Cart 0

Keranjang belanja Anda kosong

Jadi yang pertama untuk mencoba ONE® - The Next Generation Condoms. Beli Sekarang

#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Fungsi, Jenis, dan Cara Pakai Alat Tes Kesuburan

Fungsi, Jenis, dan Cara Pakai Alat Tes Kesuburan

SECARA sepintas, bentuk alat tes kesuburan wanita atau tes ovulasi memang mirip dengan test pack kehamilan. Cara menggunakannya pun sama, Anda juga harus menggunakan urin dengan alat tesnya. Hasil tes yang keluar akan memberitahu, apakah saat itu Anda sudah masuk masa subur atau belum.

Kalau hasil tes kesuburan positif, maka itu tandanya Anda berada di masa subur dan diimbau untuk rutin berhubungan intim hingga beberapa hari ke depan.

Cara kerja alat tes ovulasi

Jika tes kehamilan dipakai untuk mencari tahu tentang kadar hCG dalam urin, lain halnya dengan test pack kesuburan yang mendeteksi kadar hormon LH dalam urin. Biasanya ketika ovulasi kian mendekat, kadar LH juga akan meningkat tajam.

Melonjaknya kadar LH ini sering disebut dengan istilah LH surge. Karena ovulasi biasanya berlangsung 36 jam setelah LH surge, maka pasangan diimbau berhubungan intim 2 hari sebelum ovulasi agar cepat hamil.

Metode ini agak berbeda dengan alat tes ovulasi digital yang juga mampu mendeteksi estrogen. Saat estrogen mulai meningkat sebelum LH surge, maka alat ini bisa mengingatkan Anda bahwa ovulasi sudah di depan mata. Dengan begitu, Anda dapat rutin berhubungan intim bahkan sejak seminggu sebelum terjadinya ovulasi.

Tips penggunaan alat tes kesuburan

Sebelum menggunakannya, pastikan untuk membaca petunjuknya terlebih dahulu karena beda merek, bisa jadi lain pula cara kerjanya. Soal kapan waktu untuk tes, Anda sebaiknya melakukannya 2 hari sebelum ovulasi. Jika Anda merasa ovulasi mungkin terjadi pada hari Kamis misalnya, maka lakukan tes di hari Selasa.

Tapi kalau tidak yakin soal kapan waktunya ovulasi, maka gunakan bantuan kalkulator ovulasi online. Untuk perempuan yang haidnya tidak teratur, lakukan tes pada tanggal paling awal dan akhir ovulasi sesuai perkiraan Anda.

Test pack kesuburan biasanya memuat 2 garis, pertama sebagai patokan saja. Yang kedua adalah garis yang menunjukkan hasil tes. Jika warna strip kedua ini sama gelap atau bahkan lebih gelap dari garis pertama, maka itu tandanya LH surge sedang terjadi. Inilah waktu dimana Anda harus rutin berhubungan intim agar bisa hamil.

Bila tes dilakukan selama 5 hari, maka kemungkinan untuk memprediksi ovulasi semakin besar yakni 80 persen. Namun bila Anda melakukannya selama 10 hari, maka persentase tersebut akan meningkat menjadi 95 persen.

Keunggulan memakai alat tes ovulasi

Mudah digunakan merupakan kelebihan pertama alat ini. Tak seperti metode deteksi ovulasi dengan mencatat suhu basal tubuh, Anda tak perlu repot mengukur suhu tubuh setiap paginya.

Kelebihan lain dari alat ini adalah, hasilnya bisa memprediksi ovulasi sebelum itu terjadi, bukan sesudahnya. Mencatat suhu basal tubuh tak bisa memberitahukan kapan saatnya untuk rutin berhubungan intim, kecuali bila Anda juga aktif memeriksa tekstur cairan yang keluar dari vagina.

Selain itu, test pack kesuburan bisa dipakai kapan saja, tak harus langsung setelah bangun tidur seperti metode pencatatan suhu basal tubuh. Selama test pack dipakai pada jam yang sama setiap harinya, maka hasilnya sudah cukup akurat. Kelebihan lain dari test pack ini adalah tidak perlu repot memeriksa tekstur cairan vagina.

Jenis-jenis alat tes ovulasi

Sama seperti test pack kehamilan yang datang dalam berbagai bentuk, harga, dan merek, begitu pula dengan alat tes kesuburan wanita.

1. Compact

Salah satu jenis alat tes kesuburan yang ada di pasaran muncul dalam bentuk digital. Tak hanya mampu mendeteksi 2 jenis hormon yaitu LH dan estrogen, alat tes ovulasi digital juga bisa mendeteksi masa subur lebih detail ketimbang jenis lainnya.

2. Strip

Jenis lainnya, strip dipasarkan dengan harga yang lebih terjangkau. Beberapa wanita bahkan sering membeli tes ovulasi strip dalam jumlah banyak agar mereka bisa melakukan tes secara rutin supaya deteksi masa subur tak sampai terlewatkan.

3. Scope

Berbeda dengan compact dan strip, tes ovulasi bentuk scope menggunakan air liur sebagai media tes. Scope juga dapat digunakan berulangkali, sehingga lebih praktis dan ramah lingkungan. Selesai menggunakannya, Anda tinggal melap dan menggunakannya kembali di waktu selanjutnya.

Waktu yang tepat untuk melakukan tes kesuburan

Dengan harganya yang murah dan mudah untuk didapatkan dimana saja, alat ovulation test tidak akan membuat Anda kesulitan untuk menggunakannya. Cara memakainya pun terhitung mudah. Namun seringkali, wanita memakai alat ovulation test berakhir dengan tidak efektif. Untuk mendapatkan kalender kesuburan yang maksimal, diperlukan timing dan waktu yang tepat untuk melakukan tes. Ini dikarenakan, pada setiap bulannya Anda hanya memiliki beberapa hari masa subur wanita yang dapat meningkatkan peluang Anda untuk hamil. 

Batasi asupan air minum

Sebelum Anda melakukan tes kesuburan, ada baiknya Anda tidak mengonsumsi segala jenis cairan karena asupan pada tubuh faktanya dapat mempengaruhi terhadap hasil pengujian kesuburan wanita, seperti makanan penyubur kandungan dan juga air yang Anda minum.  Jadi, jika Anda ingin memiliki masa subur wanita yang baik, sangat disarankan agar Anda tidak mengonsumsi cairan apapun sebelum melakukan tes.

Waktu terbaik untuk melakukan tes kesuburan

Pada tes kehamilan, cara terbaik yang diketahui para wanita dewasa untuk melakukannya adalah pagi hari setelah bangun tidur pada buang air kecil pertama. Namun pada tes kesuburan wanita prakteknya berbeda. Tes kesuburan tidaklah penting untuk harus dilakukan di setiap pagi hari, melainkan adalah periode waktu yang digunakan. Tes harus dilakukan pada jam yang sama setiap harinya untuk mengetahui masa subur Anda. Disarankan untuk melakukan pengujian di antara jam 11 siang hingga jam 3 sore. Terkecuali, dokter Anda menyarankan untuk melakukan pengujian di jam yang berbeda.

Uji dua kali sehari

Diketahui beberapa wanita melakukan tes sebanyak dua kali dalam sehari dengan alasan untuk sengaja mengetahui kapan ia sedang bergairah. Nah, Anda juga bisa mencoba dengan cara ini. Jika Anda berminat untuk melakukan hal serupa, disarankan agar melakukan pengujian setidaknya dengan selang waktu selama 10 jam dalam sehari. Memang, sih, biaya yang dikeluarkan akan lebih banyak, namun untuk mengakalinya, Anda bisa mencoba dengan membeli paket tes kesuburan dengan bonus 20 ovulation tests. 

Kelemahan tes kesuburan

Tentu saja, dari segi biaya salah satunya. Walaupun tergolong murah, namun kalau intensitas pemakaiannya tinggi, maka akan butuh dana yang besar juga. Hal ini biasanya dialami oleh perempuan yang siklus bulanannya tidak teratur.

Di samping itu, walau sudah ada petunjuk kemasannya, beberapa perempuan tetap saja kesulitan membaca hasil tesnya. Apalagi kalau warna gelap pada garis ke-2 terlihat ambigu, benarkah sudah lebih gelap dari garis pertama atau belum?!

Jika kondisi semacam ini terjadi beberapa kali bahkan berulang-ulang, maka lebih baik Anda memakai tes dalam bentuk digital saja. Tentunya butuh dana lebih bila ingin memilih metode ini.

Hal lain yang perlu diketahui adalah tes ovulasi mungkin takkan bekerja optimal pada wanita penderita PCOS (sindrom polikistik ovarium). Alasannya, LH surge pada penderita PCOS biasanya selalu tinggi. Selain itu, cairan vagina penderita PCOS umumnya juga selalu banyak sehingga sulit untuk mengetahui gejala ovulasinya.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi