FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120.000
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Jangan Anggap Enteng, Kenali 10 Penyebab Mudah Letih

Jika Anda merasa bingung mengapa Anda sering tertidur, lesu, tidak bersemangat serta kehilangan energi untuk menjalani hari-hari Anda, bisa jadi Anda mengalami kelelahan.

KELELAHAN sudah menjadi hal lazim yang dialami banyak orang, namun jika Anda mudah lelah dan letih, itulah masalahnya. Kelelahan dan kekurangan energi adalah masalah besar bagi sebagian orang. Masalah ini tidak dapat diatasi kecuali Anda tahu apa yang salah.

Jika Anda mudah letih dan ngantuk terus menerus, hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah berkonsultasi dengan dokter pribadi. Bisa jadi mudah letih dan mengantuk tanda kondisi kesehatan yang serius.

Jika memang terjadi sesuatu yang mengkhawatirkan, biasanya dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik dan tes yang diperlukan untuk mencari tahu penyebab kelelahan yang Anda alami dan mencari cara atasi mudah lelah dengan tepat.

Beberapa kemungkinan penyebab mudah letih meliputi:

1. Kurang tidur

Kurang tidur adalah penyebab mudah letih paling umum. Banyak orang terlalu sibuk dan menjalani hidup dengan membawa perasaan stres untuk menjalankan kesibukan sehingga mengorbankan waktu tidur yang mereka butuhkan.

Meskipun kurang tidur sepertinya bukanlah kondisi medis yang serius, dokter atau psikolog Anda mungkin dapat membantu Anda mempelajari cara-cara untuk mengurangi stres atau meresepkan obat-obatan untuk membantu Anda yang sulit tidur.

Orang dewasa rata-rata membutuhkan sekitar delapan jam per malam untuk tidur, namun hanya sedikit orang yang memiliki kenikmatan ini.

Baca juga: Ini Dia Cara Agar Anda Tidak Cepat Lelah Ketika Bekerja

2. Depresi

Depresi merupakan suatu kondisi yang diyakini disebabkan oleh kelainan pada  neurotransmitter di otak yang bertugas untuk mengatur suasana hati. Orang dengan depresi cenderung memiliki masalah dengan tidur dan energi.

Mereka mungkin akan mengalami kesulitan tidur atau sering terbangun di malam hari. Beberapa orang yang mengalami depresi mungkin juga akan kesulitan bangun di pagi hari dan tidur terlalu lama. Depresi sering membuat orang lamban dan tidak termotivasi.

Beberapa gejala depresi lainnya termasuk merasa sedih atau kosong, kehilangan minat pada aktivitas yang Anda sukai, perubahan selera atau berat badan, merasa tidak berharga atau bersalah, dan ketika sudah parah Anda bisa memiliki pikiran berulang tentang kematian atau bunuh diri.

Jika Anda mengalami mudah letih dan mengantuk tanda depresi, maka Anda harus segera berbicara dengan dokter atau psikolog. Depresi yang tidak diobati tidak hanya dapat menyebabkan kelelahan, tetapi juga mempengaruhi setiap aspek kehidupan Anda.

3. Anemia

Ketika Anda menderita anemia, tubuh Anda memiliki jumlah sel darah merah yang lebih rendah dari normal atau tidak memiliki cukup hemoglobin. Hemoglobin adalah zat yang memberi warna pada sel darah merah.

Ini juga berkaitan dengan distribusi oksigen ke seluruh tubuh Anda. Ketika Anda memiliki hemogblobin yang rendah atau tidak cukup oksigen, maka tubuh akan merasa lelah atau letih. Anda mungkin juga memiliki gejala seperti kulit pucat, napas pendek, pusing atau sakit kepala.

Bahkan saat ini, kekurangan zat besi saja sudah digolongkan sebagai penyebab kelelahan kronis. Tes darah sederhana di klinik kesehatan dapat memberi tahu Anda apakah Anda mengalami anemia atau tidak.

Ingatlah bahwa penyebab anemia bukan hanya kekurangan zat besi saja, ada banyak kemungkinan penyebab lainnya.

4. Hipotiroidisme

Hipotiroidisme adalah penyakit di mana kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup. Penyakit tiroid sangat umum dan banyak dialami oleh wanita.

Hormon tiroid mengendalikan metabolisme tubuh sehingga ketika kadarnya rendah tubuh akan memiliki gejala kelelahan, kenaikan berat badan dan merasa kedinginan.

Tes darah dapat membantu Anda mengenali apajah kelenjar tiroid Anda masih berfungsi normal atau tidak.

5. Penyakit jantung

Penyakit jantung, terutama gagal jantung, dapat menyebabkan Anda merasa lelah sepanjang waktu dan tidak dapat melakukan aktivitas berat termasuk olahraga.

Dengan kondisi gagal jantung, jantung akan kurang efektif dalam memompa darah beroksigen ke otot dan jaringan lain di dalam tubuh. Pada kondisi yang sudah kronis, Anda bahkan mungkin tidak dapat melakukan aktivitas ringan seperti membawa makanan, jalan kaki, dan lainnya.

Gejala lain dari penyakit jantung adalah nyeri dada, jantung berdebar, pusing, pingsan dan sesak napas. Jika Anda mengalami mudah letih dan mengantuk tanda penyakit jantung maka Anda harus segera memeriksakan ke dokter.

6. Sleep apnea

Sleep apnea merupakan kondisi kronis di mana mungkin terdapat jeda dalam bernapas dan napas pendek saat tidur. Jeda dalam napas dan napas pendek ini dapat terjadi sebanyak 30 kali per menit.

Setiap kali napas kembali ke ritme normal akan disertai dengan batuk atau tersedak. Kondisi ini sangat menganggu tidur seseorang. Tidur yang terganggu dan berkualitas buruk ini bisa menjadi penyebab umum mengantuk pada siang hari.

Gejala lain yang berhubungan dengan sleep apnea termasuk sakit kepala di pagi hari, masalah ingatan, konsentrasi yang buruk, mudah marah, depresi dan sakit tenggorokan saat bangun tidur.

Sleep apnea yang tidak diobati tidak hanya menyebabkan mudah letih namun juga dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke atau bahkan kematian mendadak.

7. Hepatitis

Kondisi lainnya yang dapat menyebabkan mudah letih adalah penyakit hepatitis. Hepatitis adalah peradangan hati dengan beberapa kemungkinan penyebab, mulai dari infeksi hingga obesitas.

Hati memiliki banyak manfaat dalam tubuh mulai dari memecah racun hingga memproduksi protein yang mengontrol pembekuan darah, metabolisme, menyimpan karbohidrat dan masih banyak lagi.

Ketika hati meradang, proses penting ini bisa berhenti. Selain mejadi lelah, beberapa gejala dari hepatitis adalah penyakit kuning, sakit perut, mual, urin berwarna kuning gelap, dan tinja berwarna terang.

Tes fungsi hati mudah dilakukan di sebagain besar klinik dan jika Anda mendapati hasilnya tidak normal, maka klinik akan segera mengarahkan Anda ke dokter untuk segera mencari penyebabnya supaya mudah diatasi.

8. Diabetes

Diabetes adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak menggunakannya sebaik yang seharusnya. Insulin merupakan hormon yang diproduksi oleh pankreas yang membantu glukosa masuk ke sel-sel tubuh untuk digunakan memproduksi energi.

Ada beberapa alasan mengapa diabetes dapat menyebabkan Anda merasa lelah sepanjang waktu. Gejala diabetes lainnya adalah:

  • sering buang air kecil

  • kehausan ekstrem

  • perubahan penglihatan mendadak

  • kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki

  • kulit kering

  • pelambatan penyembuhan luka atau infeksi berkepanjangan

Tes gula darah sederhana dapat dilakukan untuk memberi tahu berapa rata-rata gula darah Anda selama tiga bulan terakhir.

9. Sindrom kelelahan kronis

Sindrom kelelahan kronis adalah kelainan yang ditandai dengan kelelahan hebat yang tidak membaik dengan istirahat. Sindrom dapat diperburuk oleh aktivitas fisik atau mental.

Sejauh ini tidak diketahui apa yang menyebabkan kondisi tersebut. Selain kelelahan, mudah letih dan mengantuk tanda sindrom kelelahan kronis memiliki beberapa gejala lain yang dapat menjadi tanda sindrom ini.

Gejala-gejala tersebut antara lain gangguan dalam memori jangka pendek atau konsentrasi, nyeri otot dan persendian, sakit kepala, kelenjar getah bening lunak dan sering sakit tenggorokan.

10. Obat-obatan

Kelelahan juga bisa menjadi efek samping dari penggunaan beberapa obat tertentu. Beberapa obat yang paling umum yang menyebabkan kelelahan termasuk:

  • Obat tekanan darah

  • Statin dan fibrat (digunakan untuk mengobati kolesterol tinggi)

  • Inhibitor pompa proton (digunakan untuk mengobati kondisi lambung seperti refluks asam)

  • Antihistamin (digunakan untuk mengobati alergi)

  • Antidepresan (digunakan untuk mengatasi depresi)

  • Antipsikotik (digunakan untuk mengobti skizofrenia, gangguan bipolar, dan kondisi kejiwaan serius lainnya)

  • Antibiotik (digunakan untuk mengobati infeksi bakteri)

  • Diuretik (digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, glaukoma, dan edema)

Dokter dapat memberi tahu apakah kelelahan yang Anda alami adalah efek samping dari penggunaan obat yang digunakan, kemudian dokter akan memberi cara atasi mudah lelah sesuai dengan penyebabnya masing-masing.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi