahasa pada umumnya.

Kata-kata kasar diolah di bagian otak yang mengatur insting dan emosi; sistem limbic, khususnya hypothalamus. Hypothalamus juga melepaskan endorfin saat Anda mengalami orgasme.

Intinya, saat Anda orgasme, akan muncul juga dorongan utnuk mengeluarkan kata-kata kasar. Seperti orgasme, bersumpah-serapah ternyata jugadapat membuat Anda merasa lebih baik.

Mengeluarkan kata kasar meningkatkan intensitas emosi yang digunakan manusia dalam kondisi negatif maupun positif, termasuk saat berhubungan badan.

Mengeluarkan kata kasar dapat meningkatkan detak jantung dan mempermudah adrenalin untuk terpicu ke seluruh sistem saraf.

Jadi, jika Anda merasa senang, marah, atau bahkan terangsang, normal saja nila Anda secara spontan akan menuangkan perasaan tersebut dengan bersumpah serapah.

Kesimpulannya, mengeluarkan kata-kata kasar saat berhubungan seks sangatlah normal. Bahkan, bisa saja pasangan Anda ternyata merasa hal itu adalah hal yang seksi. 

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:


Sumber

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi