Menu
Cart
[WE'RE HIRING] Ingin memiliki andil menjadi tonggak sejarah perubahan perekonomian Indonesia? Bergabunglah dengan AsmaraKu Family SAYA TERTARIK! (X)

WANITA

9 Penyebab Fase Menstruasi Terlalu Lama

Oleh: Astri Setyarini | 4 menit membaca


Menstruasi adalah siklus alami yang dialami oleh semua wanita di dunia setiap bulannya. Meskipun menstruasi adalah hal yang wajar terjadi, seringkali terjadi beberapa kasus, misalnya menstruasi yang terlalu lama. Mengapa hal ini dapat terjadi?

9 Penyebab Fase Menstruasi Terlalu Lama

MENSTRUASI atau haid dimaknai sebagai peristiwa fisiologis dan siklis pada wanita dalam masa reproduksi yang ditandai dengan keluarnya darah dari rahim sebagai akibat pelepasan selaput lendir rahim. Umumnya, siklus menstruasi wanita setiap bulan berlangsung selama tiga hari hingga seminggu. Meskipun semua wanita merasakan siklus haid, seringkali mereka mengalami beberapa peristiwa seputar haid, misalnya menstruasi yang tidak teratur setiap bulannya, atau menstruasi yang berlangsung lebih lama dari sebelumnya.

Bicara tentang siklus haid yang berlangsung lebih lama dari biasanya, ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Jika Anda adalah wanita yang biasa mengalami datang bulan selama lima hari, dan pada bulan berikutnya siklus haid Anda berlangsung selama seminggu, maka kondisi tersebut tidak perlu Anda khawatirkan.

Namun, jika  biasanya masa haid Anda berlangsung selama tiga hari, dan bulan berikutnya berlangsung selama lebih dari seminggu, maka Anda patut mencurigainya. Meskipun beberapa wanita berpendapat bahwa siklus haid abnormal terjadi karena faktor kelelahan, stres, dan kondisi kesehatan yang kurang fit, ada beberapa faktor lain yang patut Anda ketahui, seperti beberapa faktor berikut.

jual suplemen kesehatan ms v lengkap dan murah

Perubahan Hormon

Hal yang paling sering dianggap menjadi penyebab utama terjadinya fase menstruasi yang abnormal adalah perubahan hormon. Ketika level hormon berubah, maka lamanya siklus menstruasi juga akan ikut berubah. Perubahan hormon sendiri tidak perlu dikhawatirkan karena merupakan sesuatu yang normal terjadi.

Perubahan Kelenjar Tiroid

Saat memasuki usia 30-an atau 40-an akhir, terkadang wanita mengalami perubahan pada kelenjar tiroid mereka. Akibat dari kondiri ini adalah pendarahan yang cukup banyak saat datang bulan, atau siklus menstruasi yang berjalan cukup lama. Meskipun tidak berbahaya, konsultasi ke ginekolog menjadi hal yang disarankan saat kondisi ini terjadi.

Polip

Polip adalah pembengkakan abnormal pada selaput lendir yang dapat terjadi pada beberapa organ tubuh, termasuk rahim wanita. Ketika wanita memiliki polip dalam rahim mereka, mereka akan mengalami flek sebelum dan setelah masa haid mereka sehingga terlihat seakan-akan siklus haid mereka berjalan lebih lama dari biasanya.

Baca juga: Ternyata Menggunakan Tampon Tidak Menghilangkan Keperawanan Wanita

Polip umumnya jinak.  Namun, polip juga memiliki kemungkinan untuk berkembang menjadi lebih berbahaya, sehingga diperlukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut jika diketahui terdapat polip dalam rahim.

Pembekuan Darah

Meskipun masih jarang diketahui, pembekuan darah menjadi salah satu penyebab terjadinya menstruasi yang tidak teratur. Kondisi ini hanya perlu dikhawatirkan ketika terjadi pada gadis yang baru saja mengalami menstruasi pertamanya, namun langsung mengalami  fase menstruasi yang panjang dan mengalami pendarahan hebat selama masa tersebut.

Mengubah Pil Kontrasepsi

Menurut Everyday Health, beberapa contoh pil kontrasepsi dapat berdampak pada frekuensi, durasi, dan laju aliran darah saat haid. Mengubah pil kontrasepsi yang dikonsumsi dapat berdampak pada ketiga hal tersebut.

jual pembalut dan tampon terlengkap hanya di AsmaraKu

Infeksi Penyakit Menular Seksual

Berdasarkan penelitian dari American University, siklus haid yang berlangsung lama dan banyaknya jumlah darah yang keluar selama masa tersebut dapat menjadi pertanda seorang wanita terinfeksi penyakit menular seksual, seperti gonorrhea atau chlamydia. Biasanya, fase ini diikuti dengan beberapa tanda lainnya, seperti rasa nyeri yang teramat sangat pada perut dan rahim, atau munculnya flek saat masa haid berlangsung. Ketika seorang wanita mengalami gejala-gejala tersebut, konsultasi ke dokter menjadi salah satu solusi terbaik untuk mencegah penyebaran penyakit agar tidak semakin berbahaya.

Baca juga: Waspadai Herpes, Salah Satu Penyakit Menular Seksual

Keguguran

Mekipun tidak sering terjadi, keguguran juga dapat menjadi salah satu alasan terjadinya fase menstruasi yang abnormal. Salah satu faktor pendorongnya adalah kegiatan berhubungan intim yang dilakukan tak lama dari terjadinya keguguran.

Kista Ovarium

Menurut Center of Menstrual Disorders and Reproductive Choice, fase menstruasi yang tidak teratur atau siklus haid yang terlalu lama juga dapat diakibatkan oleh adanya kista ovarium. Kista ovarium yang berukuran kecil umumnya jinak dan tidak berbahaya. Namun, semakin besar ukuran kista, semakin besar pula kemungkinannya untuk berkembang menjadi penyakit berbahaya.

Sindrom Ovarium Polikistik

Polycystic Ovarian Syndrom (PCOS) atau sindrom ovarium polikistik adalah penyakit yang menyerang sistem endokrin sehingga menyebabkan beberapa masalah, seperti terganggunya siklus menstruasi sehingga berjalan lebih lama. Sindrom ini dapat berpengaruh buruk terhadap kesuburan, sehingga sangat disarankan untuk segera melakukan check up demi menghindari terjadinya dampak buruk yang tidak diinginkan.



Sebelumnya: Ini Dia Manfaat Pakai Korset Pelangsing untuk Tubuh Anda


Artikel Terkait


0 comments

Tinggalkan komentar


Belanja produk di artikel ini

Beli a_suplemen kesehatan ms v, Beli kategori_wanita, Beli pembalut tampon, Beli pembersih kewanitaan, Beli perawatan ms v, Beli suplemen kesehatan ms v, Beli wanita

HALO CINTA!

Dapatkan kejutan dari AsmaraKu jika kamu mendaftarkan email sekarang.

Kita tunggu yah belanjanya :3

PRIAWANITA
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com