Menu
Cart
[WE'RE HIRING] Ingin memiliki andil menjadi tonggak sejarah perubahan perekonomian Indonesia? Bergabunglah dengan AsmaraKu Family SAYA TERTARIK! (X)

KESEHATAN

Pentingkah Imunisasi Untuk Dewasa?

Oleh: Asmaraku Shop | 3 menit membaca


Imunisasi memang identik dengan balita dan anak-anak. Namun siapa bilang imunisasi selesai begitu Anda memasuki usia dewasa? Imunitas dari vaksin yang Anda dapatkan saat anak-anak dapat hilang dan Anda bisa saja beresiko terkena penyakit baru dan berbeda. Beberapa vaksin bahkan bisa jadi belum ada saat Anda kecil. Hal yang terpenting adalah untuk selalu memperbaharui imunitas Anda terutama jika Anda hamil atau berencana untuk hamil.

vaksin untuk dewasa

IMUNISASI yang dibutuhkan orang dewasa bervariasi tergantung dari faktor umur, gaya hidup, kondisi kesehatan, lokasi bepergian dan imunisasi sebelumnya. Walaupun sekarang ini sudah banyak orang dewasa yang sadar akan pentingnya vaksin untuk orang dewasa, sebagian besar memilih untuk tidak melakukan vaksinasi.

Jika Anda masih ragu kegunaan dengan pentingnya imunisasi, simak 12 alasan berikut kenapa Anda harus mencatat jadwal imunisasi Anda.

  1. Anda mungkin tidak lagi terlindungi. Imunisasi yang Anda dapatkan saat kecil memerlukan pembaruan untuk tetap bisa melindungi Anda. Pembaruan vaksin ini direkomendasikan setiap 10 tahun sejak imunisasi pada masa kanak-kanak.
  2. Kemungkinan Anda menulari anak-anak Anda lebih kecil jika rutin melakukan imunisasi. Imunisasi membantu melindungi anak-anak Anda, terutama bayi yang masih terlalu muda untuk menerima vaksin. Beberapa vaksin direkomendasikan untuk perempuan hamil dan mereka yang sering kontak dengan bayi.
  3. Beberapa vaksin hanya dapat diberikan untuk orang dewasa. Misalnya vaksin untuk herpes zoster yang disebabkan virus cacar. Semakin bertambah umur, resiko Anda terkena herpes zoster semakin meningkat. Vaksin ini direkomendasikan untuk orang dewasa yang berumur 60 tahun atau lebih tua.
  4. Jika Anda sering bepergian, beberapa negara mengharuskan Anda untuk terlebih dahulu diberi vaksin. Terlebih jika Anda pergi ke negara dengan sejarah epidemi penyakit. Anda bisa saja terserang virus yang tidak terdapat di lingkungan sekitar Anda. Negara seperti Saudi Arabia juga mengharuskan Anda untuk menerima vaksin saat berkunjung di waktu Haji atau Umroh.
  5. Setiap orang membutuhkan vaksin flu setiap tahun. Vaksin flu direkomendasikan untuk diberikan secara rutin setiap tahun sejak usia 6 bulan. Setiap tahun, vaksin didesain untuk melindungi tiga hingga empat gejala flu untuk mengantipasi musim flu yang sering terjadi setiap tahunnya.
  6. Jadilah contoh yang baik untuk anak Anda. Kebanyakan anak-anak tidak bisa memilih untuk tidak mendapatkan imunisasi. Dan mereka tidak menyukainya. Biarkan mereka melihat Anda saat diberikan vaksin dan jelaskan pada mereka jika orang dewasa pun harus menerima vaksin. Beritahukan jadwal imunisasi mereka dan temani mereka mendapatkanb vaksinnya.
  7. Tidak semua orang mendapatkan imunisasi lengkap saat kecil. Jika Anda termasuk salah satunya, maka mendapatkan vaksin tersebut saat dewasa menjadi penting bagi Anda.
  8. Vaksin baru yang lebih efektif telah dikembangkan. Beberapa vaksin yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah vaksin baru. Misalnya saja vaksin HPV yang baru disetujui pada tahun 2006. Walaupun sudah banyak orang dewasa yang sadar perlunya vaksin, untuk menggalakkan vaksin pada masyarakat luas masih menjadi tantangan.
  9. Saat Anda melanjutkan pendidikan, beberapa institusi mengharuskan Anda telah menyertakan bukti tertulis menerima vaksinasi. Jika Anda tidak memilikinya, tidak ada salahnya untuk mengulang imunisasi. Namun ada baiknya Anda menyimpan catatan imunisasi Anda.
  10. Anda yang bekerja sebagai tenaga kesehatan kemungkinan besar dapat terpapar infeksi melalui darah maupun cairan tubuh. Karenanya Anda diwajibkan telah menerima imunisasi lengkap dan rutin mendapatkan beberapa vaksin tertentu setiap tahun.
  11. Orang-orang yang aktif secara seksual dengan banyak pasangan juga sangat diwajibkan menerima imunisasi. Terutama vaksin hepatitis B. Hepatitis B dapat menular melalui kontak dengan darah, air mani dan cairan vagina. Hepatitis B 50-100 kali lebih mudah menular daripada HIV. Pengidapnya mungkin tidak tampak sakit, namun membawa virus ini di dalam tubuhnya.
  12. Anda memiliki penyakit kronis seperti asma, jantung, paru-paru atau diabetes. Perokok juga dianjurkan melakukan imunisasi secara rutin. Juga bagi mereka yang sistem imumnya bermasalah. Vaksin akan menolong Anda terjangkit penyakit serius seperti pneumonia, meningitis dan infeksi darah yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae.


Sebelumnya: Apa Warna Lingerie Seksi Favorit Para Pria?


Artikel Terkait


0 comments

Tinggalkan komentar


Belanja produk di artikel ini

Beli a_kesehatan, Beli kategori_kesehatan, Beli kesehatan

HALO CINTA!

Dapatkan kejutan dari AsmaraKu jika kamu mendaftarkan email sekarang.

Kita tunggu yah belanjanya :3

PRIAWANITA
Halaman Privasi
Kembali —

Halaman ini dibuat untuk menjaga privasi Anda
ketika berbelanja di Asmaraku.com