Menu
Cart
[WE'RE HIRING] Ingin memiliki andil menjadi tonggak sejarah perubahan perekonomian Indonesia? Bergabunglah dengan AsmaraKu Family SAYA TERTARIK! (X)

PASUTRI

Mengapa Meminta Maaf Kepada Pasangan Terasa Berat?

Oleh: Astri Setyarini | 5 menit membaca


Saat terjadi konflik,  pernahkah Anda merasa berat dan sulit untuk meminta maaf kepada pasangan Anda? Atau justru Anda selalu menjadi pihak yang menunggu pasangan Anda untuk meminta maaf terlebih dahulu? Mengakui kesalahan dan meminta maaf seringkali terasa berat, namun tindakan tersebut harus dilakukan demi mencegah terjadinya konflik berkepanjangan antara Anda dan pasangan.

 


Mengapa Meminta Maaf Kepada Pasangan Terasa Berat?
SELAIN kata “terima kasih”, kata “maaf” adalah kata ajaib yang dapat menciptakan perdamaian antarsesama. Akan tetapi, tidak semua orang dapat dengan mudah mengucapkan kata maaf. Ketidakmampuan untuk mengucapkan kata maaf hanya akan membuat konflik terus memanas. Hal ini tentu berbahaya, terutama jika ketidakmampuan mengucapkan maaf itu terjadi pada Anda dan pasangan Anda. Lantas, apakah sebenarnya yang menyebabkan seseorang tidak dapat terlebih dulu meminta maaf dan mengucapkan kata maaf dengan tulus? Berikut penjelasannya.

Perasaan Takut Dianggap Buruk Oleh Lingkungan

Jika ada yang mengatakan penyebab seseorang susah meminta maaf adalah gengsi yang tinggi, hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Rasa gengsi untuk meminta maaf sebenarnya didasari oleh perasaan takut dianggap buruk oleh lingkungan jika seseorang mengakui kesalahannya. Ketakutan tersebut semakin berkembang, dari awalnya takut dianggap buruk menjadi takut orang-orang akan melupakan dan tidak menghargai usahanya selama ini.

Menghindari Rasa Malu, Takut, dan Rasa Bersalah

Salah satu alasan seseorang berat meminta maaf kepada pasangannya adalah bayangan akan rasa takut, malu, dan bersalah yang akan menghantui jika ia melakukan kesalahannya. Perasaan-perasaan tersebut adalah perasaan yang tidak nyaman dan sifatnya menghantui. Hal yang patut Anda ingat adalah tidak ada manusia dan kehidupan yang sempurna. Dibandingkan menghindari, akan lebih baik jika masalah tersebut dihadapi. Rasa malu, takut, dan bersalah adalah konsekuensi atas kesalahan yang diperbuat. Namun, dengan meminta maaf dan mengakui kesalahan, Anda akan merasa jauh lebih lega dibandingkan jika Anda menolak meminta maaf.

jual kado untuk pasangan lengkap dan murah

Menunggu Pasangannya untuk Meminta Maaf Lebih Dulu

Apakah Anda atau pasangan berat meminta maaf karena merasa akan dimaafkan tanpa diminta? Well, tidak ada yang dapat menebak hati seseorang. Sebaik-baiknya Anda dan pasangan, rasa sakit akibat perselisihan memerlukan penawar, yakni kata maaf. Saat terjadi konflik antara Anda dan pasangan, kedua belah pihak sama-sama melakukan kesalahan. Tidak adil jika Anda menuntut untuk dimaafkan lebih dulu, ataupun sebaliknya. Saling menunggu untuk dimaafkan hanya akan membuat masalah semakin berlarut-larut. Oleh sebab itu, akan sangat baik jika Anda berinisiatif untuk meminta maaf terlebih dahulu sebelum Si Dia melakukannya.

Tidak InginTerlihat Lemah Di Mata Pasangan

Sebagian orang berpikir bahwa meminta maaf hanya akan menunjukkan sisi diri yang lemah dan tidak tahan terhadap konfrontasi. Pendapat ini sepenuhnya salah. Meminta maaf justru menunjukkan sisi diri yang kuat karena mau berbesar hati untuk mengakui kesalahan. Jika Anda atau pasangan susah meminta maaf karena alasan ini, think again. Meninggikan gengsi dan enggan meminta maaf justru menunjukkan sisi lemah Anda atau pasangan karena tidak berani menghadapi dan mencari solusi atas masalah yang dihadapi.

Meminta Maaf Tidak Akan Memperbaiki Keadaan

Tidak ada yang dapat meramalkan masa depan dan hati seseorang. Jika Anda berpikir bahwa meminta maaf tidak akan memperbaiki keadaan antara Anda dan pasangan, itu sama saja dengan menjatuhkan vonis terhadap hubungan Anda dan pasangan. Menolak untuk meminta maaf karena dianggap sebagai tindakan sia-sia menunjukkan bahwa Anda tidak ingin memperjuangkan keadaan dan memilih untuk menyerah. Sayangnya, jika Anda atau pasangan memilih untuk menyerah tanpa ada kata maaf, hubungan Anda dan Si Dia akan sulit berakhir dengan baik-baik.

PerasaanTidak Akan Pernah Dimaafkan

Pernahkah Anda merasa telah melakukan kesalahan yang sangat fatal hingga merasa tak pantas untuk dimaafkan? Pemikiran seperti ini adalah pemikiran yang salah. Sefatal apa pun kesalahan yang diperbuat, Anda tidak dapat membaca hati orang yang Anda sakiti dan mengambil kesimpulan bahwa Anda tidak dapat termaafkan. Semarah apa pun pasangan Anda atau orang yang Anda sakiti, kata maaf tetap menjadi kata yang mereka tunggu dari Anda. Singkirkan perasaan takut tak akan dimaafkan atau melakukan hal yang sia-sia, temui Si Dia dan ungkapkan penyesalan Anda. Selalu ada kesempatan untuk memperbaiki kesalahan, begitu pula dengan Anda dan Si Dia.

jual produk kebutuhan pasutri lengkap dan murah

Takut Disakiti

Perasaan takut disakiti, mendapat serangan balik, atau penolakan ketika mengakui kesalahan menjadi momok yang membuat orang berat meminta maaf. Ketakutan akan serangan balik dan penolakan atas maaf yang terucap memang manusiawi, namun masalah tidak akan selesai jika terus dihindari. Rasa sakit adalah hal yang harus dihadapi ketika terjadi konflik. Meskipun kemungkinan penolakan masih ada, akan sangat baik jika Anda tetap menyampaikan niat baik Anda dengan meminta maaf. Meminta maaf menunjukkan bahwa Anda memiliki itikad baik untuk memperbaiki keadaan. Kalaupun Anda mendapatkan penolakan atau respon negatif, paling tidak Anda telah mencoba untuk bersikap dewasa dan bertanggung jawab atas kesalahan yang Anda perbuat.

Maaf Tidak Akan Mengembalikan Hubungan yang Telanjur Rusak

Jika kesalahan fatal yang Anda atau Si Dia perbuat telanjur menghancurkan hubungan Anda dan Si Dia, kata maaf terasa sia-sia jika diucapkan. Ya, sebagian besar orang berpikir kata maaf tidak akan mengembalikan hubungan yang telah rusak. Mungkin kata maaf tidak dapat mengembalikan hubungan Anda dan Si Dia, namun kata maaf dapat membantu Anda dan Si Dia memulai lembaran baru dengan lebih baik. Jika hubungan diakhiri tanpa ada maaf terucap, Anda dan pasangan akan terus memiliki unfinished business dan sulit membuka hidup baru tanpa ada rasa sakit antara satu sama lainnya. Dengan demikian, kata maaf menjadi penyelamat agar Anda dan Si Dia tetap memiliki hubungan baik, meski tidak lagi menjalin cinta.

 



Sebelumnya: Bingung Memilih Ukuran Kondom? Ini Dia Tipsnya


Artikel Terkait


0 comments

Tinggalkan komentar


Belanja produk di artikel ini

Beli a_kaos couple, Beli boneka, Beli kaos couple, Beli kategori_pasutri, Beli pasutri, Beli the first

HALO CINTA!

Dapatkan kejutan dari AsmaraKu jika kamu mendaftarkan email sekarang.

Kita tunggu yah belanjanya :3

PRIAWANITA
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com