FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120K
[Hiring] Tertarik Dengan Dunia eCommerce? Join AsmaraKu Now!
Advertisement
Advertisement

Perlukah Memakai Kondom Walau Sudah Minum Pil KB?

Ada banyak jenis alat kontrasepsi yang dapat dipilih untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Salah satu yang cukup populer adalah kondom karena dirasa lebih fleksibel dan aman bagi semua orang.

NAMUN, banyak juga orang yang bertanya apakah tetap perlu memakai kondom walau sudah menggunakan kontrasepsi lainnya seperti pil KB?

Alasan mengapa banyak orang masih ragu dengan alat kontrasepsi selain kondom biasanya karena anggapan menggunakan kondom merupakan cara paling efektif untuk mencegah sperma masuk ke dalam rahim.

Well, jawaban terbaik bagi kasus tersebut sebenarnya akan sangat bergantung pada apa yang Anda dan pasangan inginkan dan butuhkan.

Semua metode kontrasepsi termasuk kondom dapat membantu mencegah kehamilan, namun beberapa metode disinyalir lebih efektif dibandingkan dengan metode lainnya.

Jika seseorang memilih antara kondom dan pil KB hanya berdasarkan mana yang lebih efektif untuk mencegah kehamilan ketika digunakan dengan tepat, maka lebih baik pilihlah pil KB karena akan lebih efektif jika digunakan dengan benar.

Tetapi biasanya itu bukan satu-satunya faktor dalam mengambil keputusan pemilihan alat kontrasepsi dan banyak orang tidak hanya harus memilih satu jenis kontrasepsi saja.

Jika Anda menginginkan perlindungan yang paling efektif dan paling mudah untuk mencegah kehamilan yang diinginkan namun Anda tetap melakukan aktivitas seks dengan gaya seks yang memiliki probabilitas tinggi terjadi kehamilan maka Anda perlu menggunakan perlindungan ganda.

Yup, ini artinya harus berjaga-jaga dan menggunakan dua metode kontrasepsi sekaligus. Namun jika Anda merasa lebih nyaman dan sehat ketika menggunakan satu metode kontrasepsi maka Anda bisa menggunakan satu metode saja.

Intinya tidak ada ‘keharusan’ dalam kasus ini, semuanya akan sangat tergantung apa yang ingin Anda pilih secara individual berdasarkan apa yang Anda inginkan, yang membuat Anda nyaman dan Anda memahami betul setiap resikonya.

Pil KB atau Kondom?

Pil KB memiliki efektivitas mencegah kehamilan sebesar 99 persen jika digunakan dengan tepat dan sempurna.

Namun, ada banyak sekali orang yang tidak maksimal menggunakannya (biasanya karena lupa atau malas minum pil KB terutama saat tidak berhubungan intim) sehingga probabilitasnya rata-rata turun menjadi 92 persen.

Ini berarti bahwa setiap 100 orang yang menggunakan pil KB, sebesar 92 orang berhasil mencegah kehamilan sedangkan 8 orang lainnya gagal.

Ini semua tergantung pada pilihan Anda, apakah Anda yakin dengan error 8 persen tersebut?

Apabila dibandingkan dengan efektivitas kontrasepsi kondom, meskipun kondom paling aman pun tentunya tidak bisa mencegah kehamilan 100 persen.

Kondom memiliki efektivitas sebesar 98 persen jika digunakan dengan sempurna dan 85 persen jika tidak digunakan dengan baik. Jadi, jika dihitung saat menggunakan kedua kontrasepsi tersebut tentunya akan menurunkan probabilitas kehamilan.

Vivo Kondom Classic Thin - 3 Pcs, Rp.9,900; Beli Di Sini

Lagi-lagi, masalah pilihan alat kontrasepsi yang tepat akan sangat tergantung pada Anda dan pasangan. Ada beberapa orang yang hanya berusaha mencegah kehamilan namun jika memang dirinya hamil maka tidak mengapa, tetapi ada juga orang yang sangat-sangat mencegah terjadinya kehamilan.

Prioritas orang akan menentukan apa alat kontrasepsi yang dipilih. Jika Anda merasa perlu mencegah kehamilan namun tidak masalah ketika akhirnya hamil maka menggunakan satu alat kontrasepsi saja rasanya sudah cukup.

Lain lagi bagi Anda yang sangat berusaha mencegah kehamilan maka proteksi lebih juga diperlukan.

Pilhan yang Anda buat tentunya harus sudah dipertimbangkan terlebih dahulu apakah itu sesuai dengan apa yang Anda inginkan dan butuhkan, apakah Anda tahu resikonya dan apakah Anda sanggup menanggung resiko tersebut.

Hal ini perlu Anda bicarakan dengan pasangan. Ada beberapa alasan mengapa orang lebih memilih menggunakan kondom salah satunya adalah karena menurut mereka kondom paling aman sebagai kontrasepsi dan tidak beresiko terhadap kesehatan kedua pihak tidak seperti pil KB atau alat kontrasepsi lainnya yang mungkin bisa mempengaruhi kesehatan pihak wanita.

Anda juga perlu mempertimbangkan kenyamanan hubungan seksual Anda dengan pasangan.

Jika dengan hanya menggunakan satu jenis alat kontrasepsi membuat hubungan seksual Anda dan pasangan tidak nyaman dan tidak tenang maka Anda perlu mencoba membuat perlindungan lebih dengan pakai kondom agar tidak hamil.

Namun jika Anda sudah merasa nyaman dengan memakai satu alat kontrasepsi saja maka ya sudah cukup. Kenyamanan dalam hubungan seksual merupakan salah satu kunci hubungan asmara dengan pasangan, oleh karenanya Anda harus memperhatikan hal ini dengan cermat.

Anda juga tidak harus terpaku pada satu atau dua pilihan alat kontrasepsi saja. Ada banyak jenis alat kontrasepsi lainnya seperti implant dan IUD yang bahkan memiliki tingkat efektivitas mencegah kehamilan lebih tinggi dibandingkan pil KB.

Baca Juga : Seks saat Menstruasi, Bisakah Menyebabkan Kehamilan?

Jadi Anda tidak perlu khawatir ketika Anda memilih kontrasepsi dan Anda akan terpaku pada kontrasepsi itu selamanya, itu sangat tidak benar.

Jika Anda menggunakan pil KB dan Anda sedang menjalani pengobatan penyakit tertentu mungkin Anda harus meninggalkan pil KB karena mungkin obatnya akan bereaksi dengan pil KB.

Namun, satu hal yang harus Anda ketahui dan perhatikan adalah bahwa selain pakai kondom agar tidak hamil, kondom merupakan satu-satunya alat kontrasepsi yang mampu menurunkan resiko terkena infeksi menular seksual.

Ini harus menjadi perhatian karena kenyamanan dalam hubungan seksual tidak hanya dipengaruhi oleh resiko kehamilan namun juga bayang-bayang infeksi menular seksual.

Jika Anda yakin Anda dan pasangan sama-sama sehat dan tidak memiliki masalah infeksi menular seksual serta hanya setia pada satu pasangan maka pilihan tidak menggunakan kondom bisa digunakan. Namun, jika Anda ingin lebih yakin maka menggunakan kondom adalah keharusan.

Jadi Anda dan pasangan harus lebih bijaksana dalam memilih alat kontrasepsi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk memutuskan kontrasepsi terbaik.

 

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com

Gambar Halaman Privasi