Cart 0

Keranjang belanja Anda kosong

Jadi yang pertama untuk mencoba ONE® - The Next Generation Condoms. Beli Sekarang

#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Ladies, Ini Dia 6 Efek Alat Kontrasepsi dan Cara Mengatasinya!

Alat kontrasepsi digunakan untuk mencegah kehamilan saat melakukan hubungan Intim. Namun, Anda perlu tahu bahwa ada efek samping yang mungkin terjadi ketika Anda menggunakan alat kontrasepsi, lho.

PENGGUNAAN pil KB hormonal dapat disertai dengan banyak efek samping mulai dari kenaikan berat badan, mual hingga perdarahan tidak teratur. Namun, hal ini tidak dialami semua orang yang mengonsumsi pil KB.

Efek samping pil KB hormonal bergantung kepada fisik orang yang mengonsumsinya.

Jika Anda ingin mencegah kehamilan saat melakukan hubungan intim, Anda harus selektif dalam pemilihan alat kontrasepsi yang akan digunakan, baik dengan alat ataupun meminum pil KB.

Dr. Sherry Ross, dokter spesialis OB-Gyn juga menyarankan bahwa Anda harus memerhatikan pil KB yang Anda konsumsi.

Misalnya, memerhatikan apakah terdapat efek samping ketika dikonsumsi selama kurang lebih dua sampai tiga bulan. Apabila memang terdapat efek samping, Anda dianjurkan untuk mengganti pil KB yang dikonsumsi. 

Lalu, apa saja yang menjadi efek samping dari penggunaan alat kontrasepsi? Bagaimana mengatasinya? Berikut ini 6 efek samping penggunaan alat kontrasepsi dan cara mengatasinya.

Kembung

Salah satu efek dari penggunaan alat kontrasepsi adalah Anda akan mengalami masalah perut kembung.

Eits, sebelum Anda menyalahkan alat kontrasepsi sebagai penyebab perut kembung, Anda harus paham dan mengingat apakah Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang dapat membuat perut Anda kembung.

Barangkali, ternyata Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kadar gas tinggi seperti brokoli, kubis, kembang kol, maupun susu. Mungkin Anda juga memiliki masalah dengan laktosa. 

Bila penggunaan kontrasepsi membuat Anda merasa kembung, Anda dapat mengatasinya dengan mengurangi makanan berkadar gas tinggi, dan perbanyak konsumsi sayur dan buah yang dapat mengurangi efek perut kembung.

Contohnya mentimun, semangka, asparagus, tomat, atau seledri. Anda juga harus menyeimbangi dengan olahraga secara teratur untuk mengurangi retensi air dalam tubuh yang penyebabkan perut terasa kembung.

Nyeri Payudara

Jika efek samping dari penggunaan kontrasepsi Anda menyebabkan nyeri payudara, Anda disarankan untuk mengonsumsi vitamin untuk mengurangi dampak nyeri tersebut.

Anda dapat mengonsumsi beberapa vitamin dan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B, vitamin E, dan omega-3, dan kalsium.

Ini akan membantu mengurangi dampak penggunaan kontrasepsi, seperti nyeri payudara, pembengkakan payudara, serta perut kembung. 

Pendaharan Tidak Teratur

Pendarahan yang terjadi pasca datang bulan mungkin saja terjadi akibat konsumsi pil KB. 

Bila Anda mengonsumsi pil KB di waktu yang sama setiap harinya, Anda bisa mengonsumsinya dengan jarak maupun waktu yang berbeda, sehingga mengurangi pontensi pendarahan yang tidak teratur.

Selain itu, solusi lain mengurangi pendarahan adalah mengonsumsi dosis pil KB yang dapat diterima oleh tubuh Anda.

Anda bisa berjonsultasi dengan dokter spesialis kandungan Anda untuk petunjuk penggunaan pil KB agar aman dikonsumsi dan tidak memberikan efek samping seperti pendarahan.

Mual

Mual adalah salah satu hal terburuk sekaligus hal paling umum yang bisa diakibatkan oleh pil KB yang Anda konsumsi.

Untuk mencegah mengalami mual akibat pil KB, Anda dianjurkan mengonsumsi pil KB di malam hari, atau setelah makan malam.

Cara lain mengatasi mual adalah dengan mengurangi dosis pil KB, namun Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda mengenai hal ini.

Sakit Kepala

Jika kepala Anda dirasa sering sakit setiap kali Anda minum pil KB, langkah pertama adalah dengan mencoba beralih konsumsi pil di malam hari, sehingga rasa sakit tidak mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

Namun, jika hal ini terus-menerus terjadi, solusi terbaik adalah dengan menghentikan konsumsi pil KB dan beralih dengan penggunaan alat kontrasepsi jenis lain, atau dengan cara manual seperti menghitung masa subur Anda.

Atau langkah lainnya, Anda bisa mengurangi dosis dari pil KB tersebut sehingga tidak akan menimbulkan rasa sakit kepala yang dapat mengganggu aktivitas Anda.

Perubahan Emosi

Selain dapat menyebabkan efek samping secara fisik, konsumsi pil KB juga menimbulkan perubahan hormon. Seperti halnya perubahan hormon ketika Anda sedang PMS, hal ini juga terjadi ketika Anda mengonsumsi pil KB.

Selain itu, Anda juga akan memiliki masalah dengan kualitas tidur. Untuk mengatasi masalah ini, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter OB-Gyn mengenai konsumsi pil KB yang baik untuk kesehatan Anda.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:


Sumber

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi