FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120K
Advertisement
Advertisement

Hubungan Intim Setelah Melahirkan Tetap Aman dengan 4 Posisi Seks Ini

Menyambut kelahiran sang buah hati adalah hal yang membahagiakan bagi setiap pasangan. Memasuki tahap kehidupan ini pun membawa berbagai perubahan, mulai dari waktu tidur, tanggung jawab sehari-hari, prioritas, bahkan kehidupan seks dengan pasangan.

Hubungan Intim Setelah Melahirkan Tetap Aman dengan 4 Posisi Seks Ini

WALAUPUN beberapa ibu baru siap untuk langsung berhubungan intim setelah melahirkan, tidak sedikit yang juga masih ragu-ragu. Ini karena masa pasca kelahiran adalah saat-saat di mana emosi bercampur aduk karena perubahan hormon.

Hal tersebut dapat menurunkan niat untuk melakukan hubungan seks. Selain perubahan hormon, hal lain yang dapat mengurangi gairah untuk berhubungan setelah melahirkan adalah jam tidur yang tidak teratur karena bayi yang masih membutuhkan banyak perhatian.

Biasanya, dokter mengharuskan 6 minggu tanpa seks karena tubuh wanita membutuhkan waktu untuk beristirahat. Bahkan setelah beberapa minggu, tubuh mungkin belum pulih sepenuhnya.

Dari payudara yang membesar karena produksi ASI, penambahan berat badan, stretch marks, atau mungkin bekas luka caesar, keringnya vagina, dan kelelahan, masuk akal jika para wanita tidak merasa seksi, apalagi cukup percaya diri untuk berhubungan intim.

Tahap pertama untuk berhubungan setelah melahirkan adalah memastikan bahwa Anda siap. Jika Anda merasakan rasa sakit atau tidak nyaman saat melakukan kegiatan sehari-hari atau berolahraga, ada baiknya berkonsultasi pada dokter.

Setelah yakin bahwa Anda siap, tahap berikutnya adalah memutuskan posisi seks setelah melahirkan yang paling cocok. Berikut 4 posisi seks aman yang dapat dicoba setelah melahirkan.

1. Woman on top

Posisi seks apapun di mana sang wanita berada di atas, membuat Anda dapat mengatur kedalaman dan kecepatan penetrasi, serta stimulasi klitoris. Dengan mengontrol semua ini, Anda dapat menyesuaikan gerakan untuk berhubungan intim dengan perlahan dan nyaman.

2. Dari Belakang

Posisi seks yang menggunakan peneterasi dari belakang, seperti doggy style dapat menjadi pilihan terbaik Anda dan sang suami. Karena masih lelah, mungkin berada di posisi atas bukanlah yang Anda inginkan.

Maka dari itu, penetrasi dari belakang bisa menjadi opsi. Namun, jika Anda masih memiliki jahitan di daerah perineum atau bagian antara anus dan alat kelamin, posisi seks ini tidaklah nyaman.

3. Spooning

Spooning dapat menjadi posisi seks setelah melahirkan yang memuaskan karena posisi ini intim, penetrasinya tidak terlalu dalam, dan pasangan berbaring tepat di samping Anda. Untuk mempermudah penetrasi, Anda bisa menggunakan lubricant atau pelumas tambahan.

Jika Anda merasa tidak nyaman dengan perubahan bentuk tubuh, spooning dapat menjadi pilihan yang tepat karena posisi ini menjauhkan fokus dari tubuh. Kelebihan lainnya, pasangan dapat menstimulasi klitoris dengan lebih mudah.

4. Missionary

Posisi missionary adalah pilihan yang populer karena koneksi yang intimdengan menatap langsung sang suami, klitoris yang dapat terstimulasi dengan baik, dan kedalaman penetrasi yang cukup, membuat orgasme mudah diraih bagi kebanyakan wanita, bahkan setelah melahirkan.

Apapun posisi yang dipilih, kembali melakukan hubungan seks adalah tahap selanjutnya pasca melahirkan. Memiliki intimasi dengan pasangan sangatlah penting untuk kesehatan seksual sekaligus kebahagiaan pasutri. 

Seks dapat mengurangi stress, meningkatkan kebahagiaan, membantu Anda tidur, dan juga menguatkan ikatan suami istri untuk menjadi orangtua yang baik.

Jangan pernah merasa bersalah untuk memberi waktu pada diri sendiri atau pada pasangan, lakukan hanya setelah kedua pihak siap kembali berhubungan seksual. Selamat mencoba!

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com

Gambar Halaman Privasi