Cart 0

Keranjang belanja Anda kosong

FREE Instant Delivery! Garansi 3 jam sampai! Belanja sekarang

#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Berhubungan Intim

Hubungan intim adalah salah satu aktivitas menyenangkan dalam hubungan yang bisa mendekatkan ikatan Anda dan pasangan. Namun, dalam berhubungan intim pun ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kualitas seks lebih terjaga dan lebih berkesan.

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Berhubungan Intim


BERHUBUNGAN intim adalah salah momen penting dalam suatu hubungan. Melakukan hubungan intim dengan pasangan dapat membuat Anda mengenal lebih dalam tentang pasangan. Berhubungan intim juga dapat dijadikan momen untuk merajut kembali tali cinta Anda bersama pasangan.

Di sisi lain, meskipun kegiatan ini terlihat mudah, ada beberapa hal yang tanpa disadari bisa merusak suasana bercinta. Jika Anda tidak waspada dengan hal tersebut, maka bukan tidak mungkin sensasi bercinta akan berkurang bahkan gairah pun dapat hilang.

Untuk menghindari hal tersebut, berikut kami telah merangkum 5 hal yang tidak boleh diremehkan saat berhubungan intim.

1. Meremehkan Resiko Tertular atau Menularkan PMS

Perlu disadari, setiap hubungan seksual memiliki resiko untuk menularkan Penyakit Menular Seksual atau PMS. Terlebih PMS masih dianggap remeh oleh sebagian besar orang. PMS juga biasa dikenal dengan sebutan IMS atau Infeksi Menular Seksual yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, protozoa, dan jamur. 

PMS umumnya ditularkan melalui hubungan intim yang tidak aman yaitu saat Anda dan pasangan tidak memakai kondom. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya Anda ketahui lebih dulu apakah pasangan mempunyai resiko menularkan PMS atau tidak.

Jika pasangan masih merasa tabu untuk melakukan pemeriksaan terkait penyakit kelamin, maka Anda sendiri wajib melakukan pemeriksaan karena kesehatan pribadi adalah prioritas utama. Hal ini semakin mendesak karena penularan PMS bisa melalui darah, sperma, dan cairan vagina. Selain itu, jika tidak waspada, PMS bisa ditularkan ibu kepada bayi.  

2. Mencampur Pelumas Minyak dengan Kondom

Hubungan intim seharusnya menjadi salah satu aktivitas yang menyenangkan bagi pasangan suami istri. Banyak hal yang bisa Anda lakukan bersama pasangan saat berhubungan intim.

Ada beberapa kondisi tertentu yang menyebabkan pasangan menggunakan pelumas vagina seperti ingin meminimalisir rasa sakit atau tidak nyaman saat berhubungan intim. Selain itu, pelumas juga digunakan untuk mempermudah penetrasi, mengurangi gesekan yang mengganggu khususnya saat kamu menggunakan kondom saat berhubungan intim.

Namun, Anda harus waspada mulai sekarang karena tidak semua kondom cocok digunakan dengan pelumas khususnya pelumas berbahan minyak seperti minyak zaitun. Jika anda tetap ingin menggunakan pelumas dan kondom, anda sebaiknya menggunakan pelumas berbahan dasar air atau silikon.

Dapatkan Sutra Kondom Wanita dengan harga Rp 12.900,- Beli di sini

3. Memasukkan Makanan Ke Vagina

Sebagai eksperimen dalam melakukan hubungan seksual, ada beberapa kasus dimana perempuan memasukkan buah atau sayuran ke dalam vaginanya. Jangan pernah lakukan tindakan tersebut! Hal ini bisa menyebabkan potongan buah, sayuran, ataupun makanan tertinggal di dalam vagina sehingga bisa menghambat fungsi vagina.

Jangan pernah anggap remeh kondisi ini karena banyak kasus yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk membersihkan sisa-sisa makanan di dalam vagina. Anda sebaiknya melakukan hubungan intim tanpa perlu memasukkan apapun ke dalam vagina sehingga tidak akan merugikan diri sendiri ataupun pasangan.

Baca juga: Jenis Kondom Tebal di Indonesia

4. Mendorong Pasangan untuk Segera Mengakhiri Permainan

Hal ini mungkin saja terjadi saat Anda sudah lelah untuk berhubungan intim. Tapi, jika Anda terlalu fokus pada akhir dari aktivitas hubungan seksual bahkan sampai mendorong pasangan untuk segera mengakhiri, maka hal itu bisa merugikan kesehatan seksual Anda berdua.

Jika Anda memang ingin segera mengakhiri aktivitas tersebut, maka harus menyelesaikannya bersama-sama dengan memberikan stimulasi pada pasangan tanpa harus mengurangi gairah seksual diri sendiri dan pasangan.  

5. Go Harder sehingga Anda dan Pasangan Tidak Dapat Mengendalikannya

Anda harus menikmati setiap proses dan aktivitas saat berhubungan intim. Jangan terlalu kuat karena dapat membahayakan diri sendiri dan pasangan. Anda sebaiknya menghindari dorongan yang terlalu kuat terutama dari sudut yang tergolong “aneh” dan menegangkan karena dorongan yang kuat dari tempat yang salah dapat menyebabkan patah tulang penis secara tidak sengaja.

Ambil dorongan yang baik dan lambat khususnya saat ingin mencoba posisi bercinta yang baru baru sehingga bisa meningkatkan gairah seksual diri sendiri dan pasangan Anda.

Dapatkan Vivo Lubricant Strawberry - 60gr dengan harga Rp 60.000,- Beli di sini




Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi