Cart 0

Keranjang belanja Anda kosong

FREE ONGKIR 11-30 November, tanpa minimum order khusus Jawa & Bali.

#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Buang Air Kecil Sakit Setelah Berhubungan Intim? Ini Penyebabnya!

Pernahkah Anda merasa buang air kecil sakit setelah berhubungan intim? Rasa sakit yang timbul ini bisa menjadi tanda bahwa adanya infeksi atau penyakit di sekitar organ intim.

Buang Air Kecil Sakit Setelah Berhubungan Intim

RASA nyeri atau sakit pada sekitar penis atau Miss V biasanya berupa lecet, infeksi, atau bahkan memar. Begitu juga pada wanita, biasanya gejala awal yang dirasa yaitu keluarnya cairan yang tidak nomal berwarna kuning atau hijau, menyebabkan rasa gatal, sakit, dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Jika tidak ada yang pernah bilang sebelumnya, Anda perlu tahu rahasia kecil ini: "Buang air kecil setelah berhubungan seks bukan hanya ide yang baik, tapi ide yang sangat brilian!"

Sementara itu, penelitian mengungkapkan bahwa Anda tidak perlu buang air kecil lagi sebelum berhubungan intim. Bahkan, beberapa dokter berspekulasi bahwa buang air kecil sebelum melakukan hubungan seks adalah kontributor utama yang memicu masuknya bakteri melalui saluran kencing wanita saat berhubungan seks dan penyebab utama infeksi saluran kemih (ISK) pada wanita. 

Jika Anda tidak pernah merasa sakit saat buang air kecil setelah berhubungan intim, percayalah Anda beruntung! Ada beberapa wanita yang mengalami sensasi terbakar ketika buang air kecil setelah berhubungan seks. Satu-satunya cara untuk mengetahui akar penyebab atau alasannya adalah dengan berkonsultasi ke ahli kesehatan medis.

Bagi pengantin baru, biasanya infeksi saluran kencing disertai rasa sakit ini sering terjadi karena infeksi kandung kencing (sistitis).

Sistitis ini biasanya menimbulkan rasa nyeri atau buang air kecil yang terasa sakit dan panas, bahkan bisa membuat urin Anda berwarna merah. Jika mengalami ini, Anda harus segera menanganinya agar tidak berlanjut ke penyakit yang lebih parah.

Jadi, bagaimana bisa sesuatu yang terasa begitu nikmat membuat Anda merasa sakit setelahnya?

Benar-benar tidak ada yang lebih buruk daripada harus mengakhiri sesi bercinta romantis (ataupun liar) dengan bergegas ke rumah sakit atau memanggil dokter kandungan saat Anda menggeliat kesakitan.

Belum lagi, timbulnya kecanggungan yang akan membuat Anda dan pasangan merasa sesi bercinta berakhir tidak baik. Timbulnya rasa sakit saat buang air kecil setelah berhubungan intim disebabkan oleh beberapa faktor. Apa sajakah itu? Ini dia ulasannya.

Uretritis

Tidak sama dengan ISK (infeksi saluran kemih) yang memiliki sensasi nyeri yang mirip, uretritis adalah peradangan uretra yang disebabkan masuknya bakteri. Terkadang, penyebabnya adalah bakteri terkait penyakit menular seksual (PMS). Namun, dalam banyak kasus, ISK non-bakterilah yang menjadi penyebabnya.

Apapun penyebabnya, tanpa adanya pengobatan, uretritis akan membuat Anda merasa sakit saat buang air kecil setelah berhubungan seks dan bahkan lama setelahnya. Jika diabaikan, maka akan memburuk.

Rasa panas seperti terbakar akan terjadi beberapa hari setelah hubungan intim di mana bakteri memiliki waktu yang diperlukan untuk masuk dan berkembang di dalam tubuh. Kondisi ini hanya bisa diatasi dengan antibiotik dan sulit sembuh dengan sendirinya.

Infeksi saluran kemih atau ISK

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, infeksi saluran kemih umum terjadi di kalangan wanita. Anda mungkin merasa sedikit nyeri pada punggung di sekitar area ginjal dan rasa sakit saat buang air kecil yang makin lama semakin bertambah.

Seringkali, wanita penderita ISK tidak hanya merasa sakit ketika harus buang air kecil, tapi juga akan memiliki keharusan untuk buang air kecil lebih sering tapi tanpa alasan yang jelas.

Ada banyak apotek dan toko obat yang menjual obat-obatan untuk membantu mengatasi rasa panas (terbakar), tetapi Anda tetap harus pergi ke dokter. Antibiotik adalah pengobatan yang paling umum untuk ISK. 

Baca juga: Buang Air Kecil Setelah Seks Hindarkan Infeksi Saluran Kemih

Infeksi atau penyakit menular seksual (PMS)

Terkadang, timbulnya rasa sakit saat buang air kecil bisa disebabkan karena infeksi atau penyakit menular seksual. Beberapa PMS tidak langsung menunjukkan gejala awal hingga beberapa hari, bahkan minggu kemudian.

Beberapa PMS yang bisa menyebabkan rasa nyeri ketika buang air kecil setelah berhubungan seks beberapa hari sampai beberapa minggu kemudian meliputi: Herpes, Kutil kelamin, Sifilis, Gonore, serta Klamidia.

Jika Anda tidak merasa sakit saat buang air kecil sesaat setelah berhubungan seks, tetapi mengalaminya sekarang dan ada perubahan pada debit ataupun aromanya, pastikan untuk tidak mengabaikannya. Tak ada salahnya untuk coba lakukan tes penyakit menular seksual di rumah sebelum berkonsultasi ke dokter.

Uji Alat Tes Sifilis, Rp. 27,300; beli di sini

Teknik yang tidak benar

Kadang-kadang aktivitas bercinta bisa terjadi di luar kebiasaan, tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya, melakukan hubungan seks ada urutannya, lho. Urutan atau bisa saja, teknik, dalam melakukan hubungan seks ini akan membuat Anda berdua merasa lebih nyaman.

  • Agar aman, selalu ingat untuk menetapkan aturan sebelum aktivitas seksual berlangsung.
  • Misalnya, dengan membiarkan pasangan Anda tahu bahwa Anda ingin menikmatinya dan melakukan seks yang aman pada saat yang sama.
  • Itu berarti, pasangan Anda tidak diperbolehkan untuk melakukan seks anal ke vaginal seks tanpa transisi bersih antara keduanya.
  • Selain itu, jika pasangan Anda belum diuji untuk PMS, lebih baik bermainlah aman dan menggunakan kondom.
Baca juga: 5 Hal yang Wajib Anda Lakukan Setelah Berhubungan Intim

    Hormon yang tidak seimbang

    Kadang-kadang, sakit buang air kecil yang terjadi setelah berhubungan seks hanyalah sebuah kebetulan. Salah satu pemicu nyeri saat buang air kecil adalah hormon yang tidak seimbang. Hormon yang tidak seimbang bisa mengakibatkan sedikit darah tercampur dalam urin, atau kekeringan pada Miss V. Jika sudah tahu hormon Anda berubah, atau Anda baru saja melalui proses bersalin, perubahan hormon bisa menjadi penyebabnya. 

    Darah dalam urin dari ginjal

    Setelah tahu bahwa yang Anda alami adalah ISK, mungkin ada rasa sedikit lega karena paling tidak, kini Anda paham penyebabnya. Tetapi waspadalah, karena terkadang ada bahaya yang tersembunyi di ginjal. Alasan sakit saat buang air kecil ketika Anda memiliki infeksi ginjal adalah karena darah mengalir di tubuh Anda dalam urin. Jika sakit saat buang air kecil setelah berhubungan seks muncul dan Anda sudah membersihkannya, tapi Anda masih merasa tidak nyaman, ini bisa menjadi penyebabnya.

    Tidak cukup pelumas selama berhubungan seksual

    Tergantung pada waktu hubungan seksual berlangsung, daya tarik antar pasangan, stres di dalam kehidupan, atau tahap reproduksi seorang wanita pada saat itu, pelumasan alami mungkin tidak cukup untuk menghindari gesekan di sekitar klitoris, vagina, dan kulit sensitif.

    Hasil akhirnya bisa membuat Anda merasa sakit saat buang air kecil. Jika Anda sedang melalui masa primenopause atau menopause, dan ini terjadi dalam frekuensi apapun, pastikan untuk memeriksakannya ke dokter kandungan pada kunjungan Anda berikutnya. Atau, buat jadwal dengan dokter untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan.

    Untuk mengatasi ketidaknyamanan ini saat berhubungan intim, Anda bisa menggunakan lubricant. Pilih jenis lubricant yang aman untuk keseimbangan alami pH vagina seperti yang berbahan dasar air ataupun silikon.

    Smile Makers Lubricant Generous Gel - 30 mL, Rp. 238,500; beli di sini

    Nah, itu dia beberapa penyebab yang memicu timbulnya rasa sakit saat buang air kecil. Hal terpenting yang perlu diingat adalah apabila gejala terasa menyakitkan, maka berhentilah berhubungan intim untuk sementara. Nyeri selalu menjadi tanda bahwa Anda perlu memperhatikan tubuh Anda.

    Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

    100 komentar

    • Dok saya mau tanya kemaren sesudah saya berhubungan intim dengan suami saya, pas pipis rasa nya sakit perih terus disertai gatal, seperti ada luka berwarna putih pada liang vagina. Gmn yah cara mengatasi nya

      Nadila on
    • Dok kenapa setelah saya berhubungan intim,makin sering bentar" kekamar mandi kencing dan setelah dibersihin pakai air rasanya perih dan sakit!
      Apa penyebabnya ya dok?

      Ulfi on
    • Selamat malam..
      Dok, kenapa y miss v sy terasa sakit saat hubungan badan ,& pas mau buang air kecil pun masih terasa sakit dan perih..
      Mohon pencerahan y dok..
      Terimakasih

      Frizka adelina on
    • Dok misalkan gini saya dan suami berjauhan , pulang itu kurang lebih 4/5 bulan sekali, nah pas kita berhubungan sakitttttt banget kaya pas lagi mlm pengantin .. normal ngg sih dok?

      Ade masripah on
    • Ass….dok knp miss sy sakit setelah berhubungan …saat d masukan penis
      Apa pengaruh dr berhentinya mens
      Kira2 bajaya ga dok
      Tks

      Win on

    Tinggalkan komentar

    Artikel Terkait

    Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
    Download sekarang:

    Logo Google Play Logo Google Play
    icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
    Halaman Privasi
    Gambar Halaman Privasi