FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120.000
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Hamil Ketika Masa Haid? Mungkinkah?

Tidak haid dalam sebulan biasanya dikaitkan dengan kehamilan. Namun, mungkinkah Anda justru hamil ketika masa haid?

ANDA mungkin memiliki beberapa pertanyaan terkait dengan kesehatan seksual tapi lebih baik untuk tidak mengutarakannya karena mungkin Anda merasa tidak nyaman untuk mempertanyakan hal tersebut.

Namun, faktanya adalah, pertanyaan mengenai seks, siklus menstruasi dan usaha untuk hamil akan terus mengikuti Anda sepanjang waktu.

Tenang saja, karena di luar sana ada banyak wanita yang mengalaminya. Dengan kata lain, Anda tidak sendirian saat Anda bertanya-tanya apakah mungkin hamil tapi haid?

Dan, jawabannya ternyata cukup mengejutkan karena tidak serta merta "ya" atau "tidak", lho. Yuk, simak beberapa ulasan jawabannya berikut ini!

Bisakah Anda Hamil Saat Masa Menstruasi?

Jawaban singkatnya adalah “ya”, Anda bisa. Jawaban panjangnya, itu akan tergantung pada lamanya siklus haid Anda, seberapa teratur siklusnya dan berapa lama haid Anda biasanya berlangsung.

Selain akan membuat Anda tidak nyaman, berhubungan seksual selama masa haid secara umum tidak akan menimbulkan terjadinya ovulasi.

Kemungkinan besar ovulasi Anda pada masa ini akan menurun tajam dan sangat kecil kemungkinannya. Jadi, probabilitas haid tapi hamil masih cukup kecil.

Rata-rata wanita memiliki enam hari untuk berhubungan seksual dengan kemungkinan hamil lebih besar.

Masa tersebut juga biasanya disebut dengan “masa subur” yang terdiri dari lima hari sebelum ovulasi dan pada hari ovulasi itu sendiri.

Namun, seperti halnya dengan jumlah hari ovulasi yang bervariasi dari bulan ke bulan, enam hari kesuburan itu pun dapat bervariasi. Gunakan aplikasi kalender masa haid untuk mengecek masa subur Anda.

Bagaimana Dengan Wanita yang Memiliki Siklus Menstruasi Pendek?

Meski kecil kemungkinan seorang wanita dengan siklus haid 28 hari yang teratur mengalami hamil tapi haid, bagi wanita dengan siklus menstruasi lebih pendek (21-24 hari) memiliki peluang untuk hamil tapi haid karena mereka dapat berovulasi lebih dini.

Biasanya, ovulasi terjadi antara hari 12-16. Wanita dengan siklus haid pendek dapat berovulasi 5 hari lebih awal.

Oleh karena itu, berhubungan seks menjelang akhir siklus menstruasi dapat mengakibatkan sperma bertahan cukup lama, hingga bertepatan dengan ovulasi dini.

Bisakah Anda Hamil Tepat Sebelum Menstruasi?

Bagi wanita yang memiliki siklus haid normal yaitu selama 28-30 hari atau lebih dan siklusnya teratur, maka akan cukup aman untuk mengatakan bahwa ovulasi Anda akan terjadi antara hari 11 dan hari 12.

Telur hanya tersedia selama 12 hingga 24 jam untuk pembuahan. Itu berarti, akan sulit untuk melihat tanda tanda kehamilan pada hari-hari tepat sebelum menstruasi.

Lendir serviks yang kerap keluar dari vagina dapat membantu memberikan Anda sinyal masa kesuburan, namun pada hari-hari sebelum menstruasi, jumlahnya seharusnya sudah menurun drastis.

Akan tetapi, bagi wanita dengan siklus yang pendek atau tidak teratur, haid tapi hamil bisa saja terjadi.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Menstruasi Tidak Teratur?

Jika ternyata menstruasi Anda tidak teratur, Anda mungkin dapat melakukan serangkaian tes hormon lengkap untuk menentukan kesehatan hormonal Anda.

Jika ada ketidakseimbangan, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasinya agar tanda tanda kehamilan cepat muncul. Ada banyak cara alami untuk membantu mengatur menstruasi Anda, antara lain adalah:

  • Kurangi konsumsi kafein, gula, alkohol, daging, obat-obatan lain yang dapat mempengaruhi keseimbangan hormon dan mengurangi kemungkinan terjadinya pembuahan.
  • Konsumsi suplemen vitamin C. Menurut sebuah studi menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu wanita dengan fase luteal yang tidak sempurna dan kadar progesteron yang rendah.
  • Cobalah melakukan Lunaception, praktik dimana Anda tidur dalam kegelapan total, karena terlalu banyak cahaya di malam hari dapat menghambat produksi melatonin, dan hipotamalus yang mengatur tekanan darah, suhu tubuh dan sistem endoktrin. Ketika hipotamalus tidak menerima cukup melatonin, maka sistem hormonal akan terganggu.
  • Olahraga yang teratur. Hal ini tidak hanya akan membuat tubuh bugar, namun juga mengurangi kadar lemak dalam tubuh secara keseluruhan, karena ini terkait dengan sindrom polikistik ovarium, infertilitas dan masalah hormonal lainnya. Olahraga setiap hari dapat membantu mengatur siklus menstruasi Anda.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:


Sumber

4 komentar

  • ZyWedPnOc

    hnExpJQocWYGAZC on
  • mtBknaWSyIeKVJf

    DLSjvGJmINYbFna on
  • hcAnkXirdqZ

    bJjhqiumEZTaYfWl on
  • NUbxCRIvwfLo

    JNwEdMFUoOl on

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi