Cart 0

Keranjang belanja Anda kosong

[SALE] ONE® Condoms Diskon Up to 49%!

Beli Sekarang
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Hmm, Bagaimana Sebetulnya Rasa Seks Anal?

Dalam bercinta, tidak jarang pasangan yang melakukan berbagai gerakan berbeda. Variasi dan cara berhubungan intim yang beragam, akan menambah gairah bagi Anda dan pasangan, termasuk dengan seks anal.

MESKIPUN anal sex atau seks anal lebih sering diinterpretasikan sebagai gerakan seks bagi kaum homoseksual, namun yang perlu diketahui, beberapa pasangan heteroseksual juga kerap memilih variasi seks anal dalam bercinta.

Lalu, bagaimana rasanya dari cara berhubungan intim dengan seks anal?

Penetrasi Anal

Ketika melakukan anal sex, Anda melakukan kontak dengan semua ujung saraf di dalam dan sekitar anus. Jika Anda tidak terbiasa dengan ini, pada awalnya mungkin akan terasa tidak nyaman.

Gaya berhubungan seks anal ini mungkin akan terasa seperti masuknya kotoran kembali ke dalam lubang anus. Meskipun terdengar cukup berbeda, namun variasi ini dipercaya lebih menyenangkan dan memuaskan.

Ketika penis masuk ke dalam anus, akan terasa seperti ada benda yang masuk dan menahan ketika Anda buat air besar. Ini karena otot dan saraf yang bekerja ketika seks anal adalah otot dan saraf yang sama ketika akan buang air besar.

Stimulasi Prostat

Stimulasi prostat sering digambarkan sebagai kenikmatan tiada tara. Sebagai respons alami seksual, ketika penis mencapai lubang anus pasangan, aliran darah dalam prostat akan meningkat, membuatnya bengkak dan lebih sensitif.

Ketika prostat membengkak, hal yang akan dirasakan adalah hasrat ingin buang air kecil. Ini terjadi karena prostat Anda terletak di depan kandung kemih Anda, serta uretra Anda yang sedang bekerja.

Perasan itu sangat umum dan benar-benar normal. Saat prostat semakin terasa membengkak, saat itu pula pelumas seks yang akan memberikan kenikmatan bercinta dengan anal sex akan dihasilkan.

Tips untuk Meminimalkan Rasa Sakit dan Ketidaknyamanan dalam Seks Anal

Jika Anda baru pertama kali melakukan hubungan seks anal, wajar bila Anda merasakan ketidaknyamanan. Tetapi, jika Anda tidak benar-benar siap melakukan seks anal, ini bisa benar-benar terasa menyakitkan.

Lubang anus berukuran kecil yang dipaksa masuk penis, tentu merupakan hal wajar jika terasa menyakitkan, terlebih jika ditambah gesekan.

Hal ini bisa menyebabkan lecet dan iritasi pada anus apabila pelumas seks tidak cukup, bahkan infeksi yang berpotensi menyebarkan resiko penularan penyakit seksual jika salah satunya mengidap penyakit menular seksual.

Untuk meminimalisir hal-hal yang dapat memperburuk aktivitas seks anal yang Anda lakukan bersama pasangan, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini :

1. Gunakan Banyak Pelumas

Pelumas sangat penting untuk seks anal. Pelumas seks berguna untuk mengurangi rasa sakit ketika terjadinya  gesekan dan membantu 'backdoor sesh' Anda pergi jauh lebih lancar.

Anda dapat menggunakan pelumas dengan cara mengoleskannya ke penis Anda maupun ke alat bantu seks yang digunakan dalam bercinta.

Berikan sebanyak-banyaknya agar rasa sakit akibat gesekan ketika mulai melakukan gerakan tidak menyiksadan membuat Anda kesakitan.

2. Lakukan dengan Sangat Perlahan

Bila gairah mulai memuncak ketika bercinta, tanpa disadari Anda juga akan mempercepat gerakan Anda.

Hal tersebut boleh saja dilakukan, namun Anda jangan sampai gerakan ini menyakiti Anda atau pasangan. Lebih baik Anda melakukannya secara perlahan sambil menikmati sensasi bercinta seks anal Anda.

Selain akan memberikan kenikmatan, melakukan seks anal dengan gerakan lambat juga akan mengurangi Anda dari bahaya mimpi buruk masuk ke UGD dikarenakan terluka ketika sedang berhubungan seks.

Jika Anda tipe orang yang tidak menyukai gerakan seks yang lambat, Anda bisa menyiasatinya dengan cara melakukan pemanasan atau melakukan simulasi gerakan-gerakan kecil.

Misalnya, memulai dengan memasukan jari yang telah diberikan pelumas. Hal ini juga sebagai persiapan agar anus tidak 'kaget' ketika penis dimasukkan ke dalam anus untuk memulai seks anal.

3. Gunakan Kondom

Karena gerakan seks anal berbeda dengan gerakan seks pada umumnya, maka hal ini juga berpotensi penularan virus maupun penyakit.

Maka, untuk menghindari adanya penularan virus melalui seks anal, Anda disarankan menggunakan kondom untuk menghindari terjadinya penularan virus HIV, gonorea, klamidia, maupun herpes.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:


Sumber

1 komentar

  • Components / Icons / Close
    woqjvqcxdc http://www.gxdu42y0402vbzm6uc6yf159584tp7w1s.org/
    [url=http://www.gxdu42y0402vbzm6uc6yf159584tp7w1s.org/]uwoqjvqcxdc[/url]
    awoqjvqcxdc

    woqjvqcxdc on

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi