FREE Ongkir Pulau Jawa 0
Rp 120.000 120.000
#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

5 Alasan Mengapa BDSM Baik Untuk Kesehatan Anda

Berfantasi untuk melakukan BDSM sama si dia? Hmm... tak ada salahnya lho untuk mencoba, terlebih bila Anda tahu 5 manfaat BDSM bagi kesehatan Anda.

BDSM yang merupakan singkatan dari singkatan dari Bondage And Discipline (B&D), Dominance and Submission (D&S), Sadism and Masochism (S&M) adalah salah satu gaya praktik kegiatan seksual.

Banyak pasangan yang menganggap fantasi seksual dengan kekerasan ini masih tabu dan menakutkan.

Padahal, jika dilakukan dengan tepat dan pemahaman yang benar, BDSM bisa meningkatkan gairah dan meningkatkan kesehatan mental.

Bagi sejumlah pasangan, ini akan menjadi titik balik yang memberikan kebebasan dalam mengeksplorasi tubuh pasangan dan kehidupan seksual mereka.

Nah, kira-kira apa saja manfaat BDSM untuk kesehatan mental Anda? Berikut kita simak ulasannya dikutip dari Medical Daily.

1. Meningkatkan Komunikasi dan Keintiman

Sikap transparan dan terbuka, seringkali mengiringi hubungan BDSM. Komunikasi yang terbuka harus terjalin di antara pasangan; komunikasi aktif dan jelas sebagai landasan sebelum bercinta.

Jangan sampai pasangan terlalu berlebihan dalam mengeksplorasi tubuh lawannya, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman atau cedera.

Maka dari itu, para pakar menyarankan agar pasangan menggunakan kata-kata yang jelas atau "safe words" sebagai isyarat jika mereka sudah tidak merasa nyaman dengan perlakuan lawannya.

Pasangan juga harus mampu mengidentifikasi kapan saatnya melakukan BDSM dan tidak. Bahkan, sebelum melakukan BDSM, pasangan harus lebih banyak mendiskusikan hubungan seksual mereka secara intens.

Pasalnya, hubungan seks yang menggunakan gaya BDSM untuk meningkatkan gairah atau keintiman juga memiliki risikonya tersendiri. Misalnya, pasangan diborgol atau diikat, dicambuk,dan sebagainya.

Bila dilakukan dengan benar, ini bisa menjadi pengalaman sensasional sekaligus pengalaman intim yang benar-benar baru dalam bercinta. Namun, bila tidak dilakukan dengan benar, Anda maupun pasangan Anda bisa saja cedera.

2. Menambah Kesetiaan Pasangan

Karena hubungan BDSM yang sehat membutuhkan kepercayaan yang tinggi dari waktu ke waktu, Dr. Jeffrey Sumber, seorang psikoterapis Chicago, percaya bahwa BDSM dapat meningkatkan kesetiaan pasangan.

Banyak pasangan yang tidak menganggap enteng BDSM, dan mereka berupaya agar hubungan seksual mereka bisa berhasil dengan saling percaya satu sama lain.

3. Meningkatkan Kesehatan Mental

Mengutip sebuah studi 2013 dari ‘Journal of Sexual Medicine’, Medical Daily melaporkan bahwa pelaku praktik BDSM memiliki kesehatan mental yang lebih baik daripada pelaku seks yang umum.

Peserta studi yang melakukan BDSM umumnya ramah, terbuka, dan peka terhadap penolakan. Mereka bahagia dan merasa aman dalam berhubungan seksual.

Lebih lanjut lagi, hubungan BDSM melibatkan lebih banyak kontak kulit ke kulit di antara pasangan. Inilah yang menurut salah satu pakar dapat meningkatkan kesembuhan mental dan fisik.

4. Mengurangi Stres Psikologis

Meski terkesan kental dengan “perbudakan”, nyatanya pasangan yang “diperbudak” selama hubungan BDSM merasa jauh lebih rileks dan berkurang tingkat stresnya.

Percaya atau tidak, berhubungan seks BDSM menurut penelitian dapat mengurangi kadar hormon kortisol (hormon stres). Stres adalah gangguan kesehatan mental yang seringkali disebabkan oleh tekanan tertentu.

Namun, studi menunjukkan hal yang berbeda. Hubungan BDSM dapat mengurangi tingkat stres mental kedua pelaku BDSM, baik yang dominan maupun submisif.

5. Mengurangi Kecemasan (Anxiety)

Selain semua manfaat lainnya, Medical Daily juga menunjukkan bahwa "Kenikmatan seksual yang didapat dari memberi atau menerima rasa sakit sebenarnya dapat mengurangi kecemasan"

Kecemasan atau anxiety adalah gangguan kesehatan mental yang membuat penderita merasa takut dan khawatir berlebihan terhadap sesuatu.

Sedangkan, menurut sebuah studi terpisah yang dipresentasikan oleh ‘Society for Personality and Social Psychology’ di Austin, Texas, terungkap bahwa hubungan sadisme dan masokisme dapat mengubah aliran darah otak.

Kadangkala, sadisme dan masokisme juga berkontribusi pada "kondisi kesadaran yang berubah", mirip dengan ketika Anda melakukan yoga.

Ketenangan yang dirasakan oleh pelaku BDSM (kemungkinan besar yang submisif) diyakini disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otak, sehingga dapat mengurangi kecemasan/ anxiety.

Jadi, kesimpulannya? Ketika Anda ingin berhubungan BDSM untuk menjelajahi seksualitas Anda secara aman dan terbuka, akan banyak manfaat BDSM yang bisa Anda rasakan.

Bagaimana, berani coba malam ini?

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:


Sumber

1 komentar

  • uLNWzCtsn

    SEtduxbVevgUKTkR on

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Keranjang Belanja
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi