Advertisement
Advertisement

Bolehkah Hair Removal Krim Digunakan untuk Membersihkan Bulu Kemaluan?

Hair removal menjadi salah satu metode kecantikan yang populer. Manfaat hair removal yang paling diinginkan adalah tubuh tampil bersih tanpa rambut.  

PROSES menghilangkan rambut diatas permukaan kulit dengan produk-produk serupa bekerja dengan menghilangkan protein rambut di permukaan kulit sehingga mudah terlepas.

Ketika ingin menghilangkan pubic hair atau rambut di daerah kemaluan, ada area yang membuat ini sulit dan harus dilakukan dengan hati-hati, yaitu : scrotum pada pria dan labia pada wanita, serta ujung penis dan daerah vagina.

Scrotum atau kantung buah pelir dan labia memiliki kulit yang sangat sensitif. Dengan mengoleskan hair removal krim di bagian ini, ada kemungkinan besar Anda akan merasakan rasa panas atau terbakar, walaupun ini merupakan hal yang umum.

Ujung penis dan pembukaan vagina, clitoris, ataupun vagina itu sendiri juga sangat sensitif. Meski secara teknis bagian kemaluan ini bukan lagi kulit, namun tetap dapat terkena bahan kimia terutama pada wanita.

Veet Dry Shea Butter & Lily - 60 gr, Rp.24,700; Beli Di Sini

Bahan kimia dalam hari removal dapat membuat bagian kemaluan menjadi iritasi, merasakan sensasi terbakar, dan pembengkakan.

Penggunaan hair removal krim di daerah kemaluan memang memiliki efek samping. Namun, kini mulai dikeluarkan krim untuk kulit sensitif. Perlu diingat bahwa manfaat hair removal krim ini adalah untuk kulit kaki yang sensitif dan bikini line, bukanlah untuk daerah kemaluan.

Tapi, jika Anda memang ingin menghilangkan rambut kemaluan, krim-krim ini bekerja lebih baik daripada krim tubuh dan kaki lainnya. Namun, hal ini tetap tidak disarankan karena memiliki lebih banyak efek samping dibanding manfaat hair removal yang diinginkan.

Jika Anda ingin melakukannya, lakukan tips dibawah ini untuk melakukannya dengan hati-hati dan mengurangi kemungkinan adanya efek samping yang berbahaya :

1. Lakukan Tes Pada Kulit

Direkomendasikan untuk mencoba sedikit krim di daerah kulit yang sensitif untuk melihat apakah adanya reaksi alergi, kemerahan, atau iritasi. Pilih area seperti bagian dalam paha selama sekitar 10 menit dan bersihkan dengan kain lembab. Setelah dibersihkan, perhatikan apakah kulit Anda memiliki reaksi tertentu.

Baca Juga : Banyak Stretch Mark Setelah Lahiran? Yuk Hilangkan Dengan 10 Cara Ini!

2. Hati-hati dalam Aplikasi Krim

Saat menggunakan hair removal krim di daerah kemaluan, lakukan dengan sangat hati-hati. Gunakan spatula, atau ujung dari botol untuk mengaplikasikan di lipatan atau daerah sempit lainnya. Jangan taruh krim di tangan dan mengoleskan dengan sembarangan.

3. Jangan Bersihkan Dengan Air

Air hanya akan membawa bahan kimia lebih dekat ke alat kemaluan. Gunakan kain basah untuk membersihkan krim agar lebih terarah dan tidak menyentuh bagian intim lainnya.

Itulah beberapa hal penting untuk dipertimbangkan sebelum menggunakan hair removal untuk mencukur bulu kemaluan. Bagaimana? Apakah Anda masih terpikir untuk menggunakan hair removal krim untuk membersihkan pubic hair?

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com

Gambar Halaman Privasi