FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120.000
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
[Promo 12.12]Bayar pakai OVO, dapatkan 30% cashback, max 10rb!
Advertisement
Advertisement

6 Alasan Bulan Madu Tepat Setelah Menikah

Bulan madu menjadi momen yang seolah tidak boleh terlewatkan bagi pasangan baru. Selain untuk melepas stres, bulan madu menjadi waktu untuk mengenal pasangan lebih baik lagi. Sayang dengan berbagai alasan, banyak pasangan yang justru menunda perjalanan romantis tersebut sehingga tanpa disadari memberi dampak pada Anda dan pasangan. 

6 Alasan Bulan Madu Tepat Setelah Menikah

TIDAK hanya alasan dana, berbagai alasan lain seperti rasa lelah dan persiapan perjalanan yang belum matang membuat beberapa pasangan akhirnya memutuskan untuk menunda bulan madu. 

Padahal, terus menunda bulan madu justru akan membuat perjalanan romantis Anda dan pasangan semakin tertunda lho. Untuk itu, melakukan bulan madu tepat setelah pernikahan sangat penting agar Anda dan pasangan bisa sedikit bersantai dan menghabiskan waktu bersama.

Nha, kira-kira apa lagi ya alasan mengapa bulan madu harus dilakukan tepat setelah pernikahan usai? Simak ulasan selengkapnya berikut ini. 

 

1. Lebih sibuk

Anda mungkin sangat lelah karena serangkaian acara pernikahan yang panjang, tapi momen ini justru saat yang paling tepat untuk bulan madu. Bukan tanpa sebab, beberapa pasangan yang menunda bulan madu mengaku bahwa mereka justru tidak dapat melakukan bulan madu sama sekali karena tuntutan aktivitas yang bertambah sibuk setelah masa pernikahan usai.

Untuk itu, manfaatkan momen tersebut untuk melakukan perjalanan romantis bersama pasangan. Jangan sampai Anda berdua menyesal karena kedepannya tidak tahu pekerjaan apa yang akan membuat waktu semakin tersita. 

2. Kurang spesial

Bulan madu yang ditunda terlalu lama cenderung akan membuat Anda dan pasangan tidak terlalu antusias. Hal itu disebabkan Anda dan pasangan sudah lelah dengan kehidupan suami-istri seperti mengurus rumah tangga.

Belum lagi jika Anda dan pasangan sudah memiliki anak, maka keinginan untuk berbulan madu akan semakin kecil karena memikirkan biaya yang harus dikeluarkan. Untuk itu bulan madu sesaat setelah menikah akan jadi pilihan tepat agar rasa excited tetap terjaga. 

Anantara Uluwatu, Rp 4.934.000,- ; Beli di sini

3. Kehilangan waktu bersantai

Bulan madu tak hanya diperuntukkan untuk menikmati waktu berkualitas bersama pasangan, tetapi juga untuk waktu bersantai setelah selama mempersiapkan rencana pernikahan yang membuat stres.

Dengan menunda honeymoon, tentunya Anda pun juga akan kehilangan momen untuk bersantai sejenak dari padatnya aktivitas. Hal tersebut mungkin akan membuat Anda semakin lelah dan stres karena kehidupan setelah pernikahan akan memiliki lebih banyak dinamika yang tidak terduga. 

4. Menghemat

Banyak pasangan menunda bulan madu dengan alasan menabung lebih banyak. Padahal, mereka yang melaksanakan bulan madu lebih cepat justru akan lebih menghemat biaya. Cara ini akan ampuh terutama bagi pengantin yang baru saja menggelar pesta pernikahan di tempat yang mewah dan mahal.

Setelah mengeluarkan cukup banyak biaya untuk pernikahan, pasangan seperti ini cenderung akan mengubah destinasi bulan madu dan mengatur segalanya agar lebih murah. Hal tersebut juga akan memacu Anda dan pasanga untuk berpikir kreatif untuk membuat bulan madu yang hemat tapi tetap berkesan. 

Baca juga: Ini Dia 10 Cara Menghemat Budget Honeymoon!

5. Mengenal lebih dekat

Salah satu tujuan utama dari bulan madu adalah untuk menghabiskan waktu bersama mengenal pasangan lebih dekat lagi. Melalui bulan madu, Anda berdua dapat berbagi cerita agar ikatan suami istri semakin erat.

Selain itu, banyaknya tantangan yang akan Anda hadapi bersama pasangan saat bulan madu juga dapat menjadi sarana untuk belajar melewati masalah bersama. Hal itu akan berbeda jika Anda menunda bulan madu terlalu lama karena proses mengenal pasangan akan berjalan tanpa komunikasi yang intim. 

6. Agar cepat hamil

Kebanyakan pasangan biasanya langsung pergi berbulan madu setelah menikah. Bukan tanpa tujuan, tetapi bulan madu adalah saat yang tepat bagi Anda dan pasangan untuk menikmati malam pertama romantis sebagai suami istri.

Terlebih bagi pasangan yang menginginkan untuk cepat memiliki buah hati, bulan madu bisa menjadi sarana untuk memulai permainan ranjang yang panas. Di sisi lain, perasaan yang bagus serta tubuh yang rileks juga akan membuat Anda dan pasangan lebih bergairah dalam bercinta sehingga program kehamilan dapat segera terlaksana. 

 

Villa Ombak Gili Trawangan, Rp 3.500.000,- ; Beli di sini

 

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi