Cart 0

Keranjang belanja Anda kosong

Oohlalaa~ PLAYSURE siap menggetarkan malam kamu! Beli Sekarang

#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Kondom Simplex: Kondom Lokal yang Mendunia

Kondom adalah alat kontrasepsi yang biasa digunakan untuk mencegah kehamilan atau penularan penyakit kelamin saat berhubungan intim. Kondom biasanya dibuat dari bahan karet lateks dan dipakaikan pada alat kelamin pria (Mr. P) atau wanita (Ms. V) saat ereksi sebelum berhubungan intim.

Kondom Simplex: Kondom Lokal yang Mendunia

PADA kesempatan kali ini, AsmaraKu akan membahas kondom Simplex. Kondom buatan asli lokal ini berhasil mendunia.

Produsen kondom lokal, PT Vonix Latexindo berhasil memasuki pasar di luar negeri ketika pasar kondom nasional masih didominasi oleh produk buatan luar.

Hardianto, selaku sales marketing manager Vonix Latexindo, mengaku bangga dengan pencapaian tersebut.

Walaupun penjualan kondom tersebut terbilang minim di dalam negeri, tapi konsumen dari berbagai negara malah menyambut positif kondom Simplex.

“Dari seluruh produksi, hanya sekitar 20% saja yang dijual di Indonesia sementara sisanya diekspor ke luar negeri. Beberapa negara yang menjadi target pasar kondom Simplex adalah Uni Emirat Arab, Vietnam, dan Korea,” ucap Hardianto.

Menurutnya, kualitas kondom produksi buatan Indonesia juga tidak kalah bagusnya dengan buatan impor.

Hanya gengsi tinggi saja yang membuat konsumen Indonesia tidak mau memakai produk buatan dalam negeri.

“Padahal kalau dilihat, kami bisa masuk ke pasar Korea yang tes produknya cukup ketat. Satu item produk dapat menghabiskan waktu tes sampai 1 tahun, dan kami berhasil melewati tes tersebut.”

Dia mengaku bahwa memasarkan produk di Indonesia butuh perjuangan yang cukup berat. Jika penjualan produk tersebut tidak bagus, dalam tiga bulan akan kalah dengan produk lainnya.

Baca juga: Jenis Kondom Tebal di Indonesia

Spesifikasi Produk Kondom Simplex

Kondom Simplex adalah produk hasil kombinasi bahan lateks tertinggi, teknologi produksi lateks terkini, dan peralatan handal dari Jerman.

Uji air elektronik dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kondom yang dihasilkan akan memiliki keandalan maksimal.

Kondom Simplex diproduksi dalam bentuk plain, berkontur, bergerigi, dan bertitik untuk meningkatkan pengalaman Anda.

Kondom merk Simplex dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual dengan varian rasa.

Simplex Fruity & Floral Fragrance

Perusahaan pertama di Indonesia menerapkan berbagai aroma buah dan bunga pada kondom. Aromanya tidak menimbulkan iritasi dan akan menciptakan lingkungan yang harmonis, romantis, dan spesial.

Varian aroma tersedia seperti strawberry, mint, mawar, cokelat, apel, dan masih banyak lagi.

Simplex Long Love

Kondom yang dirancang khusus untuk meningkatkan kejantanan dalam kondisi tahan lama.

Simplex Extra Long Love

Kondom yang dirancang khusus untuk meningkatkan kejantanan dalam kondisi yang lebih tahan lama.

Simplex Super Safe Spermicide (Brown)

Produk ini menggabungkan kondom lateks dan pelumas spermisida. Spermisida non oxynol -9, mengurangi jumlah sperma aktif.

Dengan demikian mengurangi risiko kehamilan jika Anda kehilangan ereksi sebelum penarikan dan beberapa tumpahan air mani di luar kondom.

Keefektifan kondom Simplex Super Safe Spermicide dalam menurunkan risiko kehamilan bisa lebih mudah digunakan sebagai pengganti gabungan penggunaan spermisida vagina dan kondom.

Simplex Deluxe (Merah)

Selain memiliki fitur yang sama dengan standar Simplex, tersedia dalam bentuk bergaris yang bisa mengintensifkan perasaan sensual.

Simplex Standard Green

Tipis, elastis, lembut, kuat, berpelumas, dan berkontur. Kondom simplex ini akan memberi Anda kepuasan yang maksimal.

Baca juga: Jenis Kondom Tipis yang Tersedia di Indonesia

Bagaimana Cara Menggunakan Kondom?

  • Gunakan kondom baru setiap kali berhubungan intim atau tindakan lain antar pasangan yang berhubungan dengan penis.
  • Berhati-hatilah saat merobek ujung bungkus foil. Pastikan tidak merusak kondom.
  • Pasang kondom setelah penis berereksi namun sebelum berhubungan intim.
  • Tempatkan kondom di kepala penis dan buka gulungannya atau tarik ke atas.
  • Tinggalkan ruang kosong di ujung kondom untuk mengumpulkan air mani. Lepaskan udara yang tersisa di ujung kondom dengan menekan udara ke pangkal penis dengan lembut.
  • Gunakan pelumas berbahan dasar air seperti minyak silikon. Jangan menggunakan pelumas berbasis minyak, seperti yang dibuat dengan petroleum jelly, minyak mineral, minyak sayur, atau krim dingin karena bisa merusak kondom.
  • Setelah ejakulasi, tarik penis dengan hati-hati saat masih menempel, pegang ke tepi kondom saat Anda menariknya sehingga kondom tidak meluncur ke bawah.
  • Pembuangan. Penting agar penggunaan kondom dibuang dengan cara yang aman dan higienis (yaitu membungkus jaringan dan membuangnya di tempat sampah) jika memungkinkan hindari membuangnya melalui flush toilet.
  • Jika kondom robek atau tergelincir saat bersenggama, berkonsultasilah dengan dokter sesegera mungkin tentang alat kontrasepsi "SIMPLEX", bahkan jika spermisida telah digunakan.
  • Simpan kondom di tempat sejuk dan kering.
  • Jika bahan karetnya lengket, rapuh atau rusak parah, jangan gunakan itu.
  • Jangan gunakan kembali kondom.

Baca juga: Kondom Chart: Cara Memilih Ukuran Kondom

Tipe kondom Berkontur yang Tersedia di SIMPLEX:

  • Polos & berkontur
  • Bergaris & berkontur
  • Polos
  • Berbintik
  • Berbintik & bergaris

 

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

14 komentar

  • yTmHWBKEYNVa

    BGkRreiqDm on
  • yhMwxdvCkmDE

    EyTeokXqHNIjhn on
  • iKHmpDRwejBlI

    UAHILWkhcs on
  • nADUQcHY

    LoOiVwaeT on
  • yFYIgoOQEKjlZbTx

    ZiKVqeSRdy on

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi