FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120K
[Hiring] Tertarik Dengan Dunia eCommerce? Join AsmaraKu Now!
Advertisement
Advertisement

Benarkah Kondom Bisa Kadaluwarsa?

Di saat gelombang hasrat seksual sedang membara, mengecek masa kadaluwarsa kondom mungkin bukan hal utama yang Anda pikirkan. Tetapi, sesunguhnya itu adalah hal yang sepatutnya Anda lakukan.

KONDOM kadaluarsa adalah masalah nyata bagi setiap pasangan. Hal ini bisa berdampak pada kesehatan alat genital sekaligus kenyamanan dalam bercinta.

Terbuat Dari Apa Kondom?

Biasanya, kondom dibuat dari salah satu dari tiga bahan: lateks, poliuretan, atau kulit domba. Menurut Dr. Leah Millheiser di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, sejumlah orang yang memiliki alergi lateks, lebih baik bisa memilih poliuretan sebagai opsi terbaik.

Sementara itu, pilihan alternatif berupa kondom yang terbuat dari kulit domba memang cukup aman untuk penderita alergi lateks. Sayangnya, terkadang kondom ini tidak selalu bisa mencegah penularan Penyakit Menular Seksual.

Meski memiliki bahan berbeda, tetapi keduanya tetap memiliki satu kesamaan, yaitu tidak bertahan selamanya alias mempunyai batas masa pemakaian atau kadaluwarsa.

Baca juga: Wah, Ini Dia 12 Fakta Sejarah Kondom yang Belum Anda Tahu!

Mengapa Kondom Kadaluwarsa?

Seperti banyak produk medis lainnya, kondom juga bisa kadaluwarsa. Penyebabnya cukup beragam. Faktor-faktor tertentu yang bisa memengaruhi seberapa cepat kondom kadaluarsa antara lain adalah:

1. Penyimpanan

Masa penyimpanan selama bertahun-tahun di dalam saku, dompet, tas, atau kotak obat dapat memengaruhi kualitas kondom. Itulah sebabnya, penting bagi Anda menyimpan kondom di tempat yang aman.

Sebaiknya, hindari menyimpan kondom di kamar mandi karena kelembaban suhu kamar mandi bisa memicu jamur dan mengurangi kualitas kondom. Simpan kondom di tempat yang kering, tidak terpapar langsung sinar matahari dan tidak pengap.

2. Material

Jenis bahan kondom juga membuat perbedaan seberapa cepat masa kadaluwarsa. Bahan alami seperti kulit domba lebih cepat rusak ketimbang bahan sintetis seperti lateks dan poliuretan.

3. Aditif

Aditif kimia seperti spermisida dapat mempersingkat masa pakai kondom beberapa tahun. Spermisida memakan waktu hingga dua tahun dari rentang penggunaan untuk kondom lateks dan poliuretan.

Belum jelas apakah pelumas tambahan turut mempengaruhi kedaluwarsa, jadi berhati-hatilah. Jika Anda melihat ada tanda-tanda aus, sobek atau mencium bau yang tidak biasa, buang kondom dan pakai kondom yang baru.

Jadi, Berapa Lama Kondom Bisa Dipakai?

Kondom lateks umumnya mempunyai batas waktu pemakaian selama rata-rata lima tahun setelah tanggal pembuatan. Akan tetapi, batas waktu ini masih bisa bervariasi jika ditambahkan pelumas dan spermisida.

Daripada menghitung-hitung sendiri berapa lama kondom masih bisa dipakai, lebih baik lihat langsung tanggal kadaluwarsa yang tercantum pada kemasan. Penyimpanan adalah kunci agar kondom bisa bertahan lama dan menjaga kualitasnya.

Simpan di tempat yang sejuk atau masukkan dalam laci. Hindari suhu tinggi atau terpapar sinar matahari langsung. Agar bisa lebih mudah mengetahui tanggal kadaluwarsa, tuliskan juga tanggal kadaluwarsa dengan spidol di bagian kemasan masing-masing kondom.

Mengapa Kondom Mempunyai Tanggal Kadaluwarsa?

Faktanya, setelah jangka waktu tertentu, kondom mengalami penurunan kualitas. Ini berarti kondom bisa lebih mudah rusak dan terkoyak selama beraktivitas seksual.

Selain itu, seiring berjalannya waktu, spermisida dalam kondom dapat kehilangan potensinya dan lateks atau pelumas bisa mengering. Selain kurang efektif, kondom kadaluarsa juga dapat membuat kulit iritasi, yang bisa berdampak infeksi kuman atau virus.

Bolehkah Menggunakan Kondom Kadaluwarsa?

Di satu sisi, dokter memperingatkan pengguna bahwa resiko kondom kadaluarsa adalah peningkatan penularan Penyakit Menular Seksual atau kehamilan yang tidak diinginkan.

Namun, para dokter sepakat bahwa efek kondom kadaluarsa kadang bisa lebih baik daripada tidak memakai kondom sama sekali.

Jika Anda memiliki kondom yang sudah kadaluwarsa dan tidak ada alternatif lain, gunakan kondom yang sudah kadaluwarsa ini karena masih ada kemungkinan kondom tidak akan pecah.

Untuk mengetahui kualitas kondom yang sudah kadaluwarsa masih cukup bagus atau tidak, Anda harus mengujinya terlebih dahulu. Isi dengan air seperti balon, dan jika ada air yang merembes atau keluar, berarti kondom sudah terkoyak dan sebaiknya jangan digunakan.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com

Gambar Halaman Privasi