Cart 0

Keranjang belanja Anda kosong

Jadi yang pertama untuk mencoba ONE® - The Next Generation Condoms. Beli Sekarang

#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Exfoliating 101: Segala Hal yang Wajib Anda Ketahui Tentang Eksfoliasi

Ada banyak cara merawat wajah, salah satunya dengan mengeksfoliasi wajah menggunakan exfoliator. Namun, jika tidak dilakukan dengan hati-hati, kesalahan eksfoliasi bisa berbahaya, lho.

Exfoliating 101: Segala Hal yang Wajib Anda Ketahui Tentang Eksfoliasi

EXFOLIASI adalah salah satu cara mengangkat sel kulit mati dari lapisan terluar kulit. Eksfoliasi bermanfaat untuk menghilangkan kulit kering dan kusam, mencerahkan kulit, dan membantu regenerasi sel. 

Ada beberapa metode berbeda yang dapat digunakan untuk eksfoliasi, dan metode-metode ini dapat ditentukan dengan melihat terlebih dahulu apa jenis kulit Anda.

Pada beberapa kondisi kulit, cara mengangkat sel kulit mati dengan eksfoliasi justru tidak dianjurkan sama sekali.

Apa yang Dapat Digunakan untuk Melakukan Eksfoliasi?

Beberapa metode dan alat berbeda yang dapat digunakan untuk eksfoliasi antara lain adalah facial scrub dan exfoliating brush, sponge atau glove untuk physical exfoliator (eksfoliasi fisik), dan asam (acid) sebagai chemical exfoliator (eksfoliasi kimiawi).

Untuk asam, yang bisa Anda gunakan adalah alpha-hydroxy acids (AHAs) dan beta-hydroxy acids (BHAs). Beberapa jenis AHA yang terdapat pada produk kecantikan adalah glycolic, lactic, tartaric, dan citric acids.

Fungsinya ialah untuk mencegah jerawat, mencegah penuaan, serta membantu mengurangi tanda-tanda kerusakan pada kulit dengan mengangkat lapisan pada bagian terluar kulit.

Sementara itu, BHA yang biasanya terdapat dalam exfoliator adalah beta hydroxyl dan salicylic acid yang dapat menenangkan kemerahan dan iritasi pada kulit, serta menghilangkan minyak berlebih.

Eksfoliasi Berdasarkan Tipe Kulit

Ketika melakukan physical exfoliation, Anda harus ingat untuk selalu mengaplikasikan eksfoliator dengan tekanan secukupnya, tidak digosok dengan kasar karena dapat mengiritasi kulit Anda.

Jangan gunakan eksfoliator pada area kulit yang sedang iritasi atau memiliki luka terbuka, serta pastikan Anda memakai pelembap setelahnya.

1. Kulit Kering

Eksfoliasi penting dilakukan pada kulit kering, tetapi hindari penggunaan physical exfoliator karena prosesnya dapat menimbulkan microtears atau luka kecil yang buruk bagi kulit.

Penggunaan chemical exfoliator akan lebih efektif karena glycolic acid akan membantu menghilangkan sel-sel kulit mati yang ada pada permukaan kulit dan merangsang pertumbuhan kulit baru yang lebih sehat.

2. Kulit Sensitif

Penggunaan physical exfoliator dalam bentuk apa pun pada kulit sensitif hanya akan membuat kulit menjadi iritasi dan memerah. Chemical exfoliator berbahan lembut lebih cocok untuk dijadikan pilihan.

Anda dapat juga menggunakan salicylic acid untuk jerawat, tentu dengan anjuran dari dermatologis.

3. Kulit Berminyak

Jika Anda memiliki jenis kulit dengan minyak berlebih, penggunaan physical exfoliator dapat dijadikan salah satu cara merawat wajah rutin.

Kulit berminyak sering kali memiliki lapisan ekstra pada kulit terluar yang hanya dapat hilang jika diatasi dengan proses eksfoliasi fisik. 

4. Kulit Normal

Kulit normal biasanya cocok dengan metode eksfoliasi apa pun. Berbagai cara mengangkat kulit mati dapat dilakukan selama tidak terlalu berlebihan untuk jenis kulit ini.

5. Kulit Kombinasi

Tipe kulit kombinasi sedikit lebih rumit perawatannya dibanding dengan jenis kulit yang lain. Anda mungkin akan memerlukan kombinasi dari physical dan chemical exfoliator.

Meski begitu, jangan pernah memakai keduanya sekaligus pada seluruh area wajah secara bersamaan, ya. Anda harus mengetahui dulu bagian wajah mana yang menghasilkan minyak berlebih, dan mana yang tidak.

Seberapa Sering Sebaiknya Eksfoliasi Dilakukan?

Seberapa seringnya seseorang harus melakukan eksfoliasi akan bergantung kepada jenis kulit serta jenis eksfoliator yang digunakan. Beberapa jenis eksfoliator jauh lebih keras dibanding jenis eksfoliator lainnya.

Sebagai contoh, eksfoliasi kulit kering cukup dilakukan sebanyak satu sampai dua kali seminggu, sementara kulit berminyak akan memerlukan eksfoliasi secara lebih rutin.

Manfaat dari Eksfoliasi

Secara keseluruhan, manfaat eksfoliasi adalah:

  • Menghilangkan sel-sel kulit mati
  • Memperbaiki siklus pertumbuhan kulit
  • Mencerahkan kulit
  • Membantu pelembap dan serum menyerap dengan lebih maksimal

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:


Sumber

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi