FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120.000
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
[Promo 12.12]Bayar pakai OVO, dapatkan 30% cashback, max 10rb!
Advertisement
Advertisement

5 Jenis Bekas Jerawat Ini Bisa Anda Atasi dengan Penanganan yang Tepat

Jerawat menjadi salah satu momok yang menakutkan bagi kebanyakan orang karena muncul di permukaan wajah yang selalu diperhatikan orang. Bila dibiarkan, jerawat akan semakin meradang, bahkan menimbulkan bekas.

AGAR bekas jerawat tidak membandel, Anda membutuhkan bantuan dokter kulit atau profesional untuk mendapatkan hasil yang nyata.

Ada beberapa cara menghilangkan bekas jerawat yang bisa mengembalikan tesktur dan tampilan kulit Anda. Berikut ini adalah berbagai jenis bekas jerawat dan perawatan yang direkomendasikan.

1. Ice Pick Scars

Ice pick scars adalah jenis bekas jerawat yang kecil dan memanjang hingga ke lapisan dermis. Kulit tampak seolah-olah sudah ditusuk oleh pemecah es atau alat yang runcing.

Bekas luka mirip seperti lubang kecil, tipis dan tajam dalam ke lapisan kulit. Tetapi, ada beberapa yang terlihat seperti pori besar yang terbuka.

Dokter kulit akan merawat bekas jerawat ini dengan metode punch excision atau punch grafting, yaitu pembedahan kecil untuk merekatkan jaringan kulit yang pecah atau menghilangkan jaringan parut dengan cangkok kulit diambil dari belakang telinga.

2. Boxcar Scars

Boxcar adalah guratan bulat atau oval dengan sisi vertikal yang curam. Ukuran boxcar lebih besar daripada ice pick scars, dan membuat kulit terlihat tidak rata dan berlubang atau bopeng.

Cara menghilangkan bopeng bekas jerawat yang satu ini adalah punch excision dan punch elevation. Alih-alih dengan cangkok, kulit di bawah boxcar akan dinaikkan untuk meratakan permukaan kulit.

Perawatan lainnya adalah mengisi kulit untuk mengangkat area kulit yang tertekan, sehingga lebih merata dengan permukaan kulit di sekitarnya.

3. Rolling Scars

Jenis jaringan parut ini menyebabkan lekukan bergelombang pada kulit yang terlihat normal.

Bekas gelombang ini berbeda dari bekas jerawat boxcar karena tidak tampak sisi vertikal yang curam. Kulitnya sendiri terlihat tidak rata dan bergelombang.

Umumnya, rolling scar disebabkan karena penarikan epidermis kulit dari dalam, sehingga penampilan kulit jadi bergelombang.

Cara menghilangkan bekas jerawat rolling scars adalah penyedotan, yaitu prosedur bedah sederhana untuk memotong bekas luka. Setelah operasi ini, kulit terlihat lebih halus.

4. Hypertrophic and Keloid Scars

Bekas jerawat hypertrophic disebabkan oleh jerawat yang paling sering ditemukan di bagian tubuh, terutama pria. Bekas jerawat hypertrophic sering terjadi setelah terdapat luka yang dalam.

Sedangkan, keloid adalah jenis bekas jerawat yang lebih parah. Berbeda dari bekas luka hypertrophic, karena tumbuh lebih besar dari luka asli. Bahkan, bisa terus tumbuh setelah bekas asli sembuh.

Bekas luka hypertrophic tidak disebabkan oleh hilangnya jaringan. Sebaliknya, dapat  berkembang karena kelebihan kolagen. Dalam kasus keloid, kulit akan terus memproduksi kolagen secara berlebihan.

Cara menghilangkan bekas jerawat hypertrophic dan keloid ada beberapa perawatan yang direkomendasikan. Termasuk krim steroid (kortison), gel silikon, cryotherapy (membekukan bekas luka dengan nitrogen cair), perawatan laser, atau suntikan untuk membantu mengecilkan dan meratakan bekas luka.

5. Post-Inflammatory Hyperpigmentation

Perubahan warna yang muncul pada kulit setelah ada bekas jerawat, bisa disebabkan oleh hiperpigmentasi.

Kondisi ini sangat umum untuk orang dengan jerawat. Hiperpigmentasi pasca-inflamasi adalah area kulit yang datar dengan warna berkisar dari merah muda ke merah, ungu, coklat, atau hitam, tergantung pada jenis kulit Anda.

Hiperpigmentasi pasca-inflamasi muncul ketika luka, ruam, jerawat, atau trauma lainnya menyebabkan peradangan kulit. Ketika kulit sembuh, kulit akan memproduksi melanin berlebihan sehingga menimbulkan flek hitam atau area yang berwarna gelap.

Nah, hati-hati dalam merawat bekas jerawat. Bahkan, ketika Anda sudah teliti dan detail merawat jerawat, mereka masih bisa mengembangkan bekas jerawat yang membandel.

Sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan solusi yang efektif. Setelah jerawat di kulit hilang, pastikan untuk merawat bekas jerawatnya agar kulit Anda tetap mulus dan cantik.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:


Sumber

7 komentar

  • hrIMOZJFawAUQ

    BZviKHsLjDoVNR on
  • JYyrmasTl

    LoBbzESjXcdushH on
  • ohOKIXwp

    xcLVtalGbvjDZfA on
  • OdeZixXnYLpRGJNh

    HxljWbIs on
  • wPVunjxHbaSo

    HvLRdkTe on

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi