Keranjang Belanja
Advertisement
Advertisement

Ini Dia Jawaban dari 7 Pertanyaan Tentang Celana Dalam Pria

Pernahkah Anda merasa bingung dalam pemilihan pakaian dalam yang cocok? Tak tahu harus mengutamakan kenyamanan atau model pakaian dalam yang sedang menjadi tren? Topik pemilihan pakaian dalam bukanlah sesuatu hal yang lumrah untuk dibahas, terutama bagi kaum pria. Banyak yang menganggap bahwa topik pemilihan pakaian dalam bagi para pria adalah hal yang sangat tidak menarik dan juga  aneh untuk dibahas.

Ini Dia Jawaban dari 7 Pertanyaan Tentang Celana Dalam Pria

BEBERAPA dari Anda mungkin pernah mengalami kebingungan dalam memilih celana dalam pria yang pas. Atau mungkin, Anda hanya sekedar ingin tahu tips memilih celana dalam pria yang bisa berguna nantinya namun merasa enggan untuk bertanya mau pun membahasnya bersama teman atau rekan Anda, apalagi menanyakannya kepada rekan wanita.

Saking kurangnya info mengenai cara memilih pakaian dalam yang cocok untuk Anda, pernahkah Anda terdiam ketika hendak membeli pakaian dalam di toko?

Untuk mengurangi rasa bingung Anda, berikut ini jawaban dari 7 pertanyaan yang sering kali dibahas mengenai topik celana dalam pria:

1. Seperti apa gaya pakaian dalam terbaik bagi pria? 

Hal ini kerap menjadi pertanyaan yang paling sering ingin ditanyakan para pria. Untuk jenis pakaian dalam pria, gaya yang paling umum yaitu model brief, boxer, boxer brief, dan thong. Seperti namanya, model boxer brief adalah kombinasi celana pendek dan boxer.

Boxer brief memberikan support dan lapisan yang bagus dan merupakan pilihan sempurna untuk dikenakan. Jenis pakaian dalam ini sangat cocok untuk pria dengan aktivitas fisik tinggi maupun untuk berolahraga.

Yang perlu diingat adalah, jenis pakaian dalam yang Anda gunakan haruslah sesuai dengan tingkat aktivitas Anda serta jenis celana luaran yang Anda gunakan.

Misalnya, celana jenis brief cocok digunakan dengan celana luaran model ketat seperti skinny jeans, sedangkan boxer dapat digunakan saat pemakaian celana luar yang longgar.

Baca juga: Paduan Memilih Celana Dalam Pria Sesuai Bentuk Tubuh

2. Seberapa sering celana dalam harus dicuci?

Jawaban singkatnya adalah, ketika kotor. Selama Anda melakukan kegiatan maupun aktivitas fisik yang berat, maka pakaian dalam akan terkena keringat.

Untuk itu, ketika selesai melakukan aktivitas fisik atau melakukan kegiatan lainnya, Anda harus mengganti pakaian dalam, baik kaos dalam maupun celana dalam.

Celana dalam yang telah terkena keringat akan membuat Anda merasa tidak nyaman dan akan mengeluarkan bau tidak sedap.

Sebelum orang lain mencium bau tidak sedap yang berasal dari pakaian dalam Anda, segeralah menggantinya dengan yang bersih.

3. Berapa banyak celana dalam yang harus dimiliki seorang pria?

Lazimnya, persediaan celana dalam yang sebaiknya Anda miliki adalah 20 potong untuk persediaan selama tiga minggu. Jika terlalu banyak, maka akan membuat lemari Anda penuh dengan pakaian dalam pria saja bukan?

Pada umumnya, Anda membutuhkan setidaknya 14 potong celana dalam jika biasa mencuci pakaian dalam sekali dalam seminggu.

Namun, bila Anda memiliki aktivitas yang banyak, terutama sering berolahraga, pertimbangkan untuk memiliki celana dalam lebih dari 14 potong.

Ini Dia Jawaban dari 7 Pertanyaan Tentang Celana Dalam Pria

Dapatkan berbagai jenis celana dalam pria dengan harga mulai dari sekitar Rp 25.200 di AsmaraKu; Beli di sini.

4. Apa bahan terbaik untuk celana dalam?

Memilih jenis bahan pakaian dalam yang nyaman merupakan salah satu tips memilih celana dalam pria.

Pakaian dalam pria, termasuk celana dalam tersedia dalam berbagai jenis bahan, seperti nilon, katun, modal, sutra, spandek, dan likra. Pilihlah celana dalam berbahan nyaman sesuai dengan kebutuhan Anda.

Celana dalam dengan kualitas yang baik memungkinkan udara untuk mengalir sehingga terasa nyaman dan adem. Pilihlah jenis kain yang tidak mudah luntur dan nyaman meskipun dipakai berbulan-bulan atau bahkan mungkin bertahun-tahun.

Katun dan modal merupakan bahan dasar yang paling umum digunakan untuk celana dalam pria dan kaos dalam pria. Celana dalam bahan katun biasanya dikombinasikan dengan bahan elastis sehingga lebih fleksibel dan nyaman.

Sedangkan, modal dibuat dengan memintal selulosa dari pohon beech. Bahan ini menyerap kelembaban 50% lebih baik daripada bahan katun. Modal juga cenderung lebih tahan lama sehingga cocok dipakai untuk aktivitas berat sekalipun.

Selain modal dan katun, ada juga model spandek yang menjadi pilihan bahan celana dalam terbaik untuk berolahraga atau aktivitas fisik dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga: Glosarium Bahan Celana Dalam Pria

5. Kapan sebaiknya membuang celana dalam?

Jangan biarkan celana dalam Anda sampai betul-betul rusak akibat mesin cuci, kemudian baru menggantinya. Pada umumnya, pria harus membuang atau mengganti pakaian dalamnya yang sudah lama setidaknya setahun sekali.

Mulailah dengan memilah-milah pakaian dalam Anda yang sudah memudar maupun kendur dan menggantinya dengan pakaian dalam yang baru.

Pakaian dalam rentan dengan adanya lubang. Apabila sudah berlubang, Anda wajib membuang dan mengganti celana dalam Anda.

Saat celana dalam juga telah kehilangan elastisitasnya atau dengan kata lain sudah kendur, Anda juga wajib untuk menggantinya dengan yang baru.

Anda bisa mendapatkan berbagai jenis celana dalam pria merk Rider dengan harga mulai dari sekitar Rp 49.900 di AsmaraKu; Beli di sini.

6. Haruskah saya mempertimbangkan penggunaan celana dalam jenis khusus?

Jika Anda memiliki masalah tubuh dan ingin memperbaikinya dengan menggunakan pakaian dalam khusus, Anda dapat menggunakannya.

Jika Anda membutuhkan sesuatu yang khusus, kenakan celana dalam yang dengan support lebih untuk membuat bokong Anda terlihat lebih penuh.

Baca juga: Cerdas Menggunakan Pakaian Dalam

7. Apakah tidak mengenakan celana dalam terasa nyaman?

Tidak menggunakan celana dalam mungkin terdengar aneh namun hal ini sering kali dipertanyakan oleh para lelaki.

Beraktivitas sehari-hari tanpa mengenakan celana dalam tidak disarankan karena penggunaan pakaian dalam ini merupakan bagian dari perlindungan alat kelamin.

Anda tak mau, kan, terjepit ritsleting atau lecet terkena bahan celana luar yang Anda kenakan?

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal